Demi keluarga , pria ini pilih jadi driver Gojek daripada sukses di Eropa

image

M2000 – Artikel ini tentu saja bukan untuk merendahkan profesi seseorang , tapi lebih untuk memahami bagaimanapun keluarga memang lebih utama .

Ya , tidak selamanya pekerjaan dengan gaji besar mampu memberikan kebahagiaan lahir dan batin, salah satunya seperti yang dirasakan Iwan Setiawan ini. Dia rela meninggalkan pekerjaannya di sebuah perusahaan perminyakan di Norwegia.

Kisah ini diunggah oleh pengguna Facebook, Aldy Ramadhan, Kamis (28/1). Cerita itu dikutipnya dari sebuah grup Line.

Ketika itu, Iwan tengah menjemput seorang pelanggannya. Sepanjang perjalanan, keduanya terlibat perbincangan, dimulai dari Iwan yang menanyakan lokasi pelanggannya berkuliah.

Obrolan berlanjut ke profesi lama Iwan. Dia mengaku sempat bekerja sebagai salah satu pegawai di sebuah pertambangan minyak bumi lepas pantai Norwegia. Saat itu, ia ditempatkan di bagian logistik.

Penumpangnya yang semula menganggap enteng pembicaraannya mulai tertarik dengan seluruh ceritanya. Kepada Neng, Iwan mengaku memilih keluar karena harus meninggalkan keluarganya selama delapan bulan untuk bekerja. Kondisi itulah yang memilihnya keluar dan kembali ke Indonesia.

Dan berikut percakapan lengkap obrolan Iwan dan penumpangnya ( Neng ) yang diunggah Aldy:

N: Pak posisi sudah dimana?
I: Saya sudah didepan money changer nih neng (terbilang fasih mnrt gue)
N: Wah bukan gojek biasa

Mulailah percakapan:

I: Neng kuliah dimana?
N: Di Trisakti pak
I: Oh yg deket situ ya
N: (gue gatau situ mana yg dimaksud dan gue ga yakin dia tau kampus gue. Iyain aja deh) Iya pak.
I: Ambil jurusan apa neng?
N: (Gue bingung awalnya mau blg apa, jadi gue buat simpel aja) Itu pak yg buat bensin-bensin gitu. Pertamina gitu2 pak.
I: Oh yg offshore offshore gitu ya neng?
N: (LAH GILA DIA NGERTI, buat org awam biasanya krg paham apa itu onshore dan offshore) Kok bapa tau???!
I: Iya neng waktu itu saya kerja di offshore.
N: Oh iya? (Di laut2 sekitar Indonesia kali ya. Minta ditanya banget nih bapak!) Di laut mana pak?
I: Iyaa neng. Di Norway.
N: (LAH BERCANDA NIH ORANG!!!)
I: Di Norwegia neng, itu yg di Eropa. (Diulang)
N: (IYA PAK SAYA TAU PAK, Masih shocked ga bs komentar dlu saya pak) Wah gila sih pak!!! Gila wah gila *udah ga tahan saking excitednya* (Takut2nya gue dikadalin, gue tes lah dikit) Laut apa pak namanya?
I: Apa ya saya lupa, pokoknya pelabuhannya namanya Oslo Harbour.
N: (GUE GATAU SIH, SETELAH TURUN MO GUE CEK. Titik) Wah iya pak? Bapak kerja dibagian apanya?
I: Saya bagian pensuplay, laudry alat2 logistic gitu neng.
Dia cerita, kalo dia kerja disana 3 tahun tapi istrinya ga setuju karena pulang 8bulan sekali, dia juga ga punya waktu buat anak dan keluarganya yg masih kecil2. Dia punya anak 3 mau 4 (dia ngomongnya gt, sambil bilang “Semangat 45 Neng!” setelah gue bilang “Rame banget pak!”)
N: Terus kenapa pak ga kerja lagi? Kenapa skrg ngojek? Kan udah enak pak uangnya lumayan, hidup disana enak.
I: Iya neng saya ga bisa ketemu anak2 saya tiap hari, kasian juga.
N: (Yampun sedih) Oh iya sih pak bener.
Ga lama sampe lah ditempat tujuan.
I: Duh neng saya jadi seru sendiri inget2 lagi.

Dan berakhirlah percakapan dan gue lgsg check google dan benarlah terdapat Oslo Harbour di Norway. Terharu sebenernya dia punya karir yg bagus dibidang supplier itu dan gaji terbilang lumayan dibanding ngojek dan hidup udah terjamin disana, tapi dia milih keluarganya, istri, dan anak2nya.

Dia bener2 tau real definition of “have a happy life” segalanya bukan tentang uang. Ketemu anak2nya setiap hari walaupun pendapatan pas pas an udah bikin dia lebih dari cukup.
“If you want to feel rich count the things money can’t buy.”

Bagaimana menurut pemirsa sekalian ?

Iklan

One thought on “Demi keluarga , pria ini pilih jadi driver Gojek daripada sukses di Eropa”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s