Pemandangan langka – Saking laparnya, dua menteri ini makan di warteg

image
Kepala BNP2TKI, Menaker, Dan Menperin yang lapar berat sedang makan di warteg seberang Istana

M2000 – Yang namanya urusan perut, dalam arti yang sesungguhnya , siapapun akan melihat makanan yang sebenarnya biasa menjadi sangat istimewa, dikala perut sudah terasa lapar bukan main .

Inilah yang terjadi pada dua menteri kabinet kerja ini. Dengan jadwal yang padat dan tugas luar kota membuat mereka lapar karena belum makan seharian.
Dan akhirnya warteg depan istana pun menjadi pilihan mereka.

Ya, rasa lapar yang menyerang menteri Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini memunculkan sebuah pemandangan yang langka. Dua menteri Presiden Jokowi terekam sedang makan di sebuah Warung Tegal (Warteg) kecil di dekat Istana Negara pada Senin petang 5 Oktober 2015 kemarin.

Dua menteri tersebut adalah Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dakhiri. Tampak juga Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid.

Saking laparnya usai mengikuti sebuah acara di salah satu pabrik sepatu di Balaraja, Tangerang, kedua menteri itu tak bisa menahan perutnya yang keroncongan. Acara yang dimaksud adalah Peluncuran program “Investasi Padat Karya untuk menciptakan Lapangan Kerja” berlangsung mulai siang hingga menjelang sore hari pada Senin, 5 Oktober 2015.

Karena masih ada agenda rapat terbatas tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dipimpin Presiden, sebagian menteri pun memutuskan langsung meluncur ke Istana.

Tadi kami mendampingi Pak Presiden Jokowi di Tangerang. Seharian belum makan, di lokasi acara juga tidak sempat makanya kami bertiga mampir ke warteg sambil nunggu ratas jam 5 sore,” kata Menperin Saleh Husin.

Karena perut mereka sudah lapar berat, tiga pembantu presiden ini pun berinsiatif berjalan kaki menyeberangi Jalan H Ir Juanda untuk makan di warteg kaki lima.

Jarang-jarang kita begini. Apalagi kalau sore hari angin dari arah Istana yang banyak pohon, terasa segar. Sejuk,” ungkap Saleh Husin sambil tersenyum.

Paduan rasa penat karena kesibukan yang bejibun dan rasa lapar, diakui Saleh Husin membuat makanan pinggir jalan yang disantap sangat nikmat. Mereka pun memakan dengan lahap.

Jarang-jarang kita bisa melihat menteri mau makan di warung kaki lima pinggir jalan yang selama ini identik dengan citra kotor.
Ini bukan pencitraan ya…tapi memang murni urusan perut.
Gak tau deh, kalau yang mengomentari Fadli Zon atau Fahri Hamzah…

Tetap semangat dalam bekerja, Pak…jangan lupa makan dulu…buruh aja makan dulu sebelum demo , malah kadang dibawain nasi bungkus, masa’ menteri malah gak sarapan …

_______________________________
Powered by : M2000 production
_______________________________

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s