Iklan
Oleh: masshar2000 | 18 Januari 2016

Selain Afif , jenasah teroris Sarinah Ahmad Muhazan juga ditolak warga

image

M2000 – Proses identifikasi pelaku teror bom Sarinah hampir selesai , dan ditetapkan 4 pelaku teror tewas .
Selain Afif , salah satu yang ditetapkan sebagai pelaku adalah Ahmad Muhazan.

Pasca penetapan Ahmad Muhazab bin Saroni alias Ahmad Muhazan alias Ahmad Muhazin alias Azan (26 tahun), oleh Humas Polda Metro Jaya yang sebelumnya diidentifikasikan sebagai salah satu korban serangan teroris di Jln MH Thamrin, Jakarta ternyata ditetapkan sebagai salah pelaku. Seketika itu juga mendapat reaksi penolakan Warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, jika jenazah tersebut dikebumikan di kampung halaman dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Tolak Jenazah Teroris“.

Hal ini pun juga dialami oleh Afif saat jenasahnya akan dimakamkan di kampung halamannya di kabupaten Subang.
( baca : Jenazah afif teroris Sarinah , ditolak warga di kampung halamannya )
Dasar penolakan tersebut diungkapkan oleh warga untuk menjaga image desa yang turut tertuduh sebagai sarang dan aksi terorisme. Warga setempat akan menghalangi agar jenasah Azan tidak dimakamkan di kampung kelahirannya di Blok Desa, RT 04 RW 01 Kedungwungu.

Kami menolak daerah kami menjadi tempat penguburan jika Azan ditetapkan sebagai pelaku,” tutur Hambali dan tetangga lainnya kepada wartawan, Sabtu(16/1).

Sementara itu, Anggota DPRD Indramayu, H. Azun Mauzun yang hadir menemui tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan penolakan kehadiran jenazah pelaku teroris yang dikehendaki masyarakat Desa Kedungwungu sangatlah wajar, namun bukan sebuah solusi penolakan tersebut dilakukan, sekalipun Azan sudah resmi dinyatakan sebagai pelaku bom.

Sebagai sesama muslim ia terus memberikan pemahaman atas kewajiban yang harus dilakukan terhadap jenazah. Namun tetap saja warga menolak jika pelaku teroris itu dimakamkan di tempat kelahiran Azan.

Saya sudah berusaha untuk mengingatkan dan memberikan pemahaman kepada warga, namun hasilnya tetap warga menolak,” tuturnya, Sabtu Malam(16/1).

Ia berharap, kesadaran dari warga masyarakat akan hadir dengan sendirinya dalam upaya menggugurkan kewajiban sebagai seorang muslim terhadap jenazah berdasarkan aturan fiqh.

Dengan jasad terorisnya kan sudah selesai, Azan sudah meninggal, tapi hak sesama muslim juga patut diperhatikan, tapi nyatanya mereka tetap menolak,” terangnya.

Sementara itu, Kadiv Humas Polda Metro Jaya, sebelumnya  telah menetapkan dan mengumumkan di hadapan awak media bahwa Ahmad Muhazan diduga kuat sebagai pelaku dari 7 orang yang sudah diamankan termasuk tiga orang meninggal. Dengan alat bukti yang ada, Azan menembakkan pistol dari jarak dekat ke anggota polisi hingga tewas dan melakukan pemboman bunuh diri di dalam Caffe Starbuck.

image

Azan menembak polisi dari jarak dekat

Pria kelahiran  Indramayu tanggal 5 Juli 1990 oleh Polda Metro Jaya ditetapkan sebagai salah satu pelaku bom di kawasan Jalan M. Husni Thamrin, karena ditemukan luka khas di perut hingga dada akibat pusat ledakan.
Tapi hingga kini polisi belum atau tidak merilis foto azan .

Library : berbagai sumber

Iklan

Responses

  1. A pip scember http://sakahayangna.com/2016/01/18/modifikasi-honda-old-cb150r-streetfire-ala-retro-modern/

    Suka


gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: