CONTOH MODIFIKASI MOTOR YANG TIDAK PATUT DITIRU

image

M2000 – Belakangan ini, memang banyak dan lagi marak modifikasi motor, dari bebek hingga moge.

Memang modifikasi motor akan membuat bangga si empunya.Apalagi jika itu keluar dari jalur aman alias ekstrim .
Tentunya itu di tujukam untuk kontes saja, karena jika memang terlalu ekstrim pastinya tidak nyaman sekali dipakai buat jalan, apalagi harian.

Tujuan memodif motor, selain untuk gaya dan juga tampil beda lantaran ingin motor mereka dilirik begal orang, juga untuk meningkatkan performa motor.
Namun, dewasa ini banyak orang yang
melakukan modifikasi tanpa memandang kaidah keamanan dan membuat motor jadi tidak nyaman.

Dan berikut beberapa langkah modifikasi yang dinilai kebablasan.
Apa saja? Berikut ulasannya:

1. Ban cacing

image

Modifikasi jenis ini lazim ditemui. Mengganti ban berukuran standar dengan ban yang berukuran lebih kecil bahkan hingga seukuran ban sepeda.
Alasannya, agar tarikan motor jadi lebih enak.
Secara logika memang ban yang lebih kecil membuat akselerasi meningkat karena beban dan gaya gesek ke aspal jadi berkurang. Tetapi efeknya hanya sedikit dan malah berisiko kecelakaan karena lebih gampang oleng.
Selain itu, ban motor jadi lebih mudah bocor terkena ranjau paku.

2. Ban gambot
Kebalikan dengan ban cacing, banyak pula bikers yang melakukan modifikasi dengan mengganti ban berukuran lebih besar. Memang menaikkan ukuran ban akan membuat motor kesayangan
akan terlihat lebih gagah. Selain itu membuat berkendara jadi makin stabil.
Akan tetapi jika penggantian ban lebih besar jauh melebihi ukuran standar, justru akan membuat tarikan motor semakin berat. Alhasil, motor jadi
sulit untuk berlari dan bensin jadi makin boros.
Disarankan jika memang ingin mengganti ban motor, cukup menaikkan satu ukuran , maksimal 2 ukuran.
Misalnya, ban standart ukurannya 90/80 maka cukup dinaikkan jadi 100/80 atau maksimal 110/80.

3. Mika bening di lampu belakang ( lampu rem )
Pernah melihat motor yang menggunakan mika lampu belakang yang bening saat malam hari ?
Saat mengerem, mata pengendara di
belakangnya akan merasa silau. Penggunaan mika bening dapat membuat pengendara dibelakang makin tidak konsentrasi. Selain itu, dari
jauh bisa disangka kendaraan dari arah
berlawanan. Solusinya jika ingin menggunakan mika bening, gunakan bohlam warna merah.
Lebih baik lagi, jika tidak usah diganti dari standartnya.

4. Gaya  Touring
Motor-motor yang sering dipakai touring
biasanya dilengkapi dengan boks dan lampu-lampu tambahan. Namun, hal ini akan berisiko jika digunakan harian. Sebab, di tengah kondisi jalanan yang padat, penggunaan boks akan mengganggu pengendara lain, apalagi jika box’nya kira kanan juga ada.
Selain itu, pengguna juga akan mengalami kesulitan saat bermanuver. di padatnya lalu lintas.

5. Gaya road race
Kalau memperhatikan motor Road Race, sudah tentu paham dengan absennya spion, lampu depan, sein, hingga sepatbor. Tentunya akan
berbahaya jika motor tersebut digunakan harian.

6. Knalpot Racing

Penggunaan knalpot racing sejatinya memang untuk balapan.
Karena yang namanya knalpot racing pastinya lebih berisik dan tentunya menggangu .
Menggunakan knalpot racing abal-abal tentunya hanya menambah berisik suaranya saja, performa tidak akan naik , bahkan justru malah turun ( tenaga ngempos ).
Selain itu, jika melintas di jalan raya malah akan menjadi santapan empuk polisi.

Nah, demikian beberapa modifikasi salah yang tidak pantas untuk diterapkan di motor kamu.

image

Iklan

3 tanggapan untuk “CONTOH MODIFIKASI MOTOR YANG TIDAK PATUT DITIRU”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s