Iklan
Oleh: masshar2000 | 26 Juni 2016

Ternyata Masih Ada Rekening Bank Atas Nama Khalifah Ustman Bin Affan Di Arab Saudi

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Kebun kurma Ustman

M2000 – Pemirsa sekalian , mungkin tidak pernah terbayang oleh siapa pun, jika di salah satu Bank Saudi Arabia yang sampai saat ini menyimpan rekening atas nama salah seorang Sahabat Rasulullah yang juga seorang khalifah Ustman bin Affan radhiallahu ‘anhu.

Bagaimana ini bisa terjadi, bukankah Ustman bin Affan ra, masa kehidupannya sekitar 1400 tahun yang lalu?

Berikut asal-usulnya …

image

Pada masa itu , setelah hijrah, jumlah kaum Muslimin di Madinah semakin bertambah banyak. Salah satu kebutuhan dasar yang mendesak saat itu adalah ketersediaan air jernih.
Kala itu sumur terbesar dan terbaik adalah Bi’ru Rumah, milik seorang Yahudi yang terkenal pelit dan oportunis. Dia hanya mau berbagi air sumurnya itu secara jual beli.

Mengetahui hal itu, Ustman bin Affan mendatangi si Yahudi dan membeli ‘setengah’ air sumur Rumah. Ustman lalu mewakafkannya untuk keperluan kaum Muslimin.

Dengan semakin bertambahnya penduduk Muslim, kebutuhan akan air jernih pun kian meningkat. Karena itu, Usman pun akhirnya membeli ‘sisa’ air sumur Rumah dengan harga keseluruhan 38.000 dirham. Untuk kali ini pun Usman kembali mewakafkannya untuk kaum Muslimin.

Singkat cerita, pada masa-masa berikutnya, wakaf Ustman bin Affan terus berkembang. Bermula dari sumur terus melebar menjadi kebun nan luas. Kebun wakaf Ustman dirawat dengan baik semasa pemerintahan Daulah Usmaniyah (Turki Usmani).

Setelah Kerajaan Saudi Arabia berdiri, perawatan berjalan semakin baik. Alhasil, di kebun tersebut tumbuh sekitar 1550 pohon kurma.

image

Kebun kurma Ustman

Kerajaan Saudi, melalui Kementrian Pertanian, mengelola hasil kebun wakaf Usman tersebut. Uang yang didapat dari panen kurma dibagi dua,  setengahnya dibagikan kepada anak-anak yatim dan fakir miskin. Sedang separuhnya lagi disimpan di sebuah bank dengan rekening atas nama Ustman bin Affan.

Rekening atas nama Ustman tersebut dipegang oleh Kementerian Wakaf.
Dengan begitu ‘kekayaan’ Ustman bin Affan yang tersimpan di bank terus bertambah. Sampai pada akhirnya dapat digunakan untuk membeli sebidang tanah di kawasan Markaziyah (area eksklusif) dekat Masjid Nabawi.

image

Di atas tanah tersebut, saat ini tengah dibangun sebuah hotel berbintang lima dengan dana masih dari ‘rekening’ Ustman. Pembangunan hotel tersebut kini sudah masuk tahap akhir. Rencananya, hotel ‘Ustman bin Affan’ tersebut akan disewakan kepada sebuah perusahaan pengelola hotel ternama.

Dan melalui kontrak sewa ini, income tahunan yang diperkirakan akan diraih mencapai lebih 50 juta Riyal (sekitar Rp. 16 Milyar). Pengelolaan penghasilan tersebut akan tetap sama. Separuhnya dibagikan kepada anak-anak yatim dan fakir miskin. Sedang separuhnya lagi disimpan di ‘rekening’ Ustman bin Affan…

Uniknya, tanah yang digunakan untuk membangun hotel tersebut tercatat pada Dinas Tata Kota Madinah atas nama Usman bin Affan.

Masya Allah , inilah harta jariyah yang pahalanya akan terus mengalir kepada yang mewakafkan .

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

Library :
arrihlah.com
voa-islam.com
eaalimtravel.com

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: