Iklan
Oleh: masshar2000 | 4 Februari 2016

Pro Kontra kereta cepat Jakarta-Bandung , ini pendapat Ridwan Kamil

image

Walikota Bandung - Ridwan Kamil

M2000 – Pro-Kontra pembangunan mega proyek kereta cepat Jakarta-Bandung masih mewarnai perbincangan lini masa.
Ada yang pro dan tentu saja ada yang kontra , namun yang namanya perbedaan pendapat memang harus dihargai.

Bagaimana tanggapan Ridwan Kamil ?

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan terkait pro kontra pembangunan kereta cepat yang akhir-akhir ini terjadi di pemerintah pusat. Menurut dia hal itu merupakan bagian dari dinamika pembangunan.

“Di mana ada hal baru selalu ada dinamika. Kita lihat busway, dulu didemo-demo, saya masih ingat, saya hapal orang intelektual yang mendemo. Setelah busway-nya lancar jadi manfaat, diam kan. Kemudian Jembatan Pasupati, pas pelaksanaannya ditolak sama LSM, sekarang sudah jadi dinikmati. Kereta cepat juga mengalami hal sama,” ujar Ridwan di rumah dinasnya Bandung, seperti dilansir  Merdeka.com , Rabu (03/01).

Dia mengatakan, pro-kontra yang terjadi merupakan opini dari masing-masing individu. Sehingga siapapun dapat menyampaikan pendapatnya terkait pembangunan kereta cepat tersebut. Namun dirinya menegaskan bahwa semua keputusan tetap berada di tangan presiden.

Saya tidak mempermasalahkan. Orang berhak atas opininya, mau positif mau negatif. Yang penting keputusan ada dipengambil keputusan jadi kuncinya ada di Pak Presiden, kalau kata Pak Presiden jalan ya saya sebagai bawahan mengamankan. Jadi saya tidak mempermasalahkan pro-kontranya karena urusan teknologi baru selalu ada pro-kontra,” ujarnya.

Emil mengungkapkan, tujuan dibangunnya kereta cepat Jakarta-Bandung bukan untuk mempercepat orang Jakarta ke Bandung, tetapi melahirkan pertumbuhan ekonomi baru, yaitu di Karawang dan Walini.

Kalau tidak ada kereta cepat Karawang dan Walini juga tidak akan ada pembenarannya. Kenapa Jakarta – Bandung? Yang feasible secara bisnis hanya Jakarta-Bandung. Maka Presiden mengarahkan melakukan study juga di Jakarta-Surabaya. Kenapa memprioritaskan Jakarta – Bandung bukan jembatan yang roboh? Ini kan business to business, kalau duitnya pakai APBN boleh lah digugat, begitu logikanya, ini kan duit sendiri,” ujarnya menegaskan.

Nah kan…dimanapun tempatnya , kalau ada proyek , pasti ada pro kontra , tapi setelah proyek itu jadi yang kontra pun ikut menikmati…
Inilah Indonesia…banyak orang yang pingin ngetop dan tampil di publik melakukan segala daya upaya untuk mencegah proyek-proyek pemerintah , tapi ujung-ujungnya ikut menikmati juga.

Anda termasuk yang mana ?

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: