About these ads

INSPIRING WOMAN – Kisah sukses pemilik Susi Air

||SOSOK INSPIRASI||

image

Assallamu’alaikum mass and miss sekalian.
Mungkin anda pernah mendengar tentang Susi Air..jasa penerbangan domestik..alias pesawat carteran..kalau orang awam biasa menyebutnya pesawat capung.
Jika anda kebetulan belum pernah mendengar, mmm…kebetulan kali ini saya akan membuat artikel tentang itu..
Oke..langsung saja..

Susi Pudjiastuti
lahir 15 Januari 1965 di
Pangandaran, Ciamis
ibu: Hj. Suwuh Lasminah
ayah: H. Ahmad Karlan meninggal
2007
suami: Christian von Strombeck(suami ke 3)
anak: Panji Hilmansyah, Nadine
Pascale, Alvy Xavier

Susi Pudjiastuti adalah anak
sulung dari 3 bersaudara. Kakek
buyutnya yang berasal dari Jawa
Tengah, Haji Ireng, berdagang sapi
dan kerbau di Jawa Barat. Haji
Ireng lalu menetap di
Pangandaran. Orangtua Susi
adalah generasi ke 5 dan
mempunyai banyak tanah, antara
lain kolam-kolam ikan dan kebun
kelapa untuk dipanen dan dijual
kopranya. Ayahnya juga
mengusahakan beberapa buah
perahu untuk para nelayan
mencari ikan dengan sistem bagi
hasil.
Meskipun sudah dikenal sebagai
salah satu objek wisata, dulu
pantai Pangandaran masih sepi
pengunjung. Pada akhir pekan
atau hari libur pun jarang ada
wisatawan yang datang. Pasar di
dekat rumahnya, dulu cuma ramai
hingga pukul 9 pagi. Susi
bersekolah di SD Negeri 8
Pangandaran tahun 1972-1977 lalu
ke SMP Negeri 1 Pangandaran
tahun 1978-1980 lalu ke SMA
Negeri 1 Yogyakarta.
~ Cuma Tamatan SMP, Kini Punya
Belasan Pesawat Carteran ~
Mengaku asli Jawa, ia memang
fasih berbahasa Jawa. Hanya
saja karena bertahun-tahun
membangun bisnis di kawasan
Pangandaran, ia juga luwes
berbahasa Sunda. Perjalanan
kemudian, karena sering
melayani pelanggan manca
negara, bahkan mengemudikan
sendiri pesawat terbangnya,
iapun fasih pula berbahasa
Inggris. Tetapi siapa sangka
jika wanita berkulit gelap itu
sekadar tamatan SMP dengan ke
sehariannya berprofesi sebagai
pedagang ikan laut. Itulah dia
Susi Pudjiastuti.
Berbekal Rp 750.000,- hasil
menjual gelang, kalung, dan
cincin miliknya, Susi mulai
jadi pengepul ikan pada 1983.
Waktu itu ia baru sanggup
membeli 1 kg, besoknya 2 kg,
lusa 5 kg. Begitu seterusnya.
Dalam tempo setahun, ia
berhasil memasuki pasar
Cilacap. Makin majunya usaha,
menuntun Susi mulai menyewakan
perahu untuk nelayan mencari
ikan dan mobil untuk
pengiriman.
Kini ia punya ratusan perahu
dan puluhan truk. Ia pun
kemudian menjadi penyalur
tetap hasil laut ke beberapa
pabrik besar di Jakarta. Tiaphari, pukul 15.00, ia meluncur
ke Jakarta untuk setor. Di
tengah jalan, ia mampir ke
Cikampek untuk mengambil
katak. Setelah urusan
bisnisnya usai, malam hari pun
ia langsung balik ke
Pangandaran. “Begitulah
keseharian saya,” tuturnya.
Harga ikan dan udang yang fresh
sampai ke Jepang kurang dari 24
jam, bisa dua kali lipat lebih
mahal. Itu sebabnya ia tak
segan-segan membeli pesawat
terbang Cessna agar ikan atau
udang yang diekspor bisa tiba
kurang dari 24 jam. Ia tahu,
semakin murni ikan itu dari
bahan pengawet, semakin banyak
diburu penggemarnya. Maka ia
pun membuat pabrik pengolahan
ikan tanpa bahan kimia.
Bermetamorfosa
Maka pabrik ikannya pun
dibangun mirip mal, dengan
investasi lumayan besar.
Jangan tanya teori kepadanya,
sebab ia pasti akan
menggeleng. Jadi ketika
ditanya apa resep suksesnya,
ia tak mampu menjawab.
“Menurut saya ilmu ekonomi itu
alamiah. Kalau orang mau
berdagang, ya sediakan barang
yang bagus, kasih harga yang
bagus, begitu saja.” Ia memang
tidak belajar secara akademis.
”Saya hanya berijazah SMP,
kalau ngelamar kerja jadi
apa?” ujarnya merendah. Namun
dari jejaknya, terlihat jelas
bahwa ia justru mengamalkan
berbagai ilmu manajemen yang
banyak diteorikan oleh para
pakar manajemen.
Dianggap gila
Pesawat Cessna yang semula
hanya dipakai untuk mendukung
ekspor hasil lautnya ternyata
mampu menggugah semangat
wirausahanya untuk masuk ke
bisnis baru, pesawat carteran.
Tahun ini ia bakal memiliki 14
pesawat kecil yang terbang ke
daerah-daerah pelosok,
termasuk Aceh dan Papua.
Keputusannya keluar dari
sekolah saat masih berusia 17
tahun memang sangat disesalkan
orangtuanya.
Namun, berkat keuletan dan
kerja kerasnya, kini Susi
Pudjiastuti memiliki 50
pesawat dan pabrik pengolahan
ikan yang berkualitas untuk
melayani kebutuhan ekspor.
Susi adalah presiden direktur
PT ASI Pudjiastuti yang
bergerak di bidang perikanan
dan PT ASI Pudjiastuti
Aviation, operator
penerbangan Susi Air. Dari 50
pesawat milik wanita kelahiran
15 Januari 1965 itu, antara
lain, Grand Caravan 208B,
Piaggio Avanti II, Pilatus
Porter, dan Diamond DA 42.
Sebagian besar pesawat itu
dioperasikan di luar Jawa
seperti Papua dan Kalimantan.
Susi tak mematok harga sewa
pesawat secara khusus, tetapi
rata-rata USD 400-USD 500 per
jam.
”Kadang ada yang mau USD 600-
USD 700 per jam. Perusahaan
minyak mau bayar USD 1.000
karena beda-beda level service
yang dituntut. Untuk keperluan
terbang, semua piranti
disediakan Susi Air. Pesawat,
pilot, maupun bahan bakar.
Jadi, itu harga nett mereka
tinggal bayar,” tegasnya.
”Kami mulai bersinggungan
dengan dunia penerbangan tahun
2000, tapi nggak laku. Kami
diketawain oleh orang bank dan
dianggap gila. Mau beli
pesawat USD 2 juta, bagaimana
hanya dengan ikan dan udang
bisa bayar!” ujarnya menirukan
ledekan yang diterimanya.
Baru pada 2004, Bank Mandiri
percaya dan memberi pinjaman
USD 4,7 juta (sekitar Rp 47
miliar) untuk membangun
landasan serta membeli dua
pesawat Cessna Grand Caravan.

