Iklan
Oleh: masshar2000 | 3 Juli 2016

Marc Marquez Makin Pede Setelah Selisih Pointnya Dengan Rossi Makin Jauh

image

M2000 – Pembalap Repsol Honda ini mulai sedikit tenang setelah dua seri terakhir menjadi pemimpin klasemen.

Terlebih , setelah hasil MotoGP Belanda 2016 lalu , membuat pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, unggul 42 poin atas Valentino Rossi, rider Movistar Yamaha. Kesenjangan itu yang membuat Marquez bisa sedikit tenang.

Musim ini, laju dan gaya balap Marquez memang lebih stabil ketimbang musim lalu. Tak seperti musim lalu, Marquez kini mampu meraup poin beruntun dalam delapan balapan pertama. Bahkan, jarak yang diciptakan Marquez dengan para pesaingnya kini mulai melebar.

Dalam delapan balapan pertama di musim lalu, Marquez kehilangan banyak poin. Sebab ia tiga kali gagal menuntaskan balapan. The Baby Alien terjatuh di Argentina, Italia, dan Catalunya.

Berbeda dengan musim ini di mana Marquez mulai berhati-hati dengan gaya balapannya. Ia juga mengambil keputusan yang tepat saat melakoni balapan MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, 26 Juni 2016 lalu.

Dalam balapan yang sempat diguyur hujan itu, Marquez memutuskan untuk tak menambah kecepatannya ketika Jack Miller menyalipnya. Pada akhirnya, ia sukses mengamankan podium kedua.

Baginya, podium itu seperti kemenangan karena salah satu rivalnya, Rossi, terjatuh di podium ke-17. Rekan Rossi di Yamaha, Jorge Lorenzo, juga mendapatkan posisi yang buruk dengan finis di urutan ke-10.
Hasil itu membuat Marquez kini unggul 24 poin atas Lorenzo dan 42 poin atas Rossi. Meski begitu, Marquez sama sekali tak mau jemawa. Ia menyatakan musim yang harus dilalui masih panjang. Tapi, ia tetap bersyukur bisa unggul jauh atas Rossi di klasemen pembalap.

“Kami bahkan belum setengah jalan pada musim ini. Tetapi, memang sangat penting bisa memiliki kesenjangan ini, terutama dengan Rossi. Semua manusia belajar dari kesalahannya. Saya salah satunya,” kata Marquez seperti dikutip Motorsport.

Musim ini Marquez baru meraih dua kemenangan, yakni pada MotoGP Argentina dan Austin. Sebelum MotoGP Belanda, ia hanya bisa merebut podium ketiga di Qatar, podium ketiga di Spanyol, urutan ke-13 di Prancis, runner up di Italia, dan runner up di Catalan.

“Di Assen, Marquez memperlihatkan cara balap yang luar biasa. Ia menyadari tujuannya bukan menang. Kami melihat hal itu ketika ia sabar dan menunggu kesempatan. Marquez telah menunjukkan bahwa ia sudah belajar banyak dari musim lalu,” ucap bos Honda, Livio Suppo menimpali.

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: