ADAB DALAM BERDOA

Assallamu’allaikum mass n’ miss sadayana.

image

M2000 – Siapa orang yang tidak pernah berdoa ?
Hampir semua orang pernah berdoa, bahkan bisa dikatakan sombong kalau seseorang tidak pernah berdoa.
Karena jika tidak pernah berdoa, berarti seseorang tersebut merasa bahwa apa-apa yang berhasil diraih adalah karena usahanya semata, bukan karena campur tangan Tuhan .

Doa adalah sebuah ibadah yang agung. Dimana seorang hamba merasa butuh akan Rabbnya. Di dalam doa terpanjatkan permintaan dan permohonan. Di dalam doa pula seorang hamba mengadu kepada Allah dan sebagai ucapan syukur kepada Allah Ta’ala .
( baca : ini alasan kenapa kita menadahkan tangan ke atas saat berdoa )

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“Dan Tuhanmu berfirman:
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al- Mukmin: 60).

Tidak sepantasnya bagi seorang hamba jika ia berdoa kepada selain Allah Ta’ala . Karena hanya Allah lah yang mampu memenuhi kebutuhan hamba-Nya, hanya Allah lah yang menghilangkan
kesulitan hamba-Nya.
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan.” (QS. An-Naml: 62)

hal-hal yang perlu kita perhatikan
dalam berdoa adalah bagaimana etika ketika dalam berdoa.
Dan berikut adalah adab-adab dalam berdoa,

[1]  Berdoalah dengan rasa harap dan cemas .
Karena doa adalah suatu permohonan yang belum tentu Allah kabulkan. Oleh karena itu berharap doa tersebut dikabulkan dan merasa cemas apabila ditolak merupakan pokok yang penting
dalam berdoa.
Hendaknya seseorang hamba berdoa dengan rasa ikhlas, rasa harap, rasa
takut, merendahkan diri dan khusyuk.
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas .Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya: 90)

[2]  Jangan tergesa-gesa dalam berdoa . Di antara kesalahan sebagian orang adalah terlalu tergesa-gesa dalam berdoa, maksudnya ia ingin doa yang
ia panjatkan segera dikabulkan oleh Allah.
Ketahuilah bahwa di antara adab dalam berdoa adalah sabar dalam berdoa.
Sebagai contoh adalah nabi Ibrahim saat berdoa memohon pada Allah saat meminta seorang penerusnya ( nabi ) yang berasal dari Arab, Allah mengabulkannya 1500 tahun setelahnya , yaitu nabi akhir zaman Muhammad SAW.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,

“Doa salah seorang di antara kalian akan dikabulkan selama dia tidak tergesa-gesa , yaitu dengan mengatakan, ‘Aku telah berdoa namun tidak dikabulkan’” . (H.R. Al-Bukhari dan Muslim)

[3] Mulailah berdoa dengan mengucapkan kalimat tauhid
Kalimat tauhid merupakan kalimat yang mengandung keihklasan, artinya jika
kita memulai dengan kalimat ini, berarti kita bersungguh-sungguh dalam berdoa, dimana kita hanya meminta kepada Allah Ta’ala.
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“ Maka ia menyeru dalam keadaan yang
sangat gelap ‘Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim” .(Q.S.
Al-Anbiya: 87).

[4]  Memulai doa dengan Nama dan Sifat Allah Ta’ala.
Hal ini terkandung dalam surah yang setiap hari kita baca pada waktu shalat,
yaitu surah al-fatihah.
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“Segala puji hanya milik Allah, Tuhan Semesta Alam, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang” (Q.S. Al-Fatihah: 1-2).

Kedua ayat ini merupakan ayat yang sangat agung, dimana terkandung tauhid rububiyah (pengesaan segala macam perbuatan Allah ) dan tauhid
asma’ dan sifat Allah. Maka hendaknya setiap muslim memulai doanya dengan memuji Allah Ta’ala dan menyebut nama dan sifat Allah.
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“Hanya milik Allah asmaa-ul husna , maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu” (Q.S. Al-A’raf: 180)

Analoginya, jika kita hendak meminta tolong kepada seseorang, pastilah kita memulainya dengan sesuatu yang baik. Bagaimana yang kita pinta adalah Rabb yang menciptakan kita? Tentu lebih layak lagi untuk dipuji dan dimuliakan.

[5] Rutin dan sabar dalam berdoa  Ketahuilah , Bahwa berdoa juga membutuhkan kesabaran dan kerutinan dalam melaksanakannya. Karena hal ini
merupakan salah satu sebab doa kita dikabulkan.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah
Ta’ala adalah amalan yang rutin walaupun itu sedikit.” (H.R. Muslim No.
783).

Berdoa merupakan sebuah amalan yang
shalih. Ibarat seseorang yang mengetuk pintu rumah seseorang, jika ia rutin melakukannya, maka si pemilik rumah pasti akan menyadari dan memperhatikan jika di waktu yang sama, ia mengulang ketukannya. Begitu juga dalam berdoa, jika kita rutin dalam berdoa, meskipun sedikit, maka Allah pasti akan memperhatikan kita dan kemungkinan doa kita akan dikabulkan
akan semakin besar.

[6]  Menghadirkan hati dalam berdoa Hadirnya hati dalam berdoa merupakan salah satu sebab terkabulnya doa. Keumuman dalil menunjukkan hal tersebut, Allah Ta’ala berfirman (yang
artinya),

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan
berendah diri dan suara yang lembut” (Q.S. Al- A’raf: 55).

Dan Allah juga berfirman (yang
artinya),

“Berdoalah kepada-Nya dengan rasa
takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan)” (Q.S. Al-A’raf: 56).

Maka berdoa dilakukan dengan merendahkan diri, melembutkan suara, rasa takut dan harap. Semua itu pasti
membutuhkan hadirnya hati dalam berdoa dan itu sangat jelas. Berdasarkan hadits Nabi Shallallahu
‘alaihi wa sallam, beliau bersabda yang
artinya,

“Berdoalah kalian kepada Allah dengan
hati yang yakin akan dikabulkannya doa, dan ketahuilah sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai” (H.R. At- Tirmidzi dan Syaikh Al-Albani di As-Silsilatush Shahihah )

Semoga bermanfaat,

Wassallamu’allaikum,…

Library : belajar sunah

Iklan

One thought on “ADAB DALAM BERDOA”

  1. pagi yang cerah,membaca yang mencerahkan. Terimakasih TUHAN (ALLAH) atas segala Nikmat yang engkau berikan. tks to penulis

    Suka

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s