image

Perkembangan bisnis sewa
pesawat terus melangit. Utang
dari Bank Mandiri sekitar Rp 47
miliar sekarang tinggal 20
persennya. ”Sebentar lagi juga
lunas!” sambungnya optimis.
Sedangkan utang di BRI,
sebagian baru mulai cicil.
Kalau ditotal, semua utang
dari perbankan, lebih dari Rp
2 triliun. Urusan mengangsur
tak begitu dipusingkan, karena
Susi tak hanya menebar jaring
di laut, mengepakkan sayap di
bisnis pesawat dan menebar
jaring di laut. Sekarang, dia
merambah bisnis perkebunan.
”Perikanan kami sempat hampir
limbung akibat tsunami
Pengandaran 2005. Hampir dua
tahun nggak ada kerja
perikanan,” tuturnya. Untuk
penerbangan rute Jawa seperti
Jakarta-Pangandaran, Bandung-
Pangandaran, dan Jakarta-
Cilacap, diakuinya masih
merugi. Sebab, sering terjadi
hanya ada 3-4 penumpang.
Dengan harga tiket rata-rata
Rp 500.000,-, tidak cukup
untuk membeli bahan bakar.
”Sebulan rute Jawa bisa rugi
Rp 300 juta-Rp 400 juta.
Tapi, kan tertutupi dari yang
luar Jawa. Lagian, itu juga
berguna untuk angkut perikanan
kami,” ujarnya. Susi memang
mengutamakan bisnis ikan
segarnya. Dengan pesawat,
tinggal landas, bisa
mengangkut 1,1 ton ikan atau
lobster segar. Pembelinya dari
Hongkong dan Jepang setiap
hari menunggu di Jakarta.
”Bisnis ikan serta lobster
tetap kami utamakan, dan
bisnis penerbangan terus kami
kembangkan!” ungkapnya.

