Di Indonesia sholat pakai sarung , di Mesir malah ditertawakan

image

M2000 – Kita sebagai orang Indonesia, tentunya sudah akrab dengan yang namanya sarung.
Hampir setiap orang laki-laki pasti memiliki sarung, bahkan memiliki dua atau tiga sarung dirumahnya.
Sarung memang busana paling multifungsi, bisa buat sholat , buat nongkrong jaga malam di pos ronda atau buat selimut …sttt jangan satu sarung buat macem-macem ya..masa’ iya habis buat sholat terus buat selimut tidur.

Bahkan saking membudayanya sarung di Indonesia, banyak juga yang memakainya untuk pergi, nongkrong atau hanya sekedar bersantai-santai. Intinya warga Indonesia tak malu menggunakan sarung di luar ruangan.

Namun tidak di negara Mesir. Di sana sarung malah jadi bahan tertawaan. Setidaknya pengalaman unik ini dialami seorang mahasiswa Indonesia yang berkesempatan untuk belajar di Mesir.
Adalah Angga Rilitama, seorang mahasiswa Sastra Arab UGM Jogja yang mewakili kampusnya untuk belajar di Mesir selama satu semester ini mengungkapkan pengalamannya ketika menjadi bahan tertawaan orang Mesir gara-gara memakai sarung saat mau ke masjid.

Sebagaimana kebiasaan masyarakat Indonesia yang sering memakai sarung ketika sholat di masjid atau mushola, Angga juga terbiasa mengenakan baju koko, peci serta sarung ketika berjamaah di masjid. Namun kebiasaan itu ternyata tak layak dilakukan di Mesir.
Kejadian bermula ketika Angga akan berjamaah sholat di masjid yang jaraknya sekitar 500 meter dari asramanya. Kebetulan di sekitar daerah tersebut ada sekolah khusus putri, sehingga saat menuju masjid, Angga pun berpapasan dengan siswi-siswi sekolah tersebut. Ketika berpapasan itulah mereka senyum-senyum sendiri sambil melihat Angga. Angga pun keherananan dengan dirinya yang menjadi bahan tertawaan para siswi putri tersebut, seolah ada yang aneh pada dirinya.

Menurut Angga, bapak-bapak pedagang di sana juga pengen tahu maksud Angga memakai sarung untuk sholat. Angga lalu menjelaskan jika di Indonesia, sarung merupakan busana untuk sholat. Setelah mendapat penjelasan, si bapak-bapak cuma mengangguk.
Penasaran dengan hal aneh yang dialaminya. setibanya di asrama, Angga pun bertanya kepada mahasiswa Kairo, mencari tahu kenapa dia ditertawakan oleh para siswa putri tadi. Setelah mendepat penjelasan, kini Angga tahu kenapa dia menjadi bahan tertawaan.

Ternyata di Mesir, memakai sarung di luar rumah adalah sebuah aib. Karena di sana, sarung ternyata dipakai oleh orang sehabis melakukan hubungan suami istri. Sedangkan kalau sholat, bapak-bapak di Mesir seringnya memakai jubah atau jas. Sedangkan anak mudanya lebih seringnya pakai celana.

Waduh-waduh , ternyata oh ternyata…gitu toh ceritanya…

________________________________________
Mari berbagi berita ,
kirimkan artikel anda di email kami.
Dan buat kamu yang ingin tampil eksis dan pingin banyak teman, kirim foto plus biodata kamu di
masshar2000@gmail.com
________________________________________

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s