Tragis…dua mahasiswi cantik ini jadi korban miras oplosan di Yogyakarta

image
Foto : dua mahasiswi cantik korban miras oplosan Yogyakarta

M2000 – Kabar ini tentu mengejutkan sejumlah pihak .
Bagaimana tidak dari data jumlah korban  tewas akibat menenggak miras oplosan Jogja yang mencapai 24 orang , dua diantaranya adalah gadis yang sedang menempuh pendidikan di kota Yogyakarta.
( baca dulu : Korban tewas miras oplosan Yogyakarta jadi 24 orang )

Diketahui mereka masih berstatus sebagai mahasiswi di salah satu universitas swasta di Jogja.
Dua mahasiswi tewas itu ditemukan di kamar indekos Kanoman RT 09 No 301, Dusun Karangjambe, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Jogja, Jumat (5/2/2016).

Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno mengungkapkan kedua orang tewas atas nama Sitti Nur Dayantikaaba, 22, dan Novrillah Gamawati, 20. Keduanya merupakan warga Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Dari pemeriksaan petugas Satreskrim dan Tim Identifikasi Polres Bantul, ditemukan barang bukti berupa satu botol minuman ringan ukuran satu liter berisi 1/4 liter, empat botol air mineral terdiri atas dua botol kosong, satu botol isi penuh arak, satu botol isi setengah campuran arak.

Dugaan sementara, korban sama dengan korban lainnya di Yogyakarta [meninggal karena miras] karena botolnya sama, tapi masih didalami,” ucapnya.

Berbekal data tersebut, bisa dilacak akun kedua korban di sosial media Facebook. Sepertinya Novrillah dan Sitti adalah teman dekat. Hal itu tampak dari foto sampul dalam akun Sitti. Sedangkan dalam akun Novrillah, tertulis ia merupakan alumnus SMK Negeri 1 Ternate dan saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi di di salah satu universitas swasta di Jogja.

image

Dari kasus itu polisi telah mengamankan dua orang pasangan suami istri yang menjual miras yaitu MT dan PY asal Margoluwih, Seyegan, Sleman bersama barang bukti 33 botol miras. SK dan istrinya SB pedagang miras di daerah Ambarukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Kita sudah mengamankan dua pasangan yang menjual miras,” katanya saat dihubungi, Minggu (7/2/2016).

Dia menjelaskan, SK merupakan peracik miras oplosan dengan menggunakan etanol 96 persen, ditambah air, sitrun, sari manis dan aroma rasa buah, yakni salak atau jeruk.
Dalam meracik miras maut tersebut , SK dibantu istrinya SB kini telah ditetapkan sebagai tersangka. SK ditahan di Polres Sleman sedangkan istrinya penahanannya dititipkan di Polsek Sleman.
Petugas menjerat pelaku dengan Pasal 204 KUHP UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang pangan, UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009. Keduanya terancam hukuman seumur hidup.

Kota Yogyakarta yang selama ini identik dengan kotanya pelajar menjadi tercoreng akibat kasus ini.

Library : solopos

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s