Iklan
Oleh: masshar2000 | 5 Maret 2016

Fenomena Gerhana Matahari Total dan cara aman melihat gerhana

image

M2000 – Akhir-akhir ini ramai pemberitaan tentang akan adanya fenomena alam, gerhana matahari total yang .hhanya akan terjadi 350 tahun lagi ditempat yang sama.
Gerhana matahari total tersebut akan berlangsung pada 9 Maret 2016.

Hal ini sangat menarik perhatian masyarakat Indonesia. Begitu juga dengan turis dari mancanegara. Terbukti dengan sengaja disiapkannya kapal pesiar dari Singapura ke Belitung, agar bisa menyaksikan gerhana matahari tersebut.

Paket wisata ke Belitung pun juga menjadi yang paling diminati, saat pameran pariwisata Indonesia Travel Fair Februari kemarin.
Bahkan menurut laporan sejumlah hotel di Manado sudah penuh berjubel oleh para wisatawan yang akan menonton langsung fenomena GMT ini.

Lantas bagaimana jika di lihat dari segi kesehatannya?
Amankah melihat gerhana matahari tersebut?
Untuk itu, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F.Moeloek menyampaikan himbauanya bagi masyarakat yang ingin melihat gerhana matahari total tersebut.

Kalau saya, bilang jauh lebih baik mencegah, tapi kalau yang sudah terlanjur beli tiket dan ingin melihatnya pokoknya, jangan melihat langsung, beli kacamata ultraviolet, atau lihat secara tidak langsung,” ujar dia saat ditemui di acara Ayo Sukseskan PIN Polio Tahun 2016 di Kementrian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan, 4 Maret 2016.

Tapi menurut Kepala UPTD Graha Teknologi Sriwijaya Dinas Pendidikan Sumsel, Muhammad Taufik, untuk melihat proses GMT dengan aman, masyarakat tak perlu menyiapkan dana berlebih. Sebab, dengan menggunakan alat sederhana, gerhana bisa dilihat dengan aman oleh masyarakat. Seperti dengan menggunakan kardus yang dilubangi selebar lubang jarum, di balik daun pepohonan, maupun menggunakan telapak tangan.

Khusus menggunakan tangan, dijelaskan Taufik masyarakat hanya tinggal menempelkan telapak tangan secara bertumpuk dan membuat sedikit lubang kecil agar cahaya masih dapat terlihat. Hal itu dimaksudkan agar cahaya matahari tak langsung masuk ke mata, karena terhalang oleh tangan.

Tidak perlu beli kacamata khusus untuk melihat GMT. Dengan menggunakan telapak tangan juga bisa. masyarakat jangan terbebani untuk membeli alat dalam menyaksikan fenomena GMT ini,” ujar Taufik, Sabtu, 5 Maret 2016.

Menurut Taufik lagi,  GMT yang merusak mata, terjadi saat akan memasuki proses GMT dan saat proses GMT akan berakhir.

Kalau dengan mata telanjang, jangan dilihat saat bulan dan matahari akan bersatu, tapi kalau memang sudah gelap tidak masalah. Karena cahaya inframerah matahari tersebut bisa langsung masuk ke retina dan bisa menyebabkan kebutaan. Sehingga untuk lebih aman, sebaiknya menggunakan pelindung mata,” ujarnya menjelaskan.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya , Gerhana matahari total akan melintasi Indonesia pada 9 Maret 2016.
Ada 12 provinsi di Indonesia yang akan dilalui gerhana matahari yaitu Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Tujuh kota yang dilewati gerhana matahari total adalah Bengkulu, Palembang, Samarinda, Palu, Tanjung Pandan, Pangkalan Bun, dan Ternate.
Selain itu, sejumlah daerah lain di Indonesia bisa menyaksikan gerhana Matahari sebagian, antara lain, Padang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Kupang, Manado, dan Ambon.

Kalau ada kesempatan , kenapa tidak menonton fenomena alam yang spektakuler ini.
Di Indonesia sendiri , GMT  pernah terjadi pada tahun 1983 untuk wilayah pulauJawa dan sekitarnya.

Library : viva

Iklan

Responses

  1. […] Baca juga : Cara aman lihat gerhana matahari […]

    Suka


gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: