KENAPA GOYANG DANGDUT SERONOK TUMBUH SUBUR DI NEGRI INI ?

image

M2000 –  Kita semua tahu, dangdut tanpa goyang, ibarat film tanpa alur cerita ( biar ‘gak mainstream ).
Penyanyi Inul Daratista, Annisa Bahar ataupun Dewi Persik, dan sebagainya selalu dicitrakan dengan penyanyi
dangdut seronok.
( baca : Siapa saja pedangdut yang ngetop karena goyang seronoknya )
Namun citra seronok juga lekat dengan para penyanyi dangdut tarling ( cikal bakalnya ).
Bahkan, salah satu penyanyi dangdut tarling, Dewi Kirana sempat membuat ramai pemberitaan di media massa karena diduga mempunyai hubungan dengan tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) Ahmad Fathanah.

Kesenian tarling yang merupakan akronim dari gitar dan suling, telah ada sejak sekitar awal tahun 1960. Kala itu tarling merupakan kesenian masyarakat Indramayu dalam menyambut musim panen.
Jika melihat secara langsung goyangan
pedangdut tarling di atas panggung,pastinya banyak penonton pria akan terpikat. Dengan balutan pakaian minim seperti tank top dan rok mini, seolah, joget dan pakaian mini pedangdut wanita menjadi magnet bagi puluhan penonton pria untuk memadati bibir panggung.

Selengkapnya berikut adalah fakta mengenai dangdut tarling yang sering diidentikkan dengan dangdut seronok,

1. Tumbuh subur di Pantura Indramayu
Kesenian tarling yang merupakan akronim dari gitar dan suling, telah ada sejak sekitar awal tahun 1960.Tarling sendiri banyak yang menyebut dangdut pantura atau goyang pantura , karena memang Kala itu tarling merupakan kesenian masyarakat Indramayu dalam menyambut musim panen.
Awal adanya tarling itu sekitar tahun 1960-an. Tapi waktu itu, tarling belum seperti sekarang, pakai gitar listrik, organ, dan pakai sound system. Waktu itu masih pakai gitar kopong dan suling,” terang Radisa, pimpinan grup tarling dangdut Rolani Electone di Indramayu, beberapa waktu lalu ( Merdeka.com ).

Lebih lanjut, pria yang merupakan suami dari Aas Rolani, penyanyi dangdut tarling yang terkenal dengan lagu ‘Mabok Bae‘ itu menjelaskan, menginjak awal tahun 1970-an,
tarling mulai berkembang dengan penggunaan alat musik listrik.
“Pas 70-an, sudah mulai ada tuh gitar listrik, organ, dan juga sound system,” ujarnya dengan aksen Indramayu kental.
Di Indramayu, puluhan, bahkan ratusan grup tarling tumbuh subur di Kabupaten yang dilewati oleh jalur Pantura (Pantai Utara) tersebut. Itu bisa dilihat dari banyaknya papan nama grup tarling di sepanjang kawasan Lohbener hingga Pamayanan, Kabupaten Indramayu dengan jarak sekitar 10 kilometer.

Satu hal yang membuat dangdut tarling itu mudah diingat adalah, gaya goyang
penyanyinya yang seronok ditambah dengan pakaian panggung yang minim. Di situs YouTube, terdapat ratusan video klip yang mempertontonkan aksi panas tersebut, mulai dari klip yang dibuat secara profesional hingga klip secara langsung di atas panggung.

2. Hanya ramai saat musim panen
Meskipun grup tarling banyak bertebaran, tidak setiap bulan grup dangdut tarling bisa mentas setiap hari. Ada hari-hari khusus di mana mereka ramai ditanggap, dan hari di mana mereka tidak menerima panggilan sama
sekali…sedangkan pada saat bulan puasa , grup tarling ini juga ikut puasa alias tidak ada yang nanggap.

Memang, pada setiap hajatan maupun
perayaan, grup dangdut tarling jadi hiburan favorit di setiap lapisan masyarakat. Dengan lirik khas Indramayu diiringi goyang panas
ataupun seronok, dangdut tarling jadi hiburan paling wahid di Indramayu…yang asli Indramayu atau pernah tinggal di sana pasti tahu banget dah.

3. Identik dengan goyang seronok

image

Bagi mereka yang jadi penyanyi pastinya mengelak jika goyangannya seronok…apalagi saat diwawancara di tivi.
Mereka rata-rata mengaku kalau goyang memang tidak ada batasan , yang mereka yakini masih dalam kewajaran.
Kalaupun  jika ada biduanita tarling yang bergoyang secara berlebihan, mereka akan bilang , biasalah kalau penyanyi baru pingin cepat tenar ya seperti itu.
“Ah, itu mah penyanyi yang goyangannya hot itu, penyanyi baru aja yang pengen cepat tenar. Kalau yang sudah punya nama mah, joget biasa saja, yang nonton juga pasti
banyak,” ujar Aan Anisa penyanyi dangdut yang punya single ” pingin dibolongi ” ( judulnya aja wak..wau…liriknya gimana ya …)

4. Bisa diajak kencan
Biduan dangdut tarling memang menjadi sorotan belakangan ini. Terutama sejak mencuatnya nama seorang pedangdut Dewi Kirana dalam
hubungannya dengan tersangka kasus suap kuota impor daging, Ahmad Fathanah waktu itu.
Tentu publik bertanya-tanya siapa lagi nih penyanyi tarling yang kayak gitu.
Kemudian pandangan negatif muncul kalau pedangdut tarling bisa diajak keluar untuk ‘bersenang-senang’ selepas manggung.
Salah satu biduan dangdut, Aan Anisa
mengatakan hal tersebut memang melekat kepada para biduan di kotanya itu. Apalagi selama ini Indramayu dikenal penghasil wanita-wanita penghibur di kota-kota besar di
Indonesia.
“Semua biduan pasti pernah mendapatkan tawaran itu, tapi sekarang kembali ke orangnya masing-masing aja, maunya seperti apa,” kata Aan kepada beberapa waktu lalu ( merdeka.com ).

image
Biduan ini terkenal lho di pantura, ada yang kenal ?

Jadi bisa ditarik benang merahnya , kenapa dangdut seronok tetap tumbuh subur di negri ini, jawabnya cuma satu karena permintaan pasar, mereka yang sudah punya nama besar , pastinya lambat laun juga akan mengurangi goyangannya…lagian usia mereka yang semakin tua tentunya tidak akan lagi menarik …apa malah justru menambah goyangannya agar bisa bersaing dengan biduan-biduan muda ?
Yah, semua tergantung pribadinya masing-masing dan tuntutan pasar ( bahasa mereka tuntutan profesi )

Iklan

4 tanggapan untuk “KENAPA GOYANG DANGDUT SERONOK TUMBUH SUBUR DI NEGRI INI ?”

  1. Lirik lagu dangdut sekarang bisa dikatakan sudah memprihatinkan,kalimat2nya pun kadang rada fulgar ditambah lagi aksi aksi pemainnya.

    Suka

  2. Lirik lagu dangdut sekarang bisa dikatakan sudah memprihatinkan,kalimat2nya pun kadang rada fulgar ditambah lagi aksi aksi pemainnya.beda dengan lirik lagu dangdut jadul yg kalimat2nya puitis.

    Suka

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s