Iklan
Oleh: masshar2000 | 30 September 2013

MARI BER-QURBAN – jadilah shohibul qurban

Assallamu’allaikum mass n’ miss sadayana.

Sebentar lagi kita sebagai umat islam akan menemui salah satu hari raya kita…idul adha atau idul qurban.
Idul adha sendiri identik dengan qurban atau hewan qurban…dan musim haji tentunya.
Bagi anda yang sudah bergelar haji tentunya akan selalu teringat saat anda menunaikan ibadah haji ditanah suci…melakukan ibadah yang tidak semua orang bisa melakukannya…tentunya karena anda merasa terpanggil untuk naik haji…dan mampu…karena ibadah ini perlu juga biaya yang tidak sedikit…mmmm…siapa sih sebagai seorang muslim yang tidak ingin naik haji…tentunya semua juga ingin menunaikannya…namun kadang karena faktor ekonomilah yang membuat tidak semua orang bisa berangkat ke tanah suci.
Jujur saya merinding..setiap saya melihat tayangan live di tivi yang menayangkan suasana di sana ..
Labbaik …Allahumma labbaik….kami menerima panggilanmu ya Allah.
Kali ini saya tidak akan menulis tentang ibadah hajinya..tapi tentang ibadah qurban.

image

Sebelumnya ..yuk kita mengenal dulu asal muasal Qurban itu sendiri.

Dalam sejarah sebagaimana yang disampaikan dalam Al Qur’an terdapat dua peristiwa dilakukannya ritual
qurban yakni oleh Habil dan Qabil putra
Nabi Adam alaihis salam, serta pada saat Nabi Ibrahim akan mengorbankan Nabi Ismail atas perintah Allah melalui mimpi.

1. Kisah Habil dan Qabil
di kisahkan pada al-Qur’an :
“ Ceritakanlah kepada mereka kisah
kedua putera Adam (Habil dan
Qabil) menurut yang sebenarnya,
ketika keduanya mempersembahkan
qurban, maka diterima dari salah
seorang dari mereka berdua (Habil)
dan tidak diterima dari yang lain
(Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku
pasti membunuhmu!”.
Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-
orang yang bertakwa”. (Al Maaidah:
27)

2. Ibrahim dan Ismail
Disebutkan dalam Al Qur’an, Allah memberi perintah.melalui mimpi kepada Nabi Ibrahim untuk mempersembahkan Ismail. Diceritakan dalam Al Qur’an bahwa Ibrahim dan Ismail mematuhi perintah tersebut dan tepat saat Ismail akan disembelih, Allah menggantinya dengan domba. Berikut petikan surat Ash Shaaffaat ayat 102-107 yang menceritakan hal
tersebut.
“ Maka tatkala anak itu sampai (pada
umur sanggup) berusaha bersama-
sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai
anakku sesungguhnya aku melihat
dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah
apa pendapatmu!” Ia menjawab:
“Hai bapakku, kerjakanlah apa yang
diperintahkan kepadamu, insya
Allah kamu akan mendapatiku
termasuk orang-orang yang sabar”.
Tatkala keduanya telah berserah
diri dan Ibrahim membaringkan
anaknya atas pelipis(nya),
(nyatalah kesabaran keduanya ),
dan Kami panggillah dia: “Hai
Ibrahim, sesungguhnya kamu telah
membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang- orang yang berbuat baik.
Sesungguhnya ini benar-benar
suatu ujian yang nyata, dan Kami
tebus anak itu dengan seekor
sembelihan yang besar. (Ash
Shaaffaat: 102-107)

Dalil tentang berqurban.
Ayat dalam Al Qur’an tentang qurban antara lain :
surat Al Kautsar ayat 2: ” Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (anhar).
Sementara hadits yang berkaitan dengan kurban antara lain:
“Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat Ied kami.” HR. Ahmad dan ibn Majah.
Pada suatu waktu sahabat berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?”
Rasulullah menjawab: “qurban adalah sunahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan kurban
itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.” Mereka menjawab:
“Kalau bulu-bulunya?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” ( HR. Ahmad
dan ibn Majah ).
“Jika masuk tanggal 10 Dzul Hijjah dan ada salah seorang di antara kalian yang ingin berkurban, maka
hendaklah ia tidak cukur atau memotong kukunya.” ( HR. Muslim ).
“Kami berkurban bersama Nabi SAW di Hudaibiyah, satu unta untuk tujuh orang, satu sapi untuk tujuh
orang. “ ( HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi ).
Seringkali kita mendengar bahwa qurban kambing/domba hanya untuk satu orang..dan sapi untuk 7 orang…dan pertanyaan itu seringkali muncul di tengah- tengah kita..apakah qurban kambing bisa untuk satu keluarga ???
jawabnya adalah bisa.
Seekor kambing cukup untuk kurban satu keluarga, pahalanya mencakup seluruh anggota keluarga meskipun jumlahnya banyak, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Sebagaimana ditunjukkan dalam hadits dari Abu Ayyub radhiyallahu’anhu yang mengatakan, ” Pada masa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai kurban bagi dirinya dan keluarganya. ” (HR. Tirmidzi ).
Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban untuk dirinya dan seluruh umatnya.
Suatu ketika rasulullah hendak
menyembelih kambing qurban, sebelum menyembelih rasulullah mengatakan,…“Ya Allah… ini qurban dariku dan dari umatku yang tidak berkurban.” (HR. Abu Daud ).

