Kontroversi Fahri Hamzah – Sebut buruh cuma datang dan gajian , berujung petisi

image

M2000 – Fahri Hamzah, anggota DPR yang juga petinggi PKS ini mungkin akan menjadi simbol anggota legislatif yang paling kontroversi.
Pernyataannya yang sering menyindir Jokowi secara blak-blakan , justru seakan malah membuat orang makin menjauh dari partai yang mengusungnya yakni PKS .

Kalau dulu ada Ruhut Sitompul yang selalu memberikan pernyataan kontroversial , setelah Ruhut adem , kini justru Fahri yang seperti tak ada lawan.
Pemirsa tentunya ingat saat kampanye pilpres tahun lalu, Fahri menyebut kalau ide Jokowi menjadikan 1 Muharam sebagai hari santri itu konyol.
Dan efeknya konon , banyak santri yang tersinggung dan yang sebelumnya mendukung Prabowo , beralih mendukung Jokowi , tentu ini sangat signifikan dampaknya, bayangkan saja , berapa jumlah santri di Negri ini, jutaan …

image

Nah, lagi-lagi Fahri Hamzah membuat pernyataan kontroversi.
Seperti diberitakan Fahri pernah membuat pernyataan yang menyinggung buruh.
Ujung-ujungnya sejumlah buruh dan aktivis menuntut anggota DPR Fahri Hamzah meminta maaf atas pernyataan kontroversialnya.
Dia menyebut absen di DPR bisa lebih longgar, berbeda dengan absen untuk buruh pabrik.
Fahri menyebut anggota DPR hanya wajib hadir untuk mengambil keputusan. Bukan absen untuk datang dan gajian seperti buruh pabrik.
Teori kehadiran di parlemen berbeda dengan di pabrik, Kehadiran di parlemen adalah voting right, hadir untuk mengambil keputusan, bukan seperti buruh pabrik yang hadir untuk menerima gaji,” kata Fahri Hamzah 3 Juli lalu.

Ucapan Fahri menyinggung banyak kalangan. Nur Hayati membuat petisi di change.org , berikut isi petisi tersebut ,

Fahri Hamzah, Tarik penyataan anda dan Minta maaf atas pernyataan anda tentang buruh pabrik yang menyakiti kami “
Fahri Hamzah, apakah kau tahu, pengusaha tidak memberikan ke kami secara cuma-cuma upah ke kami, tetapi kami harus bekerja penuh, minimal 40 jam satu minggu bahkan bisa 70 jam satu minggu, dan sering tidak bisa menikmati matahari di rumah, bekerja dengan bercucuran keringat, berdesakan-desakan di angkutan umum dengan keselamatan yang rendah, bergulat dengan debu dan kehujanan untuk sampai di pabrik, dan kadang dimaki-maki seperti binatang oleh atasan karena mereka juga ditekan demi tuntutan mengejar target produksi dan upah yang kami terima jauh dari kata layak dan dengan upah yang masih minimum, upah kami juga masih harus di potong untuk jaminan-jaminan sosial yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara dan jika kami tidak hadir kerja, maka kami buruh pabrik akan di PHK, dan walaupun kami rajin hadir, kami juga akan tetap terkena PHK jika pengusaha sudah tidak menginginkan kami bekerja kepada mereka.”

Dan ternyata dalam dua hari, sudah lebih dari 2.700 orang mendukung petisi ini. Mereka mengaku marah dengan pernyataan Fahri.

library : merdeka.com

________________________________________
Mari berbagi berita ,
kirimkan artikel anda di email kami.
Dan buat kamu yang ingin tampil eksis dan pingin banyak teman, kirim foto plus biodata kamu di
masshar2000@gmail.com
________________________________________

Iklan

One thought on “Kontroversi Fahri Hamzah – Sebut buruh cuma datang dan gajian , berujung petisi”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s