PER 17 DESEMBER MOTOR DILARANG LEWAT BUNDARAN H.I

image
Ilustrasi - motor lewat trotoar

M2000 – Pemerintah dalam hal ini Gubener DKI, akan memberlakukan aturan larangan melintas untuk motor di sekitar bundaran hotel indonesia ( HI ).

Aturan larangan kendaraan bermotor roda dua melintas di sepanjang Jalan
M.H. Thamrin sampai Medan Merdeka, akan diberlakukan mulai 17 Desember 2014. Dalam pemberlakuan ini, Direktorat Lalu Lintas Polda
Metro Jaya melakukan tindakan preventif selama satu bulan.
Tindakan yang dimaksud antara lain melakukan pembinaan, penyuluhan
dan pengawasan oleh petugas patroli.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Bakharuddin Muhammad Syah menjelaskan, prosedur yang akan dilakukan’sudah memiliki kekuatan hukum. Selama satu bulan sejak diberlakukan aturan tersebut,
pihaknya akan melakukan masa percobaan.
“Bilamana ada masyarakat yang melewati itu menggunakan roda dua, maka kita laksanakan penyetopan. Kita cek dulu surat-suratnya. Surat-surat maupun kelengkapan motor semuanya. Kalau lengkap surat-surat maupun
kelengkapan motor semuanya, silakan melewati jalan lainnya. Kalau ada kekurangan surat-surat maupun kelengkapan motor, tentunya’kita tetap laksanakan penindakan,” ujarnya
kepada wartawan di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, merdeka.com ,Rabu (10/12).

Bakharuddin melanjutkan, aturan ini akan diberlakukan dari setiap hari mulai pukul 06.00 hingga pukul 22.00. Dia menilai, rentang waktu ini sudah efektif.

Sedangkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Rikwanto mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan, dalam menyiapkan segala aspek pendukung demi terlaksananya penerapan
aturan tersebut.

image

Uji coba pelarangan motor yang diberlakukan sepanjang jalan dari Bundaran HI ke Jalan Merdeka Barat, saat ini sudah sampai tahap di
mana Dishub DKI mulai memasang rambu-rambu larangan di sepanjang jalur tersebut.
Jumlahnya kami ketahui memang cukup banyak. Sementara uji coba dan penerapan awalnya itu diketahui mulai tanggal 17 Desember 2014 ini, sampai 17 Januari 2015 mendatang,” kata Rikwanto di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin lalu (8/12).

Rikwanto mengatakan, mulainya masa uji coba peraturan itu akan dibarengi pula dengan upaya penyusunan payung hukum, guna melengkapi aspek proseduralnya. Hal itu dirasa perlu karena upaya penindakan oleh pihaknya
atas aspek pelanggaran yang akan terjadi nanti pastinya juga akan berdasarkan pada aturan-aturan tersebut.
Setelah semua aturan tersebut mulai
terlaksana, lalu akan dilengkapi dengan payung berupa Pergub dan Perda. Terkait dengan penegakan peraturannya, kalau sudah ditetapkan dan dilaksanakan, baru pihak kita
bisa mulai penindakannya,” ujar Rikwanto.
“Sampai saat ini memang belum ada aturan tilangnya. Tapi kami harap, penandaan larangan dengan rambu-rambu yang sudah dipasang Dishub itu bisa membuat para pengendara mematuhinya, dan bukan malah sengaja melanggar karena aturan tilangnya belum ada,” pungkasnya.

Untuk jalan alternatif yang bisa dilalui ketika aturan tersebut diberlakukan adalah; Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Jalan Karet Pasar Baru,
Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih, Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, dan Jalan Gajah Mada.
Selain itu, pemotor juga bisa melalui Jalan Sutan Syahrir, Jalan KH Agus Salim, Jalan M Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Juanda,
Jalan Hayam Wuruk, Jalan Menteng Raya, Jalan Cut Meutia, Jalan Sam Ratulangi, dan seterusnya.

Senada dengan apa yang dikatakan kabid humas polda Metro Jaya Rikwanto,  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, tidak masalah dengan sosialisasi yang buruk. Menurutnya pelarangan
motor tetap harus dilakukan.

image

“Pokoknya Jakarta mesti larang motor harus dipaksain. Karena gak ada teorinya, kalau larang motor harus dipelajarin kan. Di seluruh dunia gak ada teorinya larang motor. Paksa
saja untuk naik bus,” tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/12).

Ahok menambahkan, kebijakan yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta lebih bijak dibandingkan negara lain yang menerapkan peraturan yang sama. Sebab tetap ada solusi yang diberikan,
tidak hanya larangan.
“Malah di beberapa negara enggak sediakan bus gratis. Kami sediain bus gratis kayak gitu (bus tingkat),” ungkap mantan Bupati Belitung Timur ini.

Pengguna sepeda motor yang ingin
memanfaatkan layanan bus tingkat gratis ini dapat menunggu di halte-halte bus yang tersedia sepanjang rute. Rute bus tingkat gratis direncanakan akan dilayani oleh armada yang beroperasi mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB dengan estimasi waktu
tunggu 10-15 menit per bus.

Wah, ternyata belum ada tilangnya ya, belum ada undang-undangnya.
Tapi meskipun begitu , terus jangan dilanggar ya , mentang-mentang ‘gak ditilang..!!!
Udah di sediain bus gratis tuh , ayo dimanfaatkan.

Powered by : m2000

Iklan

3 tanggapan untuk “PER 17 DESEMBER MOTOR DILARANG LEWAT BUNDARAN H.I”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s