MOMEN YANG BELUM PERNAH ADA SEBELUMNYA DI PELANTIKAN PRESIDEN

image

M2000 – Tidak ada lagi sebutan presiden terpilih, yang ada sekarang adalah presiden RI ke 7 Joko Widodo.

Joko Widodo dan Jusuf Kalla resmi menjadi
presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2014-2015 usai mengucap sumpah jabatan di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Senin (20/10) kemarin.
Jokowi menjadi presiden ketujuh Indonesia
menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam pidato perdananya sebagai presiden,
Jokowi mengajak seluruh rakyat bersama-sama bekerja keras. “Persatuan dan gotong royong adalah syarat bagi kita untuk menjadi bangsa besar. Kita tidak akan pernah besar jika terjebak dalam keterbelahan dan keterpecahan.
Dan, kita tidak pernah betul-betul merdeka
tanpa kerja keras.”

Seperti kita ketahui, Transisi kekuasaan kali ini diwarnai dengan prosesi yang mulus. Sejak era Presiden Soekarno hingga Megawati , pergantian kepresidenan menyisakan masing-masing catatan yang kurang mengenakkan.
SBY pun merasakan itu dan dengan upayanya menyiapkan agar proses ‘serah terima‘ kekuasaan berlangsung dengan baik.

Sejumlah momen unik dan baru pertama kali
terjadi saat pelantikan Jokowi-JK kemarin. Apa saja? berikut rangkumannya:

1. Bertukar kursi dengan SBY
Momen unik dan pertama kalinya terjadi usai Joko Widodo mengucapkan sumpah jabatan sebagai presiden ketujuh.
Usai mengucap sumpah dan menandatangani berita acara pelantikan, Jokowi dan wakilnya Jusuf Kalla (JK) diminta untuk duduk kembali di kursi
masing-masing.
Jokowi yang berbalik badan menuju kursi, sudah disambut presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Keduanya lantas cipika-cipiki sebanyak tiga
kali.

Saat Jokowi hendak duduk di kursi yang berada di sebelah kanan, SBY kemudian
mengarahkan Jokowi untuk duduk di kursi
presiden yang berada di sebelah kiri. Ketua
MPR, Zulkifli Hasan, menyebut pertukaran kursi tersebut adalah simbol peralihan kekuasaan.
Momen tersebut mendapat sambutan meriah dari para wakil rakyat dan tamu negara. Sikap negarawan di antara keduanya mendapatkan standing applause dari seribuan hadirin.
Hal yang sama juga terjadi saat JK kembali ke tempat duduk. JK yang resmi menjabat
sebagai wakil presiden ke-12, bertukar tempat duduk dengan wakil presiden ke-11 Boediono.
Momen ini sebelumnya tidak pernah terjadi di era peralihan kekuasaan Megawati, Gus Dur, Habibie, termasuk Soeharto.

2. Pelantikan Jokowi dihadiri presiden
incumbent

image

Saat Presiden SBY menang dalam pilpres
2004, tidak ada Megawati Soekarnoputri dalam pelantikan di Gedung MPR. Seperti yang banyak diketahui, Megawati kesal terhadap SBY karena ‘mengkhianati‘ dirinya dengan menjadi capres.
Demikian juga saat Megawati mengucap
sumpah pada 2001 menggantikan Presiden
Abdurrahman Wahid yang dilengserkan MPR
karena kasus Bulogate.
Baru pada pelantikan Jokowi ada dua presiden yang duduk berdampingan, presiden incumbent dan presiden terpilih.

3. Jokowi diarak dengan kereta kuda ke Istana

image

Prosesi pelantikan Jokowi-JK dimeriahkan
dengan arak-arakan menuju istana.
Menggunakan mobil berpelat Indonesia 1 dari Gedung MPR, Jokowi dan JK berganti
kendaraan saat tiba di Bundaran Hotel
Indonesia.
Kereta yang ditarik dengan dua ekor kuda
mengantarkan Presiden Jokowi dan Wapres JK ke istana.
Selama perjalanan, Jokowi mendapat sambutan meriah dari warga dan karyawan kantor di sepanjang jalan Sudirman hingga Thamrin.
Jokowi bahkan melepas jas, dasi, dan pecinya saat menyapa rakyat di sepanjang jalan.

4. Upacara pisah sambut dengan SBY
Presiden keenam SBY menyiapkan upacara
militer khusus untuk menyambut Jokowi di
Istana Merdeka. Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut di tangga istana dan kemudian dibawa ke podium untuk memimpin upacara.
Didampingi SBY, Jokowi kemudian mengecek pasukan yang berbaris di halaman istana.Keduanya kemudian sempat berbincang di ruang Jepara.
Tepat pukul 15.00 WIB, Jokowi mengantarkan SBY dan Ibu Ani Yudhoyono ke gerbang istana.
SBY kemudian pulang ke Cikeas dengan mobil Toyota Land Cruiser B 2899 WF.

Memang harus diakui, bahwa pelantikan Jokowi menjadi presiden RI ke 7 ini memang spesial dan semoga tradisi baru yang baik ini tetap akan terjadi pada pelantikan-pelantikan presiden selanjutnya…
…awal yang baik untuk membangun negri…

Oya, jika pemirsa mengikuti blog ini dari awal, pasti pemirsa pernah membaca artikel tahun lalu, waktu itu admin memprediksikan tentang Jokowi yang menjadi presiden ke 7 , baca artikelnya di kemiripan sosok dan karir Jokowi dan Ahmad Dinejad ( mantan presiden Iran ).
Gara-gara admin memposting artikel itu, admin malah kena bully lho…simak deh artikelnya…siapa tahu pemirsa juga mau ikutan membully…hehe…

Library : merdeka

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s