SIAPA SAJA YANG BERHAK MENDAPAT PRIORITAS DI JALAN RAYA ?

image
Rombongan presiden mendapat pengawalan khusus dan prioritas

M2000 – Mass-miss sekalian, saat kita  berkendara di jalanan, kita tentu kerap kali melihat sejumlah pengawalan khusus atau keutamaan yang diberikan kepada sejumlah pengguna jalan lain.
Hal ini sering diberlakukan kepada para tokoh penting atau pejabat negara, yang kerap dikawal voorijder saat melintas di jalan-jalan yang mereka lalui untuk sampai ke tujuannya.
Hal ini kadang membuat sedemikian banyak
orang yang mesti rela mengantre dalam kemacetan, harus merasakan nelangsa karena melihat sejumlah orang yang ‘dikhususkan’ kelancarannya, dalam melintasi jalan yang sama. Bahkan tak jarang, hal itu malah menimbulkan kecemburuan sosial di mata masyarakat pengguna jalan lainnya, karena merasa bahwa perkara itu tidak adil.

Bahkan ada beberapa orang yang mencaci rombongan pejabat tersebut di media sosial.
Namun ternyata, hal yang perlu dipahami
masyarakat sebelum beropini demikian, adalah kenyataan bahwasannya mereka-mereka yang diberi kekhususan dan hak utama dalam berkendara di jalan raya itu, memang sudah diatur sedemikian rupa di dalam aturan perundang-undangan.
Permasalahan ini sudah diatur oleh undang-
undang Pasal 134 UU RI, Nomor 22 Tahun
2009, tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan.

Seperti dikutip dari laman media sosial milik Divisi Humas Mabes Polri, inilah ketentuan dan hak utama yang secara khusus diberikan, bagi sejumlah kalangan dalam melintas di jalan raya .
Hal ini tercantum dalam Pasal 134 UU RI No 22 Tahun 2009, tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan.

Sesuai dengan urutannya,  berikut siapa-siapa saja yang mendapat prioritas atau perlakuan khusus di jalan raya :

a ) Kendaraan pemadam kebakaran yang
sedang melaksanakan tugas;
b ) Ambulans yang mengangkut orang sakit;
c ) Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d ) Kendaraan pimpinan Lembaga Negara
Republik Indonesia;
e ) Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f ) Iring-iringan pengantar jenazah;
g ) Konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan
petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kendaraan yang mendapat prioritas harus
dengan pengawalan petugas yang berwenang atau dilengkapi dengan isyarat berupa lampu rotary /lampu tanda darurat warna merah bagi kendaraan khusus penyelamatan seperti : ambulans , pemadam kebakaran , Rescue, dan kendaraan Tentara Nasional Indonesia, dan
warna biru untuk kendaraan Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Bunyi sirene .
Jadi jangan protes dulu ya sama rombongan pejabat yang mendapat prioritas di jalan raya, sudah ada Undang-Undangnya kog, lagian kalau semisal kita yang menjadi pejabat pasti juga mendapatkan prioritas tersebut.

image
Mobil Gubenur DIY pun terpaksa berhenti saat rombongan presiden lewat di jalan Kusuma negara Yogyakarta, hal ini juga pernah terjadi pada Jokowi ( gubenur DKI ) yang terpaksa berhenti saat rombongan presiden SBY lewat

Bagaimana dengan pengendara Moge yang mendapat pengawalan aparat, sepertinya mereka tidak termasuk dalam Undang-Undang tersebut, kecuali memang ada ijin khusus , misalnya untuk kepentingan tertentu ( bukan touring seperti yang selama ini terjadi ).
Jadi kalau ada rombongan touring moge yang mendapat pengawalan meminta jalan atau menyerobot rambu, berarti memang mereka menyalahi aturan dan harusnya ditindak sesuai hukum yang berlaku .

Library : hukumonline
                 wikipedia

Iklan

2 tanggapan untuk “SIAPA SAJA YANG BERHAK MENDAPAT PRIORITAS DI JALAN RAYA ?”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s