PILKADA SERENTAK : Begini cara mencoblos surat suara pilkada supaya sah

image

Anggota KPU

M2000 – Tak terasa seminggu lagi pilkada serentak akan digelar diseluruh penjuru negri. Diberbagai daerah sudah barang tentu ramai dengan gambar atau baliho para calon kepala daerah menghiasa setiap jengkal jalan yang sering kita lalui.
Pun begitu juga dengan spanduk resmi yang dikeluarkan KPU atau kota setempat seakan tak mau kalah menghiasi dan semakin hari terasa semakin banyak saja.

Tapi apakah masyarakat sudah tahu dan paham dengan tata cara mencoblos yang benar ?

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri sudah mengantisipasi kesalahpahaman terkait perhitungan suara dalam Pilkada Serentak 9 Desember besok,  terutama soal keabsahan sebuah kertas suara yang telah dicoblos.

Seperti dilansir merdeka.com , Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan, coblos tembus surat suara bisa dinyatakan sah jika tembusnya simetris setelah lipatan surat suaranya dibuka. Jika tidak simetris, katanya, maka surat suara tersebut dinyatakan tidak sah.

Jadi yang dimaksud, coblos tembus itu kalau coblosan yang dihasilkan dari surat suara yang masih terlipat. Tapi harus simetris, jika tidak simetris maka tidak sah,” ujar Hadar di gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (1/12).

Hadar mengatakan, meski potensi coblos tembus ini sangat kecil di Pilkada serentak 2015 namun KPU berusaha mengantisipasi terjadinya coblos tembus tersebut.

Surat suara itu kan sudah didesain lipatannya sedemikian rupa sehingga kemungkinan coblos tembusnya itu kecil. Tetapi kita antisipasi saja jangan sampai sudah kejadian kita tidak mengaturnya,” tutur Hadar.

Lebih lanjut, Hadar mengatakan bahwa pemilih akan mendapat surat suara yang sudah dibuka oleh petugas di TPS. Sehingga surat suara tersebut bisa dipastikan belum dicoblos atau dicoret. Jika pasangan calon ( paslon ) lebih dari satu, maka pemilih harus mencoblos di gambar atau garis gambar pasangan calon tertentu.

Sementara untuk Pilkada paslon tunggal, maka kertas suara akan dicoblos di tulisan ‘setuju atau tidak setuju’. Jika lebih banyak yang mencoblos setuju, maka paslon tunggal menang, jika sebaliknya, maka paslon tunggal kalah,” tandas Hadar…hmmm,..mudah bukan ?

Ini kalau di daerah admin , saat ada pemilihan kepala desa , namanya lumbung kosong…tinggal banyakan yang mana , tapi rata-rata sih menang yang calonnya…wong biasanya pakai money politik..kemenangan sudah di depan mata.
Dan rata-rata , calon tunggal itu ada , karena memang si calon sudah diprediksikan menang mutlak , makanya tidak ada yang berani jadi lawannya…bahasa jawanya man eman duite..”

Bagaimana di daerahmu ?

Iklan

3 thoughts on “PILKADA SERENTAK : Begini cara mencoblos surat suara pilkada supaya sah

  1. Ping-balik: PILKADA SERENTAK – Bagaimana jika calon tunggal kalah ? |

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s