STNK MATI – APAKAH POLISI BERHAK MENILANG ?

image

M2000 – Maraknya kasus begal akhir-akhir ini membuat jajaran kepolisian sering menggelar razia.
Dan dalam melakukan razia pihak kepolisian tidak hanya melihat apakah surat kendaraan itu lengkap atau tidak, tapi juga STNK kita mati atau tidak ?
Tentu itu membuat kita bertanya-tanya apakah memang polisi berhak menilang jika STNK kita mati .

Memang kewenangan polisi untuk
menindak pengendara dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang telah mati menjadi perbincangan hangat belakangan ini dengan semakin seringnya razia di gelar .
Ada beberapa pihak yang menyebut polisi tak berhak menilang kendaraan belum membayar pajak, atau mati
masa pajaknya…atau ada pendapat lain yang mengatakan yang berhak menilang STNK mati adalah jajaran Dishub , karena katanya ini masuknya ke pendapatan daerah , bukan ke kepolisian negara.
Oke, kita tidak membahas tentang kemana larinya uang tilang.

Tapi bagaimana jika STNK tersebut telah mati, atau masa berlaku nomor kendaraannya sudah habis masa berlakunya.

Meski diberikan kesempatan selama dua tahun, namun empunya kendaraan tak juga melakukan perpanjangan, bagaimana benarnya, siapa yang berhak menilang , apakah polisi ?

Dikutip dari Fans Page Divisi Humas Mabes Polri, Selasa (24/3),

” polisi diberikan kewenangan untuk menindak tegas kendaraan dengan STNK yang sudah mati. Sebab, STNK merupakan nomor registrasi kendaraan, di mana termuat data kendaraan, identitas pemilik, nomor registrasi dan masa berlakunya. STNK memiliki masa berlaku selama lima tahun, dan harus dimintakan pengesahan setiap tahunnya. Ketika masa berlaku STNK
habis dan tidak diperpanjang, inilah yang kemudian sering disebut sebagai STNK mati.
Sesuai Pasal 74 ayat (2) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan dikuatkan Pasal 1 angka 17 Peraturan Kapolri No. 5 Tahun 2012, jika STNK tidak diperpanjang maka registrasi dan identifikasi pemilik dapat dihapus. Tindakan ini berlaku
jika selama dua tahun sejak masa berlaku STNK habis, pemilik kendaraan tidak juga melakukan perpanjangan.
Dengan dihapusnya nomor registrasi tersebut, maka kendaraan bermotor tersebut dinyatakan ilegal atau tidak layak beroperasi. Sebab, Pasal 68 ayat (1) UU LLAJ, setiap kendaraan wajib dilengkapi dengan STNK yang masih
berlaku. STNK itu sendiri merupakan bukti dan harus diperlihatkan kepada petugas “.

image

Itulah yang menjadi dasar untuk seorang pemilik kendaraan bermotor yang STNK-nya mati dapat ditilang. Untuk itu, sebelum melakukan perjalanan, tak hanya memeriksa kelengkapan surat, tapi juga cek kembali masa berlaku STNK Anda.

Oke biker, taati peraturan yang ada ya…bawa surat-surat lengkap, pajak dibayar , nyalakan lampu utama , taati rambu-rambu lalu lintas dan jangan lupa berpergian.
Semoga selamat dalam perjalanan .

Baca juga :
* Mau tahu pentingnya membawa surat-surat kendaraan

* Ini dia , nakalnya polisi saat razia

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s