Iklan
Oleh: masshar2000 | 13 Juli 2016

7 Alasan Kamu Tidak Datang Ke Jakarta ( Siapa Suruh Datang Jakarta )

image

Siapa suruh datang Jakarta

M2000 – Lebaran sudah berlalu , setiap pemudik sudah kembali ke kota tempat mereka mereka mengadu nasib.

Tidak sedikit dari mereka yang membawa sanak saudara untuk mendapatkan duit gede penghidupan di ibukota.
Namun tidak sedikit pula mereka yang tidak memiliki pendidikan yang cukup untuk menaklukkan kejamnya ibukota.
Sudah banyak contoh , ribuan orang menganggur karena tidak mendapatkan pekerjaan , alhasil , mau tidak mau mereka harus bisa mendapatkan uang untuk dapat bertahan hidup .

Yang dari kampung bercita-cita menjadi orang kantoran atau karyawan tetap , nyatanya pas sampai di Jakarta , impian itu sulit terwujud …ya , kamu mesti bersaing dengan ribuan orang baru yang juga berpikiran sama dengan kamu , bekerja dan mendapatkan penghasilan layak.
Bahkan karena alasan tertentu , mau pulang kampung malu , tidak sedikit dari mereka yang rela kerja kasar , dan parahnya banyak yang melakukan tindak kriminal.

M2000 bisa menulis begini , karena memang sudah mengalaminya sendiri , keluar masuk kawasan industri , berjalan dari pintu ke pintu pabrik sampai kaki lecet , bahkan pekerjaan kasar pun pernah m2000 alami .
Sebelum akhirnya mendapatkan pekerjaan yang layak…bisa dibilang prosesnya cukup memakan waktu lama…walaupun sebenarnya dikampung waktu itu juga sudah ada kerjaan , namun ya itu tadi …masih berpikiran kalau Jakarta tