Iklan
Oleh: masshar2000 | 10 Februari 2016

Bos Harley curhat soal kebijakan Jokowi , ada apa ini ?

image

M2000 – Kabar tidak sedap datang dari pihak Harley Davidson Indonesia.
Mabua Harley Davidson secara resmi melepas brand Harley dan tidak melanjutkan pemasaran produk barunya di Indonesia untuk beberapa waktu ke depan, namun mereka masih akan menangangi servis dan suku cadang.

Sebelum pernyataan ini beredar, bos Mabua Harley sempat bercerita tentang sejumlah hal yang menggerus bisnis sepeda motor besar, termasuk untuk Harley Davidson.

Di luar kondisi ekonomi dunia yang sedang tertekan, dia juga bicara mengenai kebijakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Sejak Presiden baru kita Jokowi mengambil alih kepemimpinan, cita-cita beliau adalah membereskan segala sesuatu yang terbengkalai selama ini. Beliau bercita-cita membangun infrastruktur. Jalanan, jembatan, pelabuhan laut, semua dibangun. Bagaimana pun, perlu dana. Dananya dari utang,” kata Direktur Utama PT Mabua Motor Indonesia, Djonnie Rahmat.

Lebih kurang hal itu berpengaruh pada sejumlah hal termasuk tekanan kurs. Kebijakan yang dibuat pun diarahkan pada kegiatan pro-rakyat. Sementara itu, pajak untuk orang kaya seakan menjadi sasaran utama.

Dalam hal ini, Djonnie tidak menyalahkannya. Namun, sebenarnya ada aspek lain yang bisa dikembangkan.

Pajak digenjot. Soal ini, hanya saya menyayangkan, ada banyak kreasi lain yang dibuat. Sekarang itu orang kalau punya NPWP, punya duit, genjot habis. Jadi, enggak boleh kaya sedikit sekarang. Dikejar. Kesannya seperti itu. Karena beliau menganut kebijakan pro rakyat. Saya tidak menyalahkan, itu bagus.”

Namun, lebih jauh, pajak yang digenjot menurut Djonnie berefek pada kalangan berduit yang notabene adalah konsumen Harley.

Namun, sebagai pendisiplinan orang, jumlah wajib pajak ini harus diperlebar. Kalau dia pro-rakyat, maka banyak yang dikecualikan. Yang dihajar orang-orang kaya. Nah, ndilalah-nya, yang kita bicarakan ini persoalan orang kaya, motor besar.”

Harley menurut kabar terakhir siap berpindah tangan. Namun, belum ada informasi resmi siapa atau importir umum mana yang akan mengamankan nama legendaris ini, mengingat jumlah konsumennya tidak sedikit di Indonesia.

Bicara soal hengkangnya Harley Davidson dari Indonesia ini dalam sekala kecil pasti merugikan bagi para pecinta Harley Davidson.
Namun , secara umum memang tidak berpengaruh bagi rakyat Indonesia , toh yang menikmati memang dari kalangan orang berduit.

Library : otosia.com

Iklan

Responses

  1. […] rupiah yang tertekan dolar Amerika membuat harga motor Harley Davidson membumbung tinggi. ( baca : Bos Harley curhat soal kebijakan Jokowi yang menaikkan pajak barang mewah […]

    Suka


gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: