About these ads

PRASANGKA BAIK – Hal Terbaik Yang Wajib Kita Lakukan

Mass and miss, kali ini saya akan men-share tentang prasangka baik , atau dalam
bahasa Arab
disebut husnudzon.

Kata yang
sering Anda dengar dalam
percakapan atau dalam ceramah
agama. Sebenarnya apa yang
dimaksud dengan prasangka
baik?
Terhadap siapa Anda
harus berprasangka baik?
Bagaimanakah caranya memiliki
prasangka baik itu?
Dalam kehidupan, seringkali
Anda mengalami benturan atau
hambatan yang membuat Anda
sedih, kecewa, bahkan marah
karena menemukan hal yang tak
sesuai dengan pengharapan.
Jika hal tersebut terjadi,
biasanya muncullah prasangka-
prasangka dalam pikiran.
Manusia cenderung memiliki
prasangka baik jika terjadi
hal yang baik pada dirinya.
Sementara, jika terjadi hal
buruk padanya, manusia
cenderung berprasangka buruk.

Teori Law of
Attraction

Menurut teori law of
attraction, prasangka baik
akan membawa Anda pada
kebaikan pula, Sebagai
contoh, Anda ingin menjadi
juara dalam sebuah lomba.
Sebelum lomba dimulai, Anda
membayangkan akan menjadi
juara dalam lomba tersebut dan
menerima piala. Saat kita
membayangkan, energy positif
keluar dari diri Anda, hingga pada saat
lomba bisa melakukan yang
terbaik.
Sebenarnya, teori tersebut
ada dalam ajaran Agama Islam,
yaitu berprasangka baik
terhadap Allah SWT dan
terhadap sesama.
Jika Anda
berprasangka baik, pasti hal
yang baik akan diberikan
untuk Anda. Banyak yang lupa
bahwa Allah SWT Maha
Mengetahui segala yang
terjadi di langit dan di bumi,
termasuk apapun yang terjadi
pada diri Anda, sudah
direncanakan olehNya.
Prasangka Baik
“Bahkan tak ada satu pun daun
yang jatuh tanpa
sepengetahuanNya.” Betapa
Allah sudah merencanakan
hidup Anda, sementara akal
pikiran manusia tak akan
pernah sampai memikirkan hal
tersebut.
Yang dapat Anda
lakukan hanyalah berprasangka
baik, bahwa hidup Anda akan
berjalan dengan baik dan hasil
yang didapat pun baik.
Prasangka baik adalah hal yang
dianjurkan untuk dilakukan
setiap hari. Dengan memiliki
prasangka baik, seseorang
akan selalu berpikiran
positif dan termotivasi untuk
melakukan hal yang baik pula.
Alangkah indahnya jika semua
muslim memiliki prasangka
baik, terhadap sesama muslim
dan terutama kepada Allah SWT.
Bangunlah Prasangka
Baik di Saat Musibah
Datang
Menghadirkan prasangka baik
saat senang atau saat ingin
mencapai sesuatu bukanlah hal
yang sulit. Jika menggunakan
contoh membayangkan juara
seperti perlombaan di atas
tentulah cukup mudah
dilakukan. Namun, bisakah
kita membangun husnuzhon di
saat musibah menghampiri?
Jawabannya tentu saja bisa.
Bahkan inilah resep utama agar
tidak stres saat musibah
tersebut sedang bersama kita.
Bagaimanakah resepnya?
Resepnya cuma satu. Yaitu,
mensyukurinya. Kenapa
bersyukur kepada Allah
sebagai bagian utama dari
penenang diri di saat musibah
datang? Jawabannya, karena
tak ada yang dapat merubah
musibah yang sudah terjadi
kecuali Allah. Dengan
bersyukur kepadanya, maka
musibah akan dicabutnya.
Karena Allah sudah berjanji di
dalam al-Qur’an. “Jika kamu
bersyukur, niscaya akan aku
tambah…”
Logikanya, jika kita
bersyukur saat musibah
datang, maka tambahan dari
Allah adalah kebahagiaan.
Karena sungguh tidak mungkin,
musibah disyukuri malah
ditambah lagi dengan musibah
baru. Allah adalah Tuhan yang
Maha Adil dan Maha
Mengetahui. Apalagi, musibah
yang dihadirkannya adalah
untuk menguji iman seseorang.
Di sinilah letak nilai
tauhidnya?  Meyakini bahwa
Allah mendatangkan musibah
untuk menunjukkan
eksistensinya. Jika beriman
kepada Allah, maka hendaklah
meminta diberi kekuataan.
Karena tak ada yang dapat
memberi kekuatan untuk
menyelamatkan dari musibah
atau bencana melainkan Allah
Swt. Artinya, di sinilah
mengakui bahwa Allah Swt.
Tuhan tempat untuk meminta
pertolongan. Tidak ada yang
dapat memberikan pertolong
selain-Nya.
Tak hanya itu, di sini juga
belajar mengakui bahwa tidak
ada yang sama, yang mampu
memberikan pertolongan selain
Allah Swt. Inilah bagian dari
pikiran positif atau
husnuzhon. Hakikatnya,
belajar tauhid adalah belajar
berprasangka baik kepada
Allah Swt. Berprasangka bahwa
apapun yang diberikan oleh
Allah Swt. adalah kebaikan.
Selain itu, juga mengakui
bahwa hanya Tuhan yang layak
disembah dan Esa
perbuatannya.