image

Nah, gimana?
keren kan kisahnya..diusianya yg belum 50 th..dia sudah sukses dgn bisnisnya yg beromset milyaran, bahkan triliunan..mmm fantastis..sebab dia hanya lulusan smp, tapi semangatnya luar biasa.

Library:inspirasiindonesia.com
Powered by:http://masshar2000@facebook.com

…m2000_production…

About these ads

3 Tanggapan

  1. wowww

    Like this

  2. well

    Like this

  3. i will catch you from now n wait for me if you want

    Like this

Tinggalkan Jejak...jangan lupa lapak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

MAZPED BLOG

All About Motorcycle Electrical

fncounter Blog

simple writing about motorcycles and other

RiderAlam.com

Blog Campur-Campur...

Potret Bikers.com

Segala sesuatu tentang Otomotif, Photography, gadget, kuliner, dan tempat wisata.

Moslemsunnah.Wordpress.com

Artikel Islam, Jadwal Kajian Islam - Free Download MP3, Ebook, dan Video Ceramah Kajian Islam

INDOBIKERMAGS.COM

Skutik - Bebek - Sport - Supersport - Superbike - Roadster - Cruiser - Cross - Heavy Enduro - Classic - WSBK - MotoGP

Iwanbanaran

All about Motorcycle | Bikers | News | Review | Blog

motorgoodness

Berbagi kebaikan dalam dunia per-motor-an

Aneka Info dari Rumah Si Momot

Gudang Info Unik, Aneka Suara Dunia dan Aneka Desain Rumah

TegeanBlog

coretan perjalanan, inspirasi dan pengalaman pribadi

tmcblog.com

Motorcycle News

racemotogp

Berita Seputar MotoGP

Iwanbanaran.com | All About Motorcycles

Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

7Leopold7

Catatan ttg bron pit dan perjalanan saya bersama mereka

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

ridertua - Motorcycle Blog

All about motorcycle,discussion,biker lifestyle,personal experience.....never too late for bikers

WIRO NyöbaMôtö

Belajar menulis dan mem-foto apa saja pas nongkrong atau Mblåkräck :)

Safety First !!!

Seputar Dunia Roda Dua, Roda Empat & Wisata

gulirbawah

Kumpulan Info unik & Trik

KLUB BURUNG

TIPS SUKSES BERHOBI BURUNG KICAUAN, PENANGKARAN DAN AGROBISNIS, PLUS INFO LENGKAP LOMBA DAN DOWNLOAD SUARA BURUNG

CXRider.com

=| imajinasi sepasang roda |=

Azizyhoree's Blog

Warung DOHC site, a place for share knowledge all about engines that you know!

Proud2ride Independent Blogger

Proud2Ride... Proud2Write... Proud2Be... INDEPENDENT BLOGGER...!!!

Edo Rusyanto's Traffic

Edo Rusyanto's Traffic

Bakul Kangkung Jpr

let's talk motorcycles and bikers

PERTAMAX7.com

PERTAMAX7.com tapi belinya cukup premium ^_^|Berita Otomotif|Test Ride|Review|Kuliner|Riding|Dagelan

khazanah Ilmu Blog

media artikel ilmiyyah di atas pemahaman salaful ummah

Bonsai Biker

everything about bonsai and otomotif

Rudi Triatmono Personal Blogs

A Simple Blog, that contains some articles about Motorcycles, Information Technology, Management and much more...

aripersonalblog

Tips Tips Motor Ada Disini,,,

indomotoblog

One Stop Indonesian Motorcycle Blog

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 171 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: