Islamofobia di Amerika – seorang bocah ditangkap polisi karena dikira terlibat terorisme , #IStandwithAhmed jadi viral dunia

image

M2000 – Ada-ada saja ulah warga Amerika yang anti Islam atau yang ketakutan dengan warga muslim semenjak peristiwa 911 lalu.
Dan parahnya mereka melalukan tindakan diskriminasi yang tidak mendasar pada warga muslim disana.

Adalah Ahmed Mohamed (14 tahun)
pelajar di SMA MacArthur, Kota Irving, Texas, Amerika Serikat, mengalami kriminalisasi di sekolah. Murid yang menonjol dalam pelajaran matematika dan fisika itu membuat jam digital untuk tugas kelas teknik terapan.
Awal pekan ini, setelah membawa karya dalam koper itu ke sekolah, Ahmed justru dijemput satpam dan empat polisi.

Pelajar keturunan imigran asal Sudan ini diperiksa, dipaksa memberikan sidik jari, serta ditahan beberapa jam di unit kejahatan anak, sebelum akhirnya
dibebaskan pada Selasa (15/9) karena terbukti tidak ada indikasi terorisme.

Usut punya usut, orang yang melaporkan
Ahmed adalah guru Bahasa Inggris di SMA
MacArthur. Dia curiga melihat bocah ini
membawa koper yang di dalamnya ada
rangkaian benda elektronik. Setelah informasi itu sampai ke kepala sekolah, diputuskan Ahmed dilaporkan ke polisi.

image

Seperti dilansir BBC pada Kamis (17/9),  penangkapan Ahmed memicu kemarahan warga AS. Muncul tanda pagar #IStandWithAhmed sebagai wujud
solidaritas atas penangkapan yang tidak
berdasar itu. Dalam 24 jam terakhir, tagar itu
telah dicuitkan ulang (retweet) lebih dari 600
ribu orang dari seluruh dunia hingga tadi
malam. Tak kurang, Presiden AS Barack Hussein Obama ikut mencuitkan dukungan buat Ahmed.
Ahmed, Jam yang kau bikin keren. Mau
membawanya ke Gedung Putih? Kita butuh
lebih banyak remaja sepertimu untuk menginspirasi perkembangan sains,” tulis
Obama lewat akun Twitter pribadinya.

image

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, pun ikut
memberikan dukungan bagi Ahmed. Dia heran bagaimana bisa polisi melihat ada potensi terorisme dari bocah yang memakai baju logo NASA, tanda penggila teknologi, ke sekolah.
Punya kemampuan untuk menciptakan sebuah temuan seharusnya diganjar pujian, bukan penangkapan” tulis sang bos jejaring sosial terbesar dunia itu.

Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR) menilai tindakan sekolah dan Kepolisian Irving adalah wujud nyata Islamofobia yang masih membekas di Negeri Paman Sam usai tragedi serangan 11 September 2001. “Seandainya nama bocah itu bukan Mohamed, tidak akan ada kecurigaan dari siapapun tentang alat buatannya,” kata Anggota Dewan Pengurus CAIR ,Alia Salem .

SMA MacArthur sendisi bersikukuh dan  menolak minta maaf atas diskriminasi yang telah dialami Ahmed.
Kami memiliki sistem agar murid maupun guru segera melaporkan setiap hal yang
mencurigakan,” tulis keterangan pers sekolah.
Adapun Kepolisian Irving memberi pernyataan tertulis bahwa penangkapan Ahmed hanyalah kesalahpahaman.
Kami selalu berkomitmen menjaga hubungan baik dengan komunitas muslim di Kota Irving.”

Netizen sedunia masih terus mengejek Negara Bagian Texas, karena warganya memiliki Islamofobia berlebihan pada orang bernama Arab.
“Lucu sekali. Di Texas bocah ingusan
membawa senapan TIDAK BERDOSA. Tapi anak bernama Mohamed membawa jam buatannya sendiri ke sekolah adalah TERORIS,” tulis akun @IamTeamIK.

image

library : merdeka

______________________________________

Kerjasama blog :

Email : masshar2000@gmail.com
Pin : 74A6F873
Whatapps : 085740562055
______________________________________

Iklan

One thought on “Islamofobia di Amerika – seorang bocah ditangkap polisi karena dikira terlibat terorisme , #IStandwithAhmed jadi viral dunia”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s