BELASAN ORMAS DEMO – TOLAK AHOK JADI GUBENUR

image
Gbr : ilustrasi

M2000 – Pasca pilpres 2014, Jakarta kembali memanas.
Peluang Ahok untuk menjadi DKI 1 mendapatkan beragam reaksi dari beberapa ormas di Jakarta.

Setidaknya ada 12 ormas yang rencananya akan melakukan aksi dalam rangka penolakan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. Antara lain, FBR, FORKABI, GEMA KEADILAN, FUI, FPI, FRONT HIZBULLAH,
HMI, KAMMI, Forum Pemuda Betawi, GPI,
Gerakan pemuda Kabah dan Macan Kemayoran.

Apa kata Jokowi

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal adanya penolakan dari organisasi masyarakat yang menentang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi pengganti gubernur. Menurut Jokowi, hanya perlu dilakukan pendekatan agar mereka
dapat menerima Ahok.
“Iya nanti. Itu hanya perlu pembicaraan dan pendekatan saja,” ungkapnya saat mengunjungi Rumah Transisi, Jalan Situbondo nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8).

Apa kata Ahok sendiri

image

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menegaskan bahwa dirinya siap memimpin DKI Jakarta jika Jokowi menang dalam pilpres.
Dia merasa percaya diri dapat diterima masyarakat memimpin DKI Jakarta
lantaran unggulnya Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta saat pilpres.
Dia meyakini fakta ini menepis isu warga DKI Jakarta tidak mau dipimpin oleh dirinya.
Warga ibu kota terbukti mau menerimanya sebagai gubernur yang baru.

“Berarti isu bahwa orang tidak mau pilih Jokowi
agar Ahok tidak jadi gubernur di DKI Jakarta itu
tidak benar. Dibilang DKI Jakarta pasti kalah (Jokowi) karena orang tidak rela Ahok jadi Gubernur, karena yang pilih Jokowi pasti tahu benar Jokowi menang, Ahok jadi gubernur, “ kata
Ahok di Balaikota Jakarta.

Sebelum pilpres pun Ahok sempat mengatakan kepada wartawan, kalau warga Jakarta tidak mau dirinya menjadi Gubenur DKI maka jangan pilih Jokowi jadi presiden, dan buktinya warga Jakarta pun sebagian besar memilih Jokowi, artinya warga Jakarta rela jika dipimpin Ahok.

Menurut Ahok, propaganda seperti ini pernah dimunculkan pada Pemilihan Gubernur DKI
Jakarta yang lalu. Kemenangan Jokowi pun
membuktikan warga ibukota menyukai kinerja
Ahok selama ini.

Sementara, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana mengatakan tidak akan ada perubahan antara koordinasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) apabila gubernur DKI nonaktif terpilih menjadi presiden mendatang.
Menurut dia, Ahok telah mengetahui seluk beluk Pemprov DKI karena dua tahun mendampingi Jokowi.
“Jadi Ahok akan diangkat jadi gubernur. Saya kira
Ahok sudah ikut Jokowi sebagai wagub hampir
dua tahun, tidak ada masalah yang berarti untuk Ahok jika jadi gubernur nantinya. Dan DPRD siap saja bekerja sama karena kita taat konstitusi.
Jadi saya kira dia siap jadi gubernur,” ujar Tri.

Sebelumnya, tokoh Budayawan Franz Magniz menilai tindakan yang dilakukan para ormas tersebut terlalu berlebihan. Sebaiknya masyarakat
membiarkan Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta dan menunjukkan kerja nyatanya. Sehingga dari sana baru masyarakat dapat menilai mantan Bupati Belitung Timur ini.
“Saya mengimbau supaya Pak Ahok diterima dan
diberikan kesempatan untuk menunjukkan kerjanya sebagai gubernur, bagaimana dia
memperbaiki Jakarta ke depannya. Dengan demikian Ahok bisa memberikan contoh untuk semua masyarakat Jakarta,” jelasnya

Library : merdeka

Iklan

3 tanggapan untuk “BELASAN ORMAS DEMO – TOLAK AHOK JADI GUBENUR”

  1. Ass. Wr. Wb.
    Saya adalah penganut Islam fanatik dan pelaksana ajaran agama yang baik. Namun dalam kepemimpinan Ahok, saya sangat mendukung sekali. Walaupun yang demikian bertentangan dengan keyakinan saya. Sebab bagaimanapun Ahok terpilih oleh mayoritas penduduk yang beragama Islam. Seharusnya kita sebagai ummat muslim intropeksi diri. Mengapa kaum muslimin dan muslimat memilih pemimpin yang tidak seagama ? Mungkin karena banyak tokoh agama yang kini tidak amanah. Apalagi tokoh yang hanya beragama Islam, akan semakin sulit dipercaya. Jadi sebenarnya yang harus dihojat dan diberantas terlebih dahulu adalah mereka yang membuat hilangnya kepercayaan rakyat. Membuat ketidak percayaan ummat Muslim. Kita sebagai ummat Islam malu dengan munculnya pemimpin non muslim ditengah masyarakat Islam. Untuk itu sementara, biarkanlah Ahok sebagai gubernur di ibu kota RI, agar dalam kepemimpinannya menjadi percontohan yang baik bagi kaum Muslim di seantero nusantara. Bahwa sesungguhnya kejujuran menjadi harapan bersama. Kejujuran mengalahkan segalanya, bahkan mampu menyisihkan keyakinan. Sungguh berdosa tokoh Muslim yang tidak jujur, menyebabkan ummat berpaling dari prinsip.
    Wass. Wr. Wb.
    hmjn wan@gmail.com

    Suka

  2. Ahok gede kepala ! mentang2 Jokowi jadi Presiden dia merasa Pantas utk jadi Gubernur ! Rano Karno juga ngga koq jadi ngga harus ! cari yg lain yg lebih kompeten dan beragama Islam kalo bisa yg asal Betawi…

    Suka

  3. Para tokoh islam memang harus introspeksi, mereka hanya asyik berpartai, dan politisi banyak korupsi. Mayoritas tokoh ormas islam misalnya banyak mengkafirkan, membid’ahkan, memusyrikkan khususnya ke NU dan Islam (abangan). Yang menentang P Ahok lupa bahwa dirinya gagal dalam dakwah. ingat itu. Ternyata setelah diamati peserta demo itu tidak ada yang mengatasnamakan NU dan underbouwnya.

    Suka

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s