Iklan
Oleh: masshar2000 | 10 Oktober 2014

KENAPA RAHMAWATI SELALU MENYERANG MEGAWATI ?

image

M2000 – Apa yang dilakukan wanita ini, mungkin pemirsa akan geleng-geleng kepala.
Kenapa, Rahmawati adalah saudara dari Megawati Sukarnoputri, tapi kenapa dia selalu menyerang saudaranya sendiri Megawati…heran kan ?
Apa pernah merasa disakiti ya..?

Seperti kita ketahui, Serangan Rachmawati Soekarnoputri terhadap kakaknya, Megawati Soekarnoputri seolah tak pernah surut. Setelah jagoannya Prabowo-Hatta kalah di Pilpres 2014, dia juga seakan tak henti menyerang Presiden terpilih Joko Widodo ( Jokowi ).

Sebagai contoh , Rachmawati Soekarnoputri kemarin tiba-tiba menyambangi parlemen. Mantan Ketua Dewan Pembina Partai NasDem itu ingin menyampaikan beberapa temuan kecurangan pada Pilpres 2014 yang
menurutnya akan berakibat fatal pada pemerintahan ke depan.
Entah kenapa adik dari Megawati Soekarnoputri itu sejak dulu tampak benci kepada kakaknya. Rachmawati tak pernah sejalan dengan Megawati dan terus menyerangnya dengan segala cibiran…padahal kalau dihitung-hitung selain Rahmawati , semua saudaranya mendukung megawati .

Kali ini dia juga mengkritik dan memprediksi
kegagalan pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi )-Jusuf Kalla (JK ).
Berikut beberapa serangan Rachmawati pada Megawati dan Jokowi :

1. Sebut kemenangan Jokowi-JK pesanan asing
Rachmawati menganggap hasil pilpres lalu yang memenangkan Jokowi-JK merupakan skenario. Kemenangan pasangan nomor urut 2 itu adalah pesanan asing.
Menurutnya pimpinan DPR menerima petisi dari rakyat yang disampaikannya. Dia berharap hal itu dapat dijadikan pertimbangan pengambilan kebijakan oleh
DPR.
Lanjut dia, hasil pilpres merupakan pesanan asing. Hal itu terbukti dari data penduduk yang dimanipulasi dan mengalami pembengkakan.
“Hasil pilpres sudah dikooptasi dengan kepentingan kapitalis. Data pemilu ini diambil bukan dari BPS tapi dari konsultan asing sehingga ada pembengkakan,
kenapa bangsa menutup kecurangan itu,” pungkas dia.

2. Rachmawati anggap Megawati antek kapitalis
Rachmawati Soekarnoputri menilai Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri adalah budak negara asing. Dia menganggap kakaknya itu telah
melakukan kesepakatan penjualan aset-aset dan sumber daya alam Indonesia kepada pihak asing saat pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK).
“Megawati itu sudah antek kapitalis. Bagaimana konsesi politik dagang, sumber daya sudah dibagi- bagi dalam pemerintahan nanti (Jokowi-JK),” kata
Rachmawati di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, seperti diberitakan merdeka.com.

3. Koalisi Merah Putih lebih merakyat

image

Menurut Rachmawati, jika pemerintahan dipegang oleh Koalisi Merah Putih (KMP) maka orientasi kesejahteraan rakyat bisa lebih terjamin. Dia pun mendorong agar kasus-kasus yang diduga menjerat
Jokowi digelar sebelum pelantikan.
“Koalisi Merah Putih lebih kerakyatan. Kenapa saya mengadu ke DPR agar ada klarifikasi dulu kasus- kasus Jokowi,” terang dia.

4. Indonesia akan pecah jika dipimpin Jokowi
Rachmawati turut bersyukur atas kemenangan Koalisi Merah Putih menduduki mayoritas kursi di parlemen.
Menurutnya kemenangan itu adalah kemenangan rakyat.
Namun dia tetap menyayangkan kenapa kepemimpinan harus diserahkan kepada Jokowi-JK. Sebab, menurutnya kemenangan mereka tak lepas dari
campur tangan Megawati yang telah bekerja sama dengan antek asing.
“Saya bersyukur (kemenangan KMP di parlemen), ini bukan persoalan menang atau kalah tapi persoalan bangsa ke depan. Sebentar lagi Indonesia akan pecah
dan diambil bangsa asing,” pungkas dia.

5. Tuding Jokowi terlilit banyak kasus korupsi
Rachmawati menuding Jokowi masih dibelit banyak permasalahan hukum dan tak pantas jadi presiden.
Dia pun merasa gemas lantaran tak ada lembaga berwenang yang menindaklanjuti kasus-kasus tersebut sampai hari ini.
“Presiden terpilih versi KPU (Jokowi) banyak
membawa masalah-masalah hukum. Tetapi laporannya dan yang tahu kasus hukumnya Jokowi tidak ditindaklanjuti baik KPK dan Kejaksaan Agung,” kata Rachmawati di gedung parlemen Senayan Jakarta, Kamis (9/10).
Menurutnya KPK memegang bukti-bukti lima kasus korupsi Jokowi itu. Demikian juga Kejaksaan Agung yang tak mengusut tuntas kasus bus Transjakarta.
“KPK ada empat sampai lima kasus waktu jadi Wali Kota di Solo dan rekening di luar negeri. Ada kasus bus Transjakarta di Kejaksaan Agung juga yang harus digelar,” terang dia.

Bagaimana pemirsa dengan sikap politik Rahmawati ini..apakah dia memang seorang negarawan yang baik, politikus sejati atau malah barisan orang sakit hati ?

Iklan

Responses

  1. kalau saudara sendiri, ada yang jujur dan tidak mendukung, tandanya perlu dicurigai itu Bu Mega nya.

    Suka

    • Kalau semua saudaranya (Guruh, Guntur, Sukmawati, bahkan Kartika yang saudara tirinya) mendukung Megawati.. hanya Rahmawati yang tidak mendukung, tandanya yang perlu dicurigai yang mana ya?

      Suka

  2. yang harus ditindak ya Megawati, sebab dia waktu jadi Presiden menjual aset Indosat kepada pihak asing

    Suka

  3. Info yg diberikan rahmawati tentang kejahatan pejabat tinggi , tdk pandang jabatan & status, apalagi asset2 strategis yg tlh dijual kpd asing, ini sungguh kejahatan besar & HARUS SEGERA diusut utk menyelamatkan negara yg kita cintai. INTELJEN NEGARA anda py TUGAS BESAR bkn utk kepentingan Presiden, pejabat atau siapa, TUGAS BESAR ANDA utk menjaga NEGARA INI dijual & dikuasai oleh ASING & ASENG. INTELJEN NEGARA hrs berpihak utk kepentingan rakyat umum & menjaga Keituhan Negara ini drpd penghianat bangsa , ASING & ASENG.

    Suka


gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: