BBM LANGKA – SPBU PENJUAL BENSIN ECERAN BAKAL DI TINDAK TEGAS

image

M2000 – Hayo-hayo…siapa yang sudah nyetok bensin ?
Ternyata minggu ini memang puncak dari kelangkaan BBM ( mudah-mudahan besok sudah normal ).

Dari hasil pantauan admin di sejumlah SPBU di Solo Raya  dan sekitarnya dan juga dari gambar temen-temen di solo, ternyata sama saja, BBM makin langka dan susah didapatkan.
Dari puluhan SPBU , ternyata ada yang memakai pembatasan dan ada juga yang agak longgar dalam hal penjualan.

image

Tadi admin sempet ikutan ngantri panjang , maunya sih mau full tank sekalian ,namun apa daya, setelah ngantri hampir setengah jam ,ternyata penjualan hanya di batasi maksimal 25 ribu.

Akhirnya setelah keluar SPBU tersebut , admin masuk lagi ke SPBU selanjutnya, masih mengular juga yang ngantri.
Ternyata di SPBU ini tidak dibatasi, hanya kalau malam BBM bersubsidinya di stop, artinya hanya menjual pertamax dan solar ( solar di subsidi ‘gak ya.. )
Lumayan deh bisa ngisi full sekitar 13 liter, lumayan buat beberapa hari, daripada tiap hari ngantri .
Beli aja ngantri ya, apalagi gratisan kaya ngantri beras raskin.

image

Dan nyampai rumah , dimasukin lagi ke jerigen , buat cadangan.
Kalau sampai premium pada habis , masa pakai pertamax terus, tekor dah ..
Dan inilah penampakannya,

image

Ternyata memang dari pertamina sendiri sudah memberikan warning bagi SPBU yang menjual eceran ( jerigen ) bakal ditindak tegas.

Pertamina, sesuai arahan
pemerintah, telah mencabut program pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Pembatasan kuota lima
persen di tiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah menyebabkan keresahan masyarakat hingga terjadi
antrean panjang…nah, padahal hanya dibatasi 5 persen per SPBU saja sudah kaya’ gini, bagaimana jika 10 persen atau lebih…apalagi kalau sampai langka, bisa chaos nih negri.. alangkah vitalnya BBM .
Coba kita bayangkan jika kita yang setiap hari mengunakan motor atau mobil dalam beraktifitas atau pas berangkat/pulang kerja, tapi tidak ada yang jual bensin..apa ‘gak resah masyarakat.
Semua aktifitas terganggu ,bahkan pekerjaan bisa terbengkalai.

Kembali ke Pertamina,
Kini, sebagai solusi normalisasi, Pertamina
telah menambah kuota penyaluran BBM bersubsidi sekitar 30 persen di atas normal.
Artinya dan seharusnya besok atau hari-hari kedepan premium akan mudah didapatkan.

Melalui penambahan kuota tersebut diharapkan juga agar tidak ada konsumen yang membeli
BBM bersubsidi dengan menggunakan jerigen.
Jika kedapatan, maka sanksi tegas akan diberikan pada pemilik SPBU.
“Pertamina tetap dilakukan pengendalian secara tertutup, secara terukur. Pembelian jerigen kita tindak tegas,” ujar Direktur Pemasaran dan
Niaga Pertamina Hanung Budya, di Bandara
Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (27/8)..seperti dilansir dari merdeka.com

Diungkapkan Hanung, pihaknya akan memberikan sanksi berupa skors selama tiga
bulan hingga Pemutusan Hak Usaha (PHU) bagi SPBU yang kedapatan menjual BBM bersubsidi secara eceran ( jerigen ). “Kita skors tiga bulan, (bisa) kita PHU, kita akan tetap bekerja semaksimal mungkin sesuai arahan kebijakan yang ada,” tegasnya.

Nah, dari sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi ini, akan ada pertanyaan,
1. Harga BBM normal tapi langka ( on/off ),atau
2. Harga BBM naik ( tidak disubsidi ) tapi stok melimpah.

Pilihannya hanya dua ya , jangan maunya harga normal tapi stok melimpah…’gak milih itu namanya, lha wong harga pasti akan naik kog..

Di tempat yang sama, Vice Presiden Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menambahkan penindakan terhadap penjual BBM bersubsidi secara eceran tersebut bukan hanya tugas Pertamina.
“Sebenarnya merazia, pengecer itu bukan wewenang Pertamina saja, tapi pemerintah daerah dan kepolisian,” pungkasnya.

Iklan

4 tanggapan untuk “BBM LANGKA – SPBU PENJUAL BENSIN ECERAN BAKAL DI TINDAK TEGAS”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s