Pasca GP Lemans , Lorenzo Semprot Ducati , Kenapa ?

image

M2000 – Dialah Lorenzo , pembalap Yamaha yang satu ini tak segan-segan untuk mengkritik tim nya jika ada masalah sedikit saja .
Tentu ini hal yang wajar dilakukan oleh para pembalap , tapi sepertinya Lorenzo lah yang paling sering menyalahkan tim dibanding rider lain , kecuali saat Rossi membela Ducati dulu, hampir tiap kali setelah balap selalu menyalahkan motornya.

Dan bukan Lorenzo namanya jika tak mengkritik tim lain .
Meskipun bakal membela Ducati mulai musim depan, Jorge Lorenzo tetap tidak segan mengeluarkan nada pedas terhadap pabrikan asal Italia itu.
Dia menyalahkan Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso sebagai penyebab melempemnya Ducati musim ini.

Ducati seperti repot sendiri ketimbang bersaing dengan para pembalap lain.
Dengan kata lain , pembalap Ducati lebih memilih bertarung dengan rider satu tim daripada mengalahkan rider lain.

Tragedi paling aneh terjadi ketika GP Argentina, yakni Iannone menabrak Dovizioso, padahal keduanya selangkah lagi mengamankan posisi finis kedua dan ketiga.

Terkini, Iannone dan Dovizioso kembali mengalami kesialan dengan gagal finis dalam GP Prancis yang digelar di Sirkuit Le Mans pada Minggu 8 Mei 2016. Berarti dari lima seri yang sudah digelar, dua pembalap asal Italia ini masing-masing sudah mengoleksi tiga retired…mau dapat point berapa sampai akhir klasemen jika kejadian itu terulang lagi dan lagi.

Hal itulah yang membuat Lorenzo mengkritik penampilan Ducati. Terlebih lagi dia sudah berkomitmen untuk gabung Ducati selama dua musim per MotoGP 2017. Dia tidak ingin saat nanti ke Bologna ,markas Ducati, tim yang identik dengan warna merah itu masih belum bisa memperbaiki performa.

“Saya pikir untuk saat ini Ducati tidak berbicara banyak di persaingan gelar juara karena kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh kedua rider mereka,” ujar Lorenzo, mengutip dari Crash, Senin (9/5/2016).

“Jadi menurut saya, kami harus membandingkan kualitas dengan Marc dan Rossi. Saya pikir sangat bagus rasanya bisa memimpin klasemen saat ini,” tutupnya.

image

Benar juga apa yang dikatakan Lorenzo , jika pembalapnya saja lebih memilih bertarung sendiri , bagaimana bisa mengalahkan tim lain.
Harusnya pembalap Ducati saling membantu , bukannya menunjukkan siapa yang terbaik , toh buktinya nyata …malah sama-sama jeblok .
Ini pesan bagus bagi Ducati , para pembalapnya harus bisa mengalahkan egonya .

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s