Belajar Berpikir
Positif pada Umar Bin
Khattab

Bukan hal yang aneh lagi, bila
kebanyakan orang baru
mempercayai bahwa belajar
berpikir positif meski ada
contohnya. Sekiranya pun
Rasulullah Saw. sebagai
contohnya, tetap masih ada
komentar lagi. Yaitu, itukan
Rasulullah, beda dengan kita.
Maka dari itu, saya mencoba
menampilkan sosok manusia
biasa seperti kita. Yaitu ,
Umar Bin Khattab.
Di dalam kitab Nasha-ihul
‘Ibad, diriwayatkan sebuah
ungkapan Umar bin Khattab.
“Tidaklah aku diuji oleh
Allah Swt, melainkan aku tetap
mensyukurinya karena empat
hal:

Pertama, aku bersyukur Allah
masih menimpakan musibah
terhadap diriku, bukan
terhadap agamaku.
Pola pikir
Umar bin Khattab seperti ini
memberikan gambaran  bahwa ia
selalu berpikir positif, dan
mempertimbangkan plus-minus
musibah yang menghampirinya.
Maksud dari ucapan Umar bin
Khattab adalah, senantiasa
bersyukur kepada Allah atas
musibah yang menghampiri.
Jika kita menganggap utang
yang banyak sebagai musibah,
maka bagi Umar bin Khattab
belum termasuk musibah. Yang
dinamakan musibah ketika
agama sudah digadaikan. Jika
utang harus digadaikan dengan
agama, maka itulah yang
termasuk musibah.
Jika utang belum berhubungan
dengan agama, maka belum
termasuk musibah. Di sinilah
pelajaran Tauhid hadir. Kita
tidak boleh stres, tapi
cobalah untuk mendekat kepada
Allah Swt. Mohonlah kepada-
Nya yang menjadi pemilik
langit, bumi dan segala
isinya. Ketauhidan kita diuji
dengan meyakini bahwa Allah
mampu membayar hutang yang
menghampiri kita. Keyakinan
inilah yang menunjukkan nilai
tauhid. Karena itu
senantiasalah bersyukur
kepada Allah Swt, agar timbul
prasangka baik setiap hari.

Kedua, Layak bersyukur karena
Allah menguji diambang batas
kesanggupanku.
Allah Swt.
menguji manusia mustahil di
luar kemampuan manusia.
Karena itu, seberat apa pun
musibah yang menghampiri
layak untuk disyukuri. Yang
paling penting, jangan sampai
didramatisir sehingga membuat
pola pikir kita menjadi tidak
baik. Dan akhirnya, musibah
yang menghampiri memang
begitu berat.
Di sinilah belajar nilai
tauhid. Kita belajar bahwa
Tuhan tak akan pernah
menzhalimi hamba-Nya.
Pemberian ujian atau musibah,
hanyalah pembuktian tentang
kadar keimanan seseorang
kepada Allah Swt. Apakah ia
meyakini dengan penuh Allah
Swt, adalah Tuhannya ataukah
masih setengah-setengah.
Artinya, mengakui bahwa Allah
seagai Tuhan, tapi masih juga
kurang meyakini bahwa ujian
yang diberikan-Nya sebagai
ujian.
Karena itu, setiap kali
mendapatkan musibah tetaplah
mengingat Allah. Karena bisa
jadi Allah mendatangkan
musibah tujuannya untuk
menaikkan derajat kita. Ada
ujian di dalam musibah
tersebut. Mampukah kita
mensyukurinya atau tidak?

