TIPS AGAR BATERAI SMARTPHONE/ANDROID AWET

image

M2000 – Kesal dengan baterai smartphone kamu yang cepat habis ?
Tidak perlu kesal pemirsa, kalau habis kan tidak perlu beli lagi…hahaha..tinggal bawa powerbank kemana-mana beres deh.

Tapi bagaimana jika powerbank’nya kapasitasnya kecil, ngecas sekali habis,  nah itu yang jadi masalah…
Ya beli saja yang besar kapasitasnya…hehehe…

Repot ya …apalagi selama liburan, tentu saja smartphone adalah salah satu gadget yang tidak boleh lepas dari genggaman.
Sayangnya, banyak pengguna yang
lalai dalam merawat baterai smartphone
mereka selama liburan.Padahal, baterai adalah bagian penting dari smartphone yang apabila rusak dapat mengganggu masa-masa liburan Anda, terlebih
bila itu baterai smartphone baru. Anda tentu tidak ingin mengeluarkan dana lebih saat liburan untuk membeli baterai baru bukan ?

Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama liburan, ada beberapa tips merawat baterai yang bisa Anda aplikasikan pada smartphone baru kesayangan kamu.
Berikut ulasannya, janji disimak baik-baik ya ..!

1. Hindari panas

Baterai jenis lithium-ion adalah baterai yang banyak dipakai oleh smartphone saat ini.
Bukannya tanpa cela, baterai lithium-ion ion mempunyai musuh besar yang kerap Anda temukan selama perjalanan liburan, yaitu panas.
Ya, panas berlebih seperti di dashboard mobil dapat membuat baterai baru Anda rusak sebelum waktunya, bahkan meledak.
Kamu juga akan mendapati smartphone akan lebih cepat habis dayanya saat dipakai dalam kondisi panas menyengat.
Sebaiknya jaga smartphone kamu agar tidak melampaui suhu 40 derajat Celcius karena baterai tersebut bisa kehilangan 35 persen kapasitas maksimalnya. Oleh karena itu, sebaiknya jangan gunakan smartphone terlalu lama saat di dalam kendaraan dengan kondisi macet dan panas.

2. Rajin di-charge

Tips ini mungkin sulit untuk dilakukan saat dalam perjalanan. Namun, akan sangat penting bila Anda selalu mengisi daya saat ada
kesempatan. ..mengisi daya terlalu sering juga tidak merusak baterai kog.
Atau kamu juga bisa menggunakan powerbank untuk menjaga dayanya agar selalu di atas 50 persen.
Baterai lithium-ion ion memang didesain untuk mengeluarkan kemampuan maksimalnya saat
berada di kapasitas 50 persen ke atas. Tetapi perlu diperhatikan bila kamu tidak boleh terus menchargenya saat indikator baterai sudah menunjukkan angka 100 persen.
Sebab, bukannya membuat smartphone awet, langkah tersebut justru bisa membuat baterai smartphone meledak. Selain itu, membiarkan baterai terus menancap di colokan saat sudah
penuh bisa mengurangi umur dari baterai itu sendiri.
Salah satu cara yang paling disarankan adalah mencharge baterai saat mencapai 40 persen hingga 80 persen bila waktu tidak mencukupi.
Nah, tips ini bisa membantu baterai tetap sehat selama perjalanan liburan kamu.

3. Jangan biarkan baterai habis di perjalanan.

Selain mengganggu komunikasi, membiarkan baterai habis dalam perjalanan ternyata juga bisa membuatnya tidak stabil. Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap menjaga dayanya di atas 40 persen.
Saat baterai lithium-ion mati saat dayanya mencapai 0 persen, maka baterai itu akan menjadi tidak stabil dan akan sangat berbahaya untuk di-charge. Nah, kombinasi panas setelah penggunaan dan lingkungan selama perjalanan, serta charging saat kapasitasnya mencapai 0 persen dapat
membuatnya meledak.

4. Hindari pemakaian terlalu lama

Saat kita berada dalam kendaraan, baterai smartphone sebenarnya akan lebih mudah terkuras dayanya. Hal ini disebabkan oleh proses adaptasi terhadap jaringan seluler yang
terus berubah-ubah ( cari sinyal ).
Alhasil, menggunakan smartphone untuk game online yang terkoneksi dengan internet tidak dianjurkan. Sebab, kegiatan itu bisa menguras baterai dengan sangat cepat. Pengguna juga
sering keasyikan dan terus bermain sampai dayanya benar-benar habis.
Celakanya, tidak sedikit yang terus
memainkannya meski si smartphone tengah di-charge dalam mobil.

Pemakaian yang berlebihan seperti ini juga dapat membuat baterai baru Anda cepat rusak dan tidak mustahil membuat hardware lain di smartphone mengalami masalah-masalah seperti overheat.

5. Matikan GPS dan Wi-Fi bila tidak diperlukan

image

Saat dalam perjalanan, akan sangat membantu bila kita senantiasa mengaktifkan GPS agar smartphone bisa terus melacak lokasi kita.
Namun, GPS yang terus aktif dalam beberapa kasus juga berkontribusi terhadap keausan baterai.
Apalagi, bila pengguna juga terus mengaktifkan Wi-Fi dengan maksud mencari hotspot yang bisa digunakan. Dua fitur tersebut memang cukup membantu, namun sebaiknya Anda
mengaktifkannya bila benar-benar dibutuhkan.
Sebab, GPS dan Wi-Fi juga bisa membuat smartphone kelebihan beban dan kepanasan.

Nah kan, sebenarnya mudah kog, jangan lupa di charge dulu sebelum berpergian dan saat diperjalanan matikan data internet , karena tidak terlalu berfungsi dan harus mengutamakan keselamatan saat di perjalanan dong tentunya, apalagi kamu yang bawa motor…masa iya mainan bbm sambil bawa motor ?

Library : merdeka

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s