Iklan
Oleh: masshar2000 | 16 April 2016

Marquez sumpahi Lorenzo gagal di Ducati

image

M2000 – Mengulur-ulur penandatanganan kontrak bersama Yamaha semakin memperkuat sinyal bahwa Lorenzo memang berencana hengkang dari tim yang sudah membesarkan namanya tersebut.

Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, memang tengah dikaitkan dengan Ducati. Dirinya disebut-sebut akan pindah ke pabrikan Italia tersebut karena tidak betah di timnya saat ini.
Lorenzo memang beberapa kali terlibat pertentangan dengan rekan setimnya, Valentino Rossi. Hal tersebut disinyalir jadi salah satu penyebab dirinya tak ingin berlama-lama di Yamaha.

Sinyal-sinyal tanda kepergian Lorenzo dari Yamaha mulai timbul setelah dirinya tidak mau menandatangani kontrak baru dengan Yamaha. Kontrak Lorenzo saat ini habis sampai musim 2016 berakhir.

Isu kepindahan Lorenzo ke Ducati mendapat tanggapan khusus dari rekan senegaranya, Marc Marquez. Pembalap Honda tersebut menekankan bahwa berganti motor artinya harus berganti gaya membalap. Ia juga berharap Lorenzo tak bisa beradaptasi dengan baik.

Bersama dengan Ducati, Jorge memang seharusnya bisa lebih kuat. Tetapi kita lihat apakah itu akan mengubah gaya membalapnya. Anda bisa melihat bahwa Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso memiliki gaya yang berbeda,” ujar Marquez seperti diberitakan Marca, Jumat (15/4/2016).

“Jika pada akhirnya ia benar-benar memutuskan untuk pindah, saya berharap dirinya tidak terlalu baik dengan Ducati,” tandasnya.

Tentu ini berbeda dengan pernyataan Rossi beberapa waktu lalu yang mengatakan semoga Lorenzo bisa sukses di Ducati.

Ya, pernyataan Rossi memang terkesan baik , tapi jika dicermati secara detail , ini adalah ungkapan untuk menyemangati Lorenzo agar segera hengkang dari Yamaha.
Dan pengganti Lorenzo di Yamaha sudah ada beberapa kandidat seperti Dani Pedrosa , Ianone dan pembalap Suzuki Maveric Vinales.

Andai Pedrosa yang mengganti , tentu Rossi akan nyaman karena Pedrosa orangnya kalem , kalau Ianone yang masuk , Rossi juga nyaman , mereka satu negara dan Ianone bisa dibilang kelasnya masih dibawah Rossi.
Nah kalau Vinales yang masuk , ini agak bermasalah sepertinya.
Biarpun pembalap baru , Vinales berpotensi untuk jadi juara dunia.
Mungkin tahun pertama dan kedua dia masih nurut , dan seiring berjalannya waktu saat karirnya mulai bagus dan berpeluang juara dunia , tentunya sudah tidak mau diatur-atur lagi….aman sih jika dua tahun nanti Rossi sudah pensiun.

Bagaimana menurutmu bro ?

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: