KPI resmi larang pria kemayu tampil di televisi , ini kriterianya

image

M2000 – Hampir setiap hari kita disuguhi tampilan tidak mendidik di layar kaca.
Kalau mau jujur , apakah kita mau generasi kita mendatang meniru gaya-gaya mereka yang bisa dibilang sok.
Di sinetron kita sering melihat aksi sok kaya, sok cantik , sok ganteng dan pastinya sok artis.
Belum lagi aksi para komedian yang kadang kebangetan dan sok kemayu.

Memang , setiap komedian pasti punya cara dan juga gaya sendiri untuk melakukan guyonan mereka. Namun dalam beberapa waktu terakhir ini banyak pelawak pria yang menampilkan gaya bercanda ala-ala wanita, atau bahkan berdandan hingga berbicara seperti wanita, bahkan panggilannya pun ada yang emak, sis atau bunda , padahal mereka laki-laki tulen.

Mungkin bagi sebagian orang hal itu sangat lucu dan menghibur. Namun Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dengan tegas menyebut jika gaya bercanda seperti itu sangat tidak pantas untuk ditayangkan di stasiun TV yang ditonton jutaan pemirsa.

Untuk mengatasi fenomena ini, KPI pun baru saja mengirimkan sebuah surat teguran keras untuk semua Lembaga Penyiaran di Tanah Air. Teguran itu dirilis pada hari Selasa (23/2) kemarin, di mana KPI juga memaparkan secara detil apa saja larangan yang mereka maksud.

Berdasarkan hasil pantauan admin , terdapat program siaran yang masih menampilkan pria yang berperilaku dan berpakaian seperti wanita.
Sesungguhnya KPI Pusat telah melarang muatan tersebut melalui beberapa surat edaran yang dikeluarkan.
KPI Pusat melalui surat edaran tersebut meminta agar pihak stasiun tv tidak menampilkan pria sebagai pembawa acara (host), talent, maupun pengisi acara lainnya (baik pemeran utama maupun pendukung).

Dan berikut kriteria yang dilarang tampil di televisi nasional : 

image

1. Gaya berpakaian kewanitaan
2. Riasan (make up) kewanitaan
3. Bahasa tubuh kewanitaan, (termasuk namun tidak terbatas pada gaya berjalan, gaya duduk, gerakan tangan, maupun perilaku lainnya)
4. Gaya bicara kewanitaan
5. Menampilkan pembenaran atau promosi seorang pria untuk berperilaku kewanitaan
6. Menampilkan sapaan terhadap pria dengan sebutan yang seharusnya diperuntukkan bagi wanita
7. Menampilkan istilah dan ungkapan khas yang sering dipergunakan kalangan pria kewanitaan.

Menurut KPI, fenomena pria yang kewanitaan bisa membawa pengaruh buruk untuk para pemirsa, terutama para muda-mudi dan tentunya anak-anak dibawah umur .
Jika tak menaati peraturan ini, sebuah sanksi keras pun dilayangkan untuk Lembaga Televisi yang bandel.

Kedepannya KPI akan melakukan pemantauan intensif kepada seluruh lembaga penyiaran. Sanksi akan di jatuhkan jika lembaga penyiaran terbukti masih menyiarkan hal-hal di atas. Ketentuan ini berlaku bagi seluruh lembaga penyiaran agar senantiasa mengacu pada P3 dan SPS KPI Tahun 2012 dalam setiap program siarannya.

Yuk , kita dukung gerakan anti pria kemayu di televisi !!!

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s