Ketiga, Layak bersyukur
karena Allah Swt.
tidak
menutup keridhaan-Nya
terhadap diriku. Artinya,
ketika musibah datang, Allah
Swt. masih ridha untuk
menyadarkan diri kita untuk
mengingat kesalahan apa yang
telah dilakukan. Sehingga
musibah yang dihadirkan Allah
Swt sejatinya hanyalah untuk
bahan instrospeksi diri. Di
sinilah letak prasangka
baiknya.
Artinya, kita berprasangka
baik bahwa Allah Swt.
menyadarkan kita untuk tidak
melakukan kesalahan yang sama
agar musibah atau ujian yang
datang tak lagi menghampiri.
Di mana letak ridha-Nya?
Letaknya ketika sadar bahwa
Allah Swt. mengingatkan kita
agar tidak melakukan hal yang
sama lagi.
Sayangnya, kebanyakan kita
kurang menyadari hal ini. Yang
kita ingat hanyalah
musibahnya. Bahkan, terkadang
kita begitu mendramatisir
sehingga musibah yang
mestinya direnungkan malah
berubah menjadi hal yng
dipersulit hingga akhirnya
menjadi sulit.
Allah Swt. tak mengingingkan
hal yang demikian. Yang
diinginkan Allah adalah, kita
syukuri musibah yang
menghampiri. Plus, ingat
selalu bahwa Allah Swt.
mengingatkan kita agar tidak
melakukan kesalahan yang sama
lagi.

Keempat, Aku bersyukur karena
Allah menyiapkan pahala sabar
yang besar.
Ini menunjukkan
bahwa Umar bin Khattab
meyakini ada surga dan neraka.
Meyakini dengan adanya yang
ghaib. Karena tak ada balasan
sabar kecuali di surga. Pola
pikir bahwa Allah menyediakan
pahala sabar adalah gambaran
arahan untuk senantiasa
berpikir positif kepada Allah
Swt.
Sungguh, menilai berpikir
positif setiap hari akan
membawa kita menjadi orang
yang senantiasa merasa bahwa
Allah SWT. sangat dekat dengan
kita. Lebih dekat dari urat
leher. Tauhid inilah yang
menggiring kita menjadi
pribadi yang tenang. Pribadi
yang tak akan pernah stres
dalam menjalani kehidupan.
Hanya prasanga baik yang
mampu membuat seseorang
hidupnya tetap tenang. Ia tak
gelisah dengan hidup yang
dilalui dan juga tak terlalu
santai. Karena orang yang
bertauhid kepada Allah, ia
mengetahui bahwa Dia Maha
Memelihara dan Maha Melihat.

Jika kita berbuat baik pada orang lain, janganlah meminta imbalan,lakukanlah dgn niat baik dan tulus,harapkanlah hanya Ridho-Nya.

Powered by:http://masshar2000.wordpress.com

…m2000_production…

About these ads

Satu Tanggapan

  1. Berpikir positif bhw apapun rencana Alloh adalah yg terbaik, pasti… Krn hal itu akn memotivasi hati untuk bisa ikhlas menerima hal yg sebenarnya tidak mampu kita terima….
    tp mensyukuri musibah.. Waduuuh…. Bagi siapapun mungkin sulit…. Termasuk saya…

    Like this

Tinggalkan Jejak...jangan lupa lapak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MAZPED BLOG

All About Motorcycle Electrical

fncounter Blog

simple writing about motorcycles and other

RiderAlam.com

Blog Campur-Campur...

Potret Bikers.com

Segala sesuatu tentang Otomotif, Photography, gadget, kuliner, dan tempat wisata.

Moslemsunnah.Wordpress.com

Artikel Islam, Jadwal Kajian Islam - Free Download MP3, Ebook, dan Video Ceramah Kajian Islam

INDOBIKERMAGS.COM

Skutik - Bebek - Sport - Supersport - Superbike - Roadster - Cruiser - Cross - Heavy Enduro - Classic - WSBK - MotoGP

Iwanbanaran

All about Motorcycle | Bikers | News | Review | Blog

motorgoodness

Berbagi kebaikan dalam dunia per-motor-an

Aneka Info dari Rumah Si Momot

Gudang Info Unik, Aneka Suara Dunia dan Aneka Desain Rumah

TegeanBlog

coretan perjalanan, inspirasi dan pengalaman pribadi

tmcblog.com

Motorcycle News

racemotogp

Berita Seputar MotoGP

Iwanbanaran.com | All About Motorcycles

Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

7Leopold7

Catatan ttg bron pit dan perjalanan saya bersama mereka

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

ridertua - Motorcycle Blog

All about motorcycle,discussion,biker lifestyle,personal experience.....never too late for bikers

WIRO NyöbaMôtö

Belajar menulis dan mem-foto apa saja pas nongkrong atau Mblåkräck :)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 171 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: