POLITIK BALAS DENDAM

image

M2000 – Apa yang pemirsa pikirkan ,saat selepas anggota DPR yang baru selesai dilantik ?
Berharap banyak, percaya dengan kinerja DPR baru atau mosi tidak percaya pada anggota dewan yang katanya terhormat ini.
Mari bermain-main sejenak dengan apa yang sudah terjadi sejak anggota DPR ini dilantik.

Pertama kalinya dilantik dan ada sidang paripurna , anggota DPR yang mayoritas di isi Koalisi Merah Putih ini kita sebut saja kubu yang kalah ( saat pilpres ).
Demi mengusung kepentingan pribadi , koalisi pimpinan Prabowo ini sepakat menggolkan pilkada tidak langsung atau dipilih DPRD..dan berhasil.

Sudah jelas, hampir semua atau sebagian besar rakyat Indonesia menolak hasil RUU Pilkada ini…bahkan admin yakin , yang dulunya memilih partai pendukung koalisi merah putih dan memilih Prabowo saat pilpres pun kecewa dengan apa yang mereka lakukan di gedung wakil rakyat itu.
Jelas-jelas mereka memanfaatkan kekuatan kelompoknya untuk mementingkan kelompoknya sendiri untuk berebut kekuasaan.

Rakyat mana coba yang mau dikhianati..yang tidak boleh memilih pemimpinnya sendiri kelak dipilkada ?
Sudahlah, kita lihat saja dari kacamata rakyat yang netral tanpa ada kata pro Jokowi atau pro Prabowo.

Koalisi Merah Putih ( KMP ) ini selepas memenangkan opsi pilkada tidak langsung, membuat aturan baru yaitu dalam pemilihan ketua DPR dan wakilnya.
Syarat yang mereka buat adalah pemilihan ketua DPR dan wakilnya adalah satu paket, maksudnya satu ketua DPR dan empat wakil ketua DPR dan kelimanya haruslah dari fraksi yang berbeda .
Bisa di bayangkan , jika lawannya yaitu kubu Jokowi atau Koalisi Indonesia Hebat hanya beranggotakan empat fraksi atau empat partai pendukung, artinya kubu Jokowi tidak bisa mengajukan paket ketua DPR dan wakilnya…apakah ini yang dinamakan demokrasi…sangat-sangat licik bukan ?

Ketiga, KMP berencana akan merubah undang-undang KPK atau bahkan jika memungkinkan, bisa jadi membubarkan KPK.
Ini pernah dilontarkan Fahri Hamzah dari PKS yang sekarang duduk sebagai wakil ketua DPR..katanya KPK tidak pantas menyadap pembicaraan anggota dewan..alasannya sih itu, tapi menurut admin, partinya ada kepentingan tersembunyi .
Just info saja, para petinggi partai pendukung KMP ini rata-rata pernah berurusan dengan KPK…malah ada yang sudah di BUI.
Sebut saja, Lutfi Hasan Iskah ( PKS ) ,Surya Dharma Ali ( PPP ) dan tentunya masih banyak lagi kalau ditelusur lebih jauh.
Apakah mereka sakit hati ?

Setelah itu adalah dalam pemilihan ketua MPR , jika mereka ( KMP ) menang lagi, maka bukan hal yang mustahil mereka akan merubah sistem pemilihan presiden menjadi tidak langsung..atau presiden dipilih MPR.
Artinya apa, jika KMP ini tetap solid , maka bisa dipastikan Prabowo akan memenangkan dan menjadi presiden, dengan catatan katakanlah situasi sama dengan saat ini…karena jelas Prabowo tidak akan menang jika pemilihan langsung dan sudah terbukti.
Atas nama rakyat, apakah ini ide seorang anggota dewan yang terhormat atau seorang negarawan , karena jelas rakyat pasti tidak setuju jika, pemilihan presidenpun tidak langsung ..atau apakah ini memang politik atau licik atau sama saja.

image

Alangkah lucunya, jika nanti presiden dan partai pendukungnya justru menjadi oposisi di parlemen.
Menurut admin, manuver politik Koalisi Merah Partai (KMP) untuk menyapu bersih kepemimpinan di parlemen baik DPR
maupun MPR adalah bentuk politik balas dendam.
Atau upaya menggagalkan pelantikan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) sebagai
presiden dan wakil presiden oleh MPR adalah bentuk ekspresi negatif yang tidak selaras dengan nilai-nilai budaya politik.

Sudah dapat diprediksikan ,selama langkah politik negatif tersebut dipraktikkan maka selama itu pula bangsa ini berada di situasi yang sulit.
Praktik menang dengan segala cara dan tak maumengakui kekalahan , itu lebih tepatnya.

Momentum pemilihan pimpinan DPR dan MPR serta pelantikan presiden dan wakil
presiden terpilih, Jokowi-JK harus dimaknai sebagai kemenangan bangsa indonesia dan rakyatnya untuk’maju terus mencapai tujuan berbangsa dan bernegara.
Karena itulah, mekanisme kontrol sebagaimana yang didengungkan oleh partai pendukung Prabowo-Hatta harus dilakukan dengan cara-cara yang
semestinya dalam berpolitik secara santun , dan bukan melakukan penjegalan atas nama manuver politik purba, apalagi secara terbuka melawan kehendak rakyat yang memilih calon legislatif dan presidennya dengan kemenangan yang dilegitimasi oleh pilihan sadar rakyat.

Jadi sekarang sudah jelas, mana yang haus kekuasaan dan mana yang benar-benar berjuang untuk kepentingan rakyat.

Apakah pemirsa punya opini sendiri ?

Iklan

One thought on “POLITIK BALAS DENDAM”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s