Adapun yang dimaksud: “…kambing hanya boleh untuk satu orang, sapi untuk tujuh orang, dan onta 10 orang…” adalah biaya pengadaannya.
Biaya pengadaan kambing hanya boleh dari satu orang, biaya pengadaan sapi hanya boleh dari maksimal tujuh orang dan kurban unta hanya boleh dari maksimal 10 orang.
Terus bolehkah jika dalam sebuah perusahaan atau mungkin teman sekolah atau kuliah patungan untuk qurban kambing, dikarenakan belum mampu untuk membeli sendiri..???
jawabnya adalah boleh…tetapi itu tidak termasuk dalam pahala qurban…
” Setiap tujuh orang diantara kami berqurban seekor sapi atau onta. (HR. Muslim ).
Ketentuan bolehnya patungan dalam qurban, hanya boleh untuk sapi atau onta.
Karena kambing hasil patungan ini menjadi milik semua peserta patungan. Sehingga tidak memenuhi syarat jumlah kepemilikan.
Ketika kegiatan qurban tidak memenuhi
persyaratan untuk bisa disebut qurban
maka hewan yang disembelih hanya bisa disebut kambing untuk mendapatkan daging. Sebagaimana dulu pernah ada sahabat yang menyembelih kambing untuk
qurban sebelum sholad ied , kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutnya:
“Kambingmu hanya kambing daging.” (HR. Bukhari ).
Artinya, penyembelihan kambing ini tidak bernilai sebagai ibadah qurban, karena dilakukan sebelum waktunya, sehingga tidak mendapatkan pahala qurban.
Tapi kan yang penting niatnya masshar ???
ya sudah kalau niatnya memang begitu…tapi yang jelas itu tidak memenuhi tuntunan syariat…
seperti pada waktu kita sholat…tentu kita diperintahkan untuk wudhu atau tayamum terlebih dahulu..terus dianjurkan untuk memakai pakaian yang bersih…juga ada waktunya sendiri-sendiri kan…apakah itu juga dilanggar…dengan masih berpedoman yang penting niatnya…tentu tidak bukan..???
Jadi setelah niat, juga harus dipenuhi syarat-syarat syariatnya…jangan asal niat tapi menutup telinga soal syariat….semua ada aturannya.
Nah …mass bro dan miss bro semua…kesempatan untuk berqurban tahun ini masih ada ….segera hubungilah panitia qurban di masjid sekitar massbro berada…untuk qurban tahun ini…selagi masih ada kesempatan dan masih diberi umur…pergunakanlah sebaik mungkin saat lapang sebelum saat sempit datang.
insya Allah…dilapangkan rejekinya…
Oya dari tulisan atas sampai paling bawah belum masshar tulis kalau hewan yang boleh digunakan untuk qurban adalah hewan ternak.
Dan untuk pemilik hewan qurban disebut shohibul qurban.
Mudah-mudahan kita bisa menjadi shohibul qurban tahun ini…

image

mudah-mudahan bermanfaat.

library : berbagai sumber

Wallaikum salam.wr.wb.
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Jika berkenan memberikan komentar, komentarlah dengan bijak, dan jika anda seorang blogger mohon sertakan ” link ” supaya kita bisa saling berbagi info.
motto : di udara kita saudara…di darat kita sahabat.

Powered by : m2000_production
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷

Iklan

Responses

  1. Pertamax

    Suka

  2. keduax…premium..

    Suka

  3. Amin
    http://sarikurnia980.wordpress.com/2013/09/30/admin-ahm-komplain/

    Suka

  4. Banyak hewan qurban yg diperlakukan tak berkeperihewanan oleh penjualnya

    Suka

  5. amin…..

    Suka

  6. mari…berqurban..selagi masih ada kelapangan dan kesempatan.

    Suka

  7. InsyaAllaah…masharr…
    walaupun kali ini mungkin masih sekedar niat… ***malah dadi korban perasaan aku ki.. 😳

    http://bakulkangkungjpr1.com/2013/10/01/mulai-1-oktober-2013para-pembeli-motor-honda-punya-kesempatan-menang-1-milyar-dan-emas/

    Suka

    • mudah2an tahun depan terlaksana kang…hebatnya ibadah itu …kl sudah pernah sekali, maka akan kecanduan lagi….tp ya jgn korban perasaan to…

      Suka

      • Aamiin…
        hehehe…bercanda…

        oh..ya… saya mengirimkan sesuatu di email njenengan…tolong di buka.. 🙂

        Suka

  8. artikelnya mencerahkan…jadi semakin mantab berkurban…dalil2nya lengkap, urusan akhirat kapan lagi kalo tidak sekarang…mumpung ruh masih menyatu dalam raga…

    nice post…

    Suka

  9. bener mass bro…untuk kebaikan gak usah nunggu besok…
    semoga menjadi shohibul qurban yg mabrur…

    Suka

  10. insyaallah mas…

    Suka

  11. semoga jadi tahun ini

    Suka

  12. […] Tata cara berqurban […]

    Suka


gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: