Iklan
Oleh: masshar2000 | 12 Juni 2016

Gerah Lihat Ulah Satpol PP Sita Dagangan Saat Puasa , Netizen Galang Dana Untuk Pedagang

image

M2000 – Hari ini sedang ramai di media tentang arogannya Satpol PP kota Serang yang melakukan aksi menutup warung makan yang buka siang hari saat Ramadhan.
Memang mereka tidak salah sepenuhnya , karena aksi mereka memang ada aturan Perda yang mengatur , bahwa warung makan dilarang berjualan di siang hari pada bulan Ramadhan.

Tapi melihat aksi mereka yang arogan , tentu kita sebagai manusia yang berbudaya tentu trenyuh dan miris.

Jusriani perempuan berusia 50 tahun pemilik warung nasi di Pasar Induk Rau Kota Serang, malah sakit usai dagangan di warung nasi miliknya diangkut Satpol PP Kota Serang. Karena dinilai telah melanggar Perda Wali Kota yang membuka rumah makan di Bulan Ramadan di siang hari.

Jusriani yang biasa disapa Eni kini hanya bisa berbaring di warungnya, karena mengalami demam tinggi. Sedangkan warungnya yang sempat tutup selama beberapa hari kini telah buka dan dijaga oleh kerabatnya.

Kena panas dingin karena kena kagetnya (saat barang dagang diangkut Satpol PP),” ujar Eni, Sabtu (11/6).

image

Eni menyayangkan warungnya digerebek Satpol PP. Eni menilai banyak warung lain yang buka, namun kenapa warungnya saja yang digerebek.

Kan banyak yang buka restoran-restoran, kenapa warung saya saja yang digerebek sama Pol PP,” kata Eni.

Diberitakan sebelumnya, Jusriani baru saja membuka warung makannya di lantai 2, Pasar Induk Rau Kota Serang. Hidangan sederhana menggugah selera kebanyakan sudah matang dan bersiap diserbu pelanggan. Bukannya didatangi pelanggan, warung nasi miliknya justru diobrak-abrik petugas keamanan.

Warung nasi perempuan berusia 50 tahun itu digeruduk petugas Satpol PP. Makanan buatannya banyak disita. Petugas merasa bahwa Jusriani telah melanggar Perda karena membuka warung nasi pada siang hari di tengah bulang Ramadan.

Paras Jusriani mendadak berubah. Dia hanya pasrah dan menangis saat petugas Satpol PP Kota Serang mengangkut pelbagai makanan sederhananya, mulai dari ikan tongkol, telur balado, nasi maupun sayur dan lauk pauk lainnya.

Ini (warung) baru buka. Ikan juga belum saya kasih sambel. Semuanya sudah diangkut (Satpol PP),” keluh Jusriani saat iv , Rabu (8/6).

Dia menyayangkan sikap Satpol PP Kota Serang mendadak mengangkut makanan dagangannya. Sebab, sejauh ini dia merasa belum mendapat imbauan tentang larangan menjual makanan di siang hari selama Ramadan. “Belum ada surat peringatan,” tegasnya.

Hal serupa juga dialami Marfuah, pemilik rumah makan di kawasan Cikepuh, Kota Serang. Dia juga menangis melihat dagangannya diangkut petugas Satpol PP. Sambil memelas, dia merengek agar dagangannya tidak diangkut.

Jangan dibawa dagangan saya. Kasihan Pak,” ungkap Marfuah kepada petugas.

Pak JK dan Pemuka agama ikut Berbicara

Iklan

Laman: 1 2 3


Responses

  1. […] baca dulu : Gerah lihat ulah Satpol PP sita dagangan , netizen galang dana […]

    Suka


gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: