Sadisnya geng Yakuza jepang membuang mayat korbannya

image

M2000 – Yakuza , ya Yakuza , sebuah genk yang berdiri pertama kali pada abad 16 ini , nyatanya sampai saat ini masih mendominasi kekacauan di negara Jepang.
Mereka punya akses ke berbagai instansi pemerintah , hingga akhirnya bisa melenggang menjalankan bisnis haramnya, yang paling besar adalah bisnis judi.

Dibalik lihainya mereka bermain bisnis haram, ternyata yang namanya genk ,tentunya tidak akan jauh dari kata sadiz dan kejam.
Kekejaman organisasi sindikat kejahatan Jepang atau Yakuza, memang seiring dengan profesionalisme yang mereka
lakukan agar tidak terdeteksi oleh hukum dan tidak menemukan bukti apa pun untuk menyeret yakuza ke pengadilan.
Karena itu dalam kasus pembunuhan pun yakuza tidak tanggung-tanggung melakukan pembunuhan, baik direncanakan maupun tidak direncanakan kepada seseorang.

Sebuah majalah Jepang Nikkan Spa terbitan 19 Februari 2013, dikutip Tribunnews.com, Senin (18/1/2013), menuliskan kesaksian anggota yakuza tanpa nama, mengenai proses pembuangan mayat yang dibunuh yakuza.
Dimulai dengan kasus pembunuhan banyak orang (satu keluarga besar) di perfektur Hyogo. Mayat- mayat akhirnya ditemukan terpencar dan dimasukkan ke drum ditanam di bawah tanah di kota Amagasaki.

Cara pembuangan tersebut dicurigai polisi
dilakukan oleh kalangan yakuza. Kenyataan yang ada, tersangka utama yang’tertangkap, Miyoko Sumida (64) akhirnya bunuh diri di penjara bulan Desember 2012. Kasus ini praktis berhenti karena pelaku utama meninggal dunia.
Namun pihak polisi dan beberapa orang masih belum puas, apakah benar dilakukan wanita tersebut melakukannya seorang diri ?
Karena itu wartawan Spa mewawancarai ahli pembuangan mayat dari organisasi yakuza di Jepang.
“Kita tidak membuang mayat ke dalam drum, atau membungkus mayat tersebut. Itu sih kerja para amatir bukan dari kalangan yakuza,” kata anggota yakuza yang tak diungkap identitasnya.

Meskipun ditanam ke dalam beton konkrit, mayat tersebut dapat diteliti lebih lanjut dan dapat dideteksi DNA serta data diri manusianya, tambah anggota yakuza itu lagi.
Menggali kubur dan menanam mayat itu jelas kerja amatiran bukan oleh yakuza.” Gas yang terbentuk dari tubuh mayat yang ditanam pada beton konkrit akan merembes bocor ke luar gas yang sangat bau tersebut dan akan terdeteksi serta ketahuan identitas mayat serta cara pembunuhan pada akhirnya.

Tapi yakuza melakukan lain cara. Mayat
dimasukkan ke dalam olahan aspal cair yang digodok dalam kondisi panas 3.000 derajat celcius di campur coal tar dan pasir tanah, Diaduk semua jadi satu sehingga semua mencair tak ada lagi bentuk aneh seperti tulang. Lalu aspal cair dipakai untuk pekerjaan pembangunan jalan raya.
Dengan cara demikian habislah semua identitas manusia, DNA pun tidak akan bisa terdeteksi lagi.”

image

Memang ada biaya untuk hal tersebut. Olehkarena itu sangat penting untuk menjalin kerjasama yang baik dengan pabrik pembuat aspal atau perusahaan konstruksi pembuatan jalan yang biasanya melakukan penggodokan cair aspal
untuk pembuatan jalan raya.

Bagi perusahaan demikian yang dijalankan
kalangan Cina di Jepang biasanya mereka minta 200.000 yen.
“Membunuh seseorang sangat mudah. Terpenting dan kelihatan memang kita profesional adalah proses atau cara membuang mayat itu sendiri. Di ritulah ketahuan profesionalnya seorang yakuza,”
tambahnya lagi.

Pembelian mobil untuk membawa mayat lalu mengkremasikan mayat dengan tambahan harga lain lagi. Karena deteksi polisi kemungkinan dapat dilakukan apabila menemukan mobil pembawa mayat.
Kemudian mayat pun harus dipotong sekitar 40 cm, sehingga pembuangan atau penghancuran mayat dapat sempurna mengingat tempat penggodongan dengan diameter terbatas, lebih pendek daripada tinggi manusia. Semua proses tersebut biasanya dilakukan oleh yakuza sekitar
90 menit.

Itulah profesionalitas yakuza khusus untuk
pembuangan dan penghancuran mayat korban pembunuhan sehingga menghilangkan barang bukti dengan sempurna. Tanpa barang bukti polisi
Jepang tidak dapat menahan tersangka dalam waktu lama. Tanpa barang bukti, kasus menjadi tidak kuat di pengadilan.

image
Yakuza baru

Begitu sadiznya Yakuza jepang, bahkan wujud mayat korbannya pun sampai tidak berwujud , menyatu dengan aspal, hiii…serem gan ,..parti jalanannya jadi angker nih…

______________________________________

Kerjasama blog :

Email : masshar2000@gmail.com
Pin : 74A6F873
______________________________________

Iklan

7 tanggapan untuk “Sadisnya geng Yakuza jepang membuang mayat korbannya”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s