Rupiah anjlok , ternyata Malaysia lebih parah

image
ilustrasi ringgit malaysia

M2000 – Kita semua tahu, nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar semakin hari semakin melemah, dan kini tembus diatas 14rb per dollar Amerika untuk pertama kalinya sejak 1998.

Dari data yang ada , ternyata ini juga dialami oleh negara-negara di kawasan Asia lainnya. Nilai tukar mata uang Asia
masih mengkhawatirkan dan menuju penurunan terbesar dalam tiga tahun terakhir. Kondisi ini dipicu kebijakan China mendevaluasi Yuan dan tingginya risiko perang mata uang di kawasan.
Selain itu, ini juga dipengaruhi rencana Amerika Serikat menaikkan suku bunga acuan.

Dilansir dari Straits Times, penurunan nilai
tukar mata uang Asia dipimpin oleh Malaysia.
JPMorgan Asia Dollar Index melacak pergerakan 10 mata uang sepanjang Agustus 2015, termasuk Yen yang melemah 2,6 persen terhadap USD. Ini merupakan penurunan bulanan terbesar sejak 2012.
Ringgit Malaysia paling anjlok parah mencapai 8,7 persen terhadap USD, dan ini merupakan kinerja terburuk sejak 1998 silam.

Skandal politik yang melanda Malaysia melemahkan kepercayaan investor, selain itu rendahnya harga komoditas juga menghantam Malaysia.
Lebih baik dari Ringgit Malaysia, nilai tukar
Rupiah hanya turun 3,7 persen terhadap USD dan merupakan terburuk dalam 11 bulan terakhir. Sedangkan Yuan hanya anjlok 2,7persen terhadap USD.
“Mata uang Asia sekarang harus berurusan
dengan ketidakpastian global. Selain itu ada
juga risiko aksi jual investor di pasar modal
dan pelarian modal asing yang menambah
banyak tekanan,” kata Koon How Heng dari
Credit Suisse Private Bank and Wealth
Management Singapura seperti dilansir dari
Straits Times di Jakarta , Senin (31/8).

Presiden Joko Widodo telah merespon anjloknya nilai tukar dengan0mengeluarkan paket stimulus untuk menopang pertumbuhan ekonomi.
Won Korea Selatan juga masih melanjutkan
pelemahan menuju bulan keempat. Ini
merupakan pelemahan terpanjang sejak 2008 silam. Selain itu, Dong Vietnam juga anjlok 2,9 persen pada bulan ini dan menuju penurunan terbesar sejak 2011 silam.
Di tempat lain. Rupee India juga melemah 3,2 persen terhadap USD pada bulan ini.
Sedangkan nilai tukar Taiwan juga anjlok 2,6 persen, Baht Thailand juga turun 2,5 persen dan Peso Filipina juga turun 2,2 persen selama Agustus ini.

Artinya rata-rata penurunan mata uang terhadap USD memang melanda seluruh kawasan Asia , dan Malaysia terparah dengan nilai penurunan 8,7 % disusul Indonesia 3,7 % dan India 3,2 %, sedangkan negara lainnya masih dibawah 3 %.

Semoga jadi krisis ini tidak sampai seperti pada krisis moneter 1998 lalu, dan semoga pemerintah cepat menyelesaikan masalah ini.

Tentunya kita tidak ingin saudara-saudara kita yang menggantungkan hidupnya di perusahaan-perusahaan harus di PHK karena pabriknya gulung tikar.

Ingat, ini masalah besar, dan bukan hanya terjadi di negara kita saja, bahkan negara maju seperti Jepang sekalipun juga terkena imbasnya.

Jayalah Indonesiaku…!!!

______________________________________

Kerjasama blog :

Email : masshar2000@gmail.com
Pin : 74A6F873
Whatapps : 085740562055
______________________________________

Iklan

6 tanggapan untuk “Rupiah anjlok , ternyata Malaysia lebih parah”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s