Iklan
Oleh: masshar2000 | 2 Februari 2016

Di luar angkasa sehari semalam cuma 90 menit , bagaimana astronot muslim sholat 5 waktu ?

image

M2000 – Setiap muslim memang wajib menunaikan ibadah sholat , karena sholat memang menjadi tiang agama Islam , itulah yang bentuk ibadah umat Islam, maka dari itu hendaklah setiap muslim mendirikan sholat 5 waktu.

Jika dibumi , sehari semalam berlangsung selama 24 jam dan sholat ada 5 waktu , sedangkan diluar angkasa , sehari semalam hanya berlangsung 90 menit .
Lantas pertanyaannya , bagaimana seorang astronot muslim melaksanakan sholat waktu ?

Adalah Sheikh Muszaphar,  astronot Malaysia yang pernah ke luar angkasa. Sebagai seorang muslim, pria berdarah Minang ini menceritakan pengalaman bagaimana menunaikan kewajiban salat 5 waktu saat bertugas di Stasiun Luar Angkasa (ISS).

Setiap 45 menit, sudah jadi siang. Kemudian 45 menit lagi jadi malam,” tutur Muszaphar, sebagaimana dikutip Dream dari laman Sinar Harian, Rabu 20 Januari 2016 lalu.

ISS mengorbit Bumi dengan kecepatan sekitar 27.000 kilometer perjam atau sekitar 8 kilometer perdetik. Dengan kecepatan itu, maka “sehari semalam” di ISS hanya 90 menit.

Sedangkan, dalam sehari semalam, seorang muslim wajib menjalankan shalat 5 kali. Jika pergantian siang dan malam di luar angkasa terjadi secepat itu, “Kita kena salat 80 kali. Artinya setiap lima minit saya kena shalat,” tutur dia.

Namun, Muszaphar tidak melakukan shalat berdasarkan waktu di luar angkasa..karena tidak mungkin dia sholat setiap 5 menit sekali , padahal rata-rata setiap shalat membutuhkan waktu kurang lebih 5 menit…artinya jika itu menjadi acuan , maka Muszaphar akan sholat tanpa jeda selama diluar angkasa.

Mengenai hal itu , Muszaphar sudah mengkonsultasikan kepada para ulama sebelum ke luar angkasa.
Menurut ulama , dia tetap melaksanakan sholat 5 waktu seperti dibumi.

Jadi apa yang saya buat? Saya berbincang dengan ulama dunia tentang cara shalat dan saya rujuk Jakim tentang berapa kali saya perlu shalat. Keputusannya, saya hanya perlu shalat sebanyak lima kali sehari mengikut waktu salat di Kazakhstan,” papar dia.

Kazakhstan menjadi rujukan waktu untuk shalat, sebab dari sanalah Muszaphar terbang ke luar angkasa. Sehingga, wilayah itu dijadikan titik acuan waktu untuk melaksanakan shalat di luar angkasa.

Muszaphar terbang ke luar angkasa pada 10 Oktober silam. Pria kelahiran 27 Juli 1972 ini berada di ISS selama 11 hari.
Nah, sudah terjawab bukan ..

Ketahuilah bahwa Islam adalah Rahmatan Lil’allamin ,  agama penuh rahmat dan yang jelas Islam tidak hendak menyusahkanmu.

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: