Yusril pede ” head to head ” lawan Ahok di Pilgub DKI

image
Saya berani satu lawan satu

M2000 – Pemilihan Gubenur DKI memang masih tahun depan, tapi gelagat dan euforia para kandidat sudah terasa sejak tahun kemarin.
Berbagai kalangan dari politisi , musisi hingga pengusaha sudah siap tampil untuk membenahi Jakarta.

Untuk politisi senior , yang sedang disorot adalah Yusril Ihza Mahendra.
Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta tersebut mengaku tak gentar melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam pertarungan Pilgub DKI Jakarta.

Memang diakuinya, popularitas dirinya tak sepopuler petahana.

Saya optimis lawan petahana. Memang popularitas petahana lebih populer,” kata Yusril di kantor Tribunnews.com, Palmerah, Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Yusril meyebut, saat ini elektabilitas petahana tak lebih dari 50 persen.
Dikatakannya, elektabilitas seseorang yang tidak di atas 60 persen masih dapat ditaklukkan.

Elektabilitas petahana saat ini 44 persen. Kalau petahana tidak di atas 60 persen (elektabilitasnya) harus hati-hati,” ujarnya.

‎Menurut Yusril, waktu masih cukup panjang untuk melawan petahana dalam pilgub DKI Jakarta.
Karena dikatakannya, pendaftaran calon gubernur DKI Jakarta baru akan dibuka pada September mendatang.

image

“‎Saya cukup siap hadapi keadaan ini, pertarungan masih panjang. Pertarungan harus dapat berlangsung secara fair,” katanya.

Terkait majunya sebagai kandidat Calon Gubernur DKI, Yusril mengaku telah benar-benar mempersiapkan diri.

Butuh waktu sekitar satu tahun pria asal Belitung itu mengamati persoalan di Jakarta.
Evaluasi dan kajian dilakukannya sebelum memutuskan maju dalam Pilkada DKI.
Dirinya juga sengaja mengumumkan menjadi bakal calon gubernur pada 2 Februari 2016 lalu.
Yusril pun memperhatikan aneka opini yang terbentuk selama satu bulan setelah menyatakan siap maju dalam Pilgub DKI.

Saya evaluasi satu bulan opini yang saya bangun untuk melawan petahana,” ujar Yusril yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna hijau tua.

‎Alhasil, sebulan setelah menyatakan diri menjadi bakal calon gubernur, tanggapan positif dan negatif pun diterima dan dikaji.

Tidak sedikit opini yang menyerang dirinya setelah menyatakan maju sebagai bakal calon gubernur ‎DKI.

Saya santai tanggapi yang mendowngrade saya. Sampai mereka jenuh downgrade, saya akan serang balik,” katanya.

Sebenarnya , jika di hitung-hitung , misi Yusril kali ini bisa dikatakan menurun atau merosot.
Seperti kita ketahui, Yusril adalah ketua umum PBB ( Partai Bulan Bintang ) , Yusril juga mantan menteri , bahkan Yusril pun pernah mencalonkan diri jadi Presiden pada era awal reformasi , tapi kini dia malah mencalonkan diri jadi Gubenur DKI , apa ‘gak turun kelas namanya.

Berbagai tokoh dan mantan menteri pun sepertinya akan berlomba untuk merebut simpati masyarakat Jakarta.

Jujur , admin agak heran dengan fenomena ini , lihat saja mantan Menpora , mantan ketua MPR , bahkan di Pilkada DKI sebelumnya , Gubenur daerah lain pun ikut mengadu nasib dan berebut kue di DKI.
Mungkin GUBENUR DKI gengsinya satu tingkat dibawah presiden dan wakil presiden kali ya…

Bagaimana pendapat anda ?

Library : tribunnews

Iklan

One thought on “Yusril pede ” head to head ” lawan Ahok di Pilgub DKI”

  1. Maklum seleranya pada rendah gak mau
    Jadi lebih tinggi. Makanya jikalau jadi jangan harapkan akan ada kemajuan yang lebih baik. Selera rendah sih..

    Suka

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s