Cerita masjid di Cipete Jakarta yang di tutup aksesnya mirip jalur Gaza

image
Pagar pembatas yang menutup akses ke masjid

M2000 – Seperti kita ketahui, konflik di jalur Gaza hingga kini belum juga usai. Sudah ribuan nyawa tak berdosa melayang di sana.
Akibat konflik itu pula, banyak bangunan vital rusak dan tak bisa lagi dimanfaatkan. Seperti sekolah, rumah sakit hingga tempat beribadah.

Terlebih salah satu masjid kebanggaan umat muslim di seluruh dunia, yaitu Al-Aqsa yang dulu pernah menjadi Kiblat umat muslim seluruh dunia , kini ditutup aksesnya oleh otoritas Israel dengan membangun tembok tinggi , sehingga untuk sekedar sholat saja , warga harus rela memanjat tembok berduri…karena memang pemerintah otoritas Israel membatasi hanya yang berusia diatas 50 tahun dan wanita saja yang boleh beribadah disana.

Dan ternyata , cerita penderitaan muslim jalur Gaza, rupanya tengah dialami warga Cipete Utara, Jakarta Selatan. Mereka tak bisa beribadah karena keserakahan pengembang PT FIM Jasa Eka Tama yang seenaknya menutup akses menuju Masjid Al Futuwwah, yang terletak di Jl H. Tholib Cipete Utara Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Apa penyebabnya ?

Bangunan masjid itu kini dikurung di balik tembok yang menjulang tinggi dilengkapi kawat berdiri. Yang membuat warga menyerupai kondisi tersebut seperti di jalur Gaza, karena mereka harus berjuang untuk menaiki tembok untuk sampai ke masjid tersebut.

Setiap harinya, warga sekitar termasuk anak-anak dan lansia yang ingin sholat dan mengaji di sana harus dibantu untuk dapat menaiki tembok tersebut. Ada jalur lain yang bisa dilalui, tapi mereka harus berputar jauh itupun sangat kecil.
Ketua Pengelola Yayasan Pesantren BSC Al-Futuwwah, Muhammad Sanwani Naim mengatakan, akibat pemagaran oleh pengembang, jamaah menjadi terhalang untuk melakukan ibadah dan anak-anak tak bisa mengaji bila tak diantar karena mereka harus meloncat tembok.
Sebelumnya ada akses jalan kecil, tetapi sekang akses tersebut di tembok tinggi dan dipasangi oleh beling-beling,” kata Sanwani , seorang warga setempat.

Sebenarnya, kata Sanwani, untuk memasuki masjid mulanya dua akses jalan yang dilalui. Namun, karena pengembang menutup pintu sisi barat warga harus memanjat dan harus berputar untuk mencapai masjid.
Sekitar tiga minggu lalu mas ditutup oleh pengembang. Padahal ini (pengembang) sudah buat tembok, jadinya tembok di antara tembok. Percuma ini akses pintu kalau dibuat begini sama pengembang,” ujarnya.

Sebenarnya, pengembang sudah membuat kesepakatan dengan Pemkot Jakarta Selatan. Tapi dalam praktiknya, pengembang mengingkari kesepakatan itu dengan menutup akses jalan ke masjid.

image
warga harus meloncati pagar agar bisa ke masjid

Jalan yang di depan pintu utama, itu seharusnya 3 meter lebarnya sesuai perjanjian di Walikota. Tetapi hanya 1,5 meter.Jalan yang ini saja warga yang buat, tanah sengaja ditimbun biar para warga tidak loncat terlalu tinggi. Niat baik kita tidak diterima, Sepertinya mereka sengaja mengusir kita secara pelan-pelan,” tambahnya.

library : merdeka.com

________________________________________
Mari berbagi berita ,
kirimkan artikel anda di email kami.
Dan buat kamu yang ingin tampil eksis dan pingin banyak teman, kirim foto plus biodata kamu di
masshar2000@gmail.com
________________________________________

Iklan

One thought on “Cerita masjid di Cipete Jakarta yang di tutup aksesnya mirip jalur Gaza”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s