ABRAHAM SAMAD JADI TERSANGKA – SAYA SIAP MUNDUR DARI KPK

image

M2000 – Bagai bola salju, kasus Abraham Samad ( KPK ) yang menetapkan komjen Budi Gunawan sebagai tersangka, kini setelah gugatan Budi Gunawan dimenangkan Abraham Samad yang notabene’nya adalah ketua KPK justru ketimpa bola salju tersebut.

Ya..hari ini atau sehari setelah Budi Gunawan memenangkan gugatannya, giliran Abraham Samad yang kini ditetapkan jadi tersangka.

Seperti diberitakan di berbagai media, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi , Abraham Samad, ditetapkan oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat sebagai tersangka turut serta dugaan pemalsuan dokumen Kartu Keluarga dan paspor Feriyani Lim. Hal itu dilakukan sehari setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memenangkan gugatan diajukan oleh Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan melawan KPK.

Polda Sulselbar menyatakan sudah meminta pencegahan Samad bepergian ke luar negeri kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Mereka juga melayangkan surat panggilan kepada Samad buat diperiksa pada Jumat pekan ini.
Dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/2), Samad menjawab diplomatis soal pengunduran diri.
Sebab merujuk pada Undang-Undang nomor 30 tahun 2002 tentang KPK, maka hal itu adalah keharusan bagi
pemimpin menyandang status tersangka.
“Standar (mundur) bagi pimpinan KPK, dan tidak ada masalah untuk hal itu,” kata Samad.
Sejawat Samad, Bambang Widjojanto, sudah lebih dulu mengajukan pengunduran diri sementara. Sebab, dia menjadi disangka oleh Badan Reserse Kriminal Polri melakukan kejahatan diduga mempengaruhi saksi memberikan keterangan palsu di depan sidang sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, di Mahkamah Konstitusi lima tahun silam.

Samad mengatakan dia saat ini akan terus berkonsultasi dengan tim kuasa hukumnya. Dia mengaku tidak mau menuding siapapun, tapi menurutnya ada benang merah kasus disangkakan kepadanya digenjot selepas menetapkan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka.
“Kita tidak bisa langsung menuduh seperti itu. Tapi ada yang tidak bisa terbantahkan bahwa penetapan seluruh pimpinan atau laporan pidana ke polisi ditindaklanjuti oleh polri ketika kita sudah menetapkan BG sebagai tersangka,” ucap Samad.

Dalam jumpa pers di Gedung KPK, Selasa (17/2), Samad memberikan salam perpisahan sebagai pimpinan KPK. Dia juga sempat menitipkan pesan buat seluruh rakyat Indonesia.
“Pesan terakhir saya ke seluruh media massa dan rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, menilai bersama kasus ini. Semoga Allah S.W.T., memberikan pencerahan untuk bisa melihat kebenaran itu walau kebenaran
itu ditemukan di dalam kegelapan,” kata
Samad.

Dalam jumpa pers, Samad ditemani oleh
beberapa kuasa hukumnya. Yakni Ketua
Transparancy International Indonesia Danang Tri Sasongko, dosen hukum Universitas Trisakti dan praktisi hukum Abdul Fickar Hadjar, dan kepala biro hukum KPK Chatarina Mulia Girsang. Dia mengaku sadar sudah menjadi
target kriminalisasi bersama rekannya,
Bambang Widjojanto, sejak lama. Tetapi, dia tidak menghiraukan hal itu dan siap menjalani proses hukum. Dia mengaku pasrah ketika dipilih menjadi Ketua KPK sejak awal.
“Seperti saya sampaikan sejak saya masuk KPK saya berkomitmen untuk mewakafkan jiwa raga saya untuk Indonesia yang saya cintai agar suatu ketika generasi anak cucu kita, kita
tidak akan menikmati, tapi suatu ketika apa yang dilakukan teman-teman KPK akan menghasilkan luar biasa untuk negeri ini yaitu terbebas dari kejahatan korupsi,” Samad mengakui dikriminalisasi adalah risiko melawan korupsi. Tetapi dia meyakini hal itu
akan terwujud.
“Ini adalah risiko panjang pemberantasan korupsi. Walau saya sadar memberantas korupsi yang begitu masif korupsinya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tetapi
saya yakin Insya Allah kebenaran akan
muncul,” ucap Samad.

Library : merdeka.com

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s