SABDA RAJA : TIMBULKAN POLEMIK KELUARGA

image
Sri Sultan dan permaisuri

M2000 – Kabar tentang sabda raja Jogja yang mengangkat GKR Pembayun sebagai Putri Mahkota ternyata menimbulkan polemik dalam kalangan istana sendiri.

Pengangkatan GKR Pembayun sebagai Putri Mahkota dengan gelar GKR Mangkubumi ternyata tidak pernah diharapkan oleh adik-adik Sri Sultan Hamengku Buwono X. Hal
tersebut diungkapkan salah satu adik Sri
Sultan, GBPH Yudoningrat kepada wartawan di kediamannya saat menerima tokoh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait Sabda Raja, Kamis (7/5).
( baca : GKR Pembayun jadi putri mahkota timbulkan polemik )

“Ini mimpi buruk bagi kita, GKR Mangkubumi
tidak pernah kita kenal dan kita harapkan,”
katanya pada wartawan.
Dia pun meminta Sri Sultan Hamengku
Buwono X untuk menarik lagi Dawuh Raja
karena bertentangan dengan Paugeran Keraton dan Khalifatuloh.
Menurutnya menarik kembali Dawuh Raja merupakan hal yang biasa.
“Tidak perlu malu, ibarat orang sudah meludah, dijilat lagi saja,” tegasnya.

Menurutnya gelar Khalifatuloh sudah sesuai
dengan ajaran agama Islam di mana laki-laki menjadi pemimpin. Dia bahkan membandingkan pemimpin agama lain yang juga hanya laki- laki saja yang diperbolehkan menjadi pemimpin.
“Sultan sebagai Khalifatuloh itu artinya
pemimpin agama, padahal pemimpin agama
harus laki-laki, coba lihat di Katolik, Paus itu
harus laki-laki. Tidak ada perempuan,” tandasnya.

Library : merdeka

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s