Mengenal CRIMEA , negri Islam yang telah hilang

image

M2000 – Tentu kita tahu , bahwa perkembangan Islam dimulai dari Jazirah Arab.
Dari tanah inilah ,Islam tumbuh dan berkembang , dan mencapai puncaknya pada kekhalifahan Utsman.
Pada masa ini , Islam bahkan sampai ke Eropa, dan bukti nyatanya adalah banyak masjid dan bangunan-bangunan bersejarah bernuansa Islami dan masih megah berdiri.

Namun , pernahkah anda mendengar nama Crimea ?
Jika belum, berikut adalah gambaran tentang negri Crimea hingga disebut sebagai negri Islam yang hilang.

Ya, Crimea memang tidak begitu populer , namun negri ini pernah berjaya pada masanya sebagai negri Islam.
Crimea adalah salah satu wilayah Turki Utsmani, tepatnya berada di bagian utara. Islam masuk ke Crimea pada paruh pertama abad ke-10 Masehi.
Kebanyakan penduduknya kala itu keturunan Turki yang kemudian lebih kesohor dengan sebutan bangsa Tatar.

Nama Crimea sendiri berasal dari bahasa Tatar Al-Qirm yang bermakna ‘benteng‘.
Kini, wilayah yang disebut Crimea tersebut meliputi Semenanjung Crimea, ditambah sejumlah wilayah Rusia yang mengelilingi Laut Azoz, dan beberapa wilayah di sebelah utara semenanjung yang kini termasuk wilayah Ukraina.

image

image

Semenanjung Krimea terletak di ujung timur Eropa dan terdiri dari Ukraina dan Rusia. Krimea terletak di wilayah paling timur. Berbatasan di selatan dengan Laut Hitam membentuk ujung selatan semenanjung, menghubungkannya dengan keseluruhan Eropa. Semenanjung ini memiliki luas wilayah 27.000 km² dan memiliki jumlah penduduk 2.4 juta jiwa (hingga tahun 2007).

Crimea menyimpan sejarah seputar kejayaan peradaban Islam masa lalu. Namun seiring waktu, negeri Islam yang pernah bersinar itu perlahan redup bersamaan dengan melemahnya Turki Utsmani.

Pada tahun 1774, Turki Utsmani melepas wilayah Crimea berdasarkan perjanjian Kojak Qanarjh.
Sejak itu kendali atas wilayah Semenanjung Crimea berada di bawah kekuasaan Rusia.
Di bawah Rusia, kemerdekaan Crimea terenggut. Pada tahun 1783, kota-kota besar di Crimea dihancurkan dan dibakar. Banyak pula situs-situs peninggalan sejarah Islam yang dilenyapkan.

Keberadaan penduduk Crimea yang mayoritas Muslim pun kian berkurang terutama saat berada di bawah kekuasaan Uni Soviet. Pada tahun 1944, Muslim Tatar diusir secara paksa dari wilayahnya. Masjid-masjid pun dihancurkan. Dari sekitar 1.800 masjid yang ada di sana, tersisa hanya sekitar 20-30 masjid.

Kemudian pada tahun 1964 Uni Soviet memutuskan untuk menggabungkan Crimea ke Ukraina. Sejak saat itulah, nasib kaum Muslim Tatar perlahan berubah. Terlebih ketika Ukraina merdeka pada tahun 1991, Crimea pun resmi menjadi salah satu wilayahnya.

Semoga bermanfaat,

library : merdeka, wikipedia

_______________________________
Powered by : M2000 production
_______________________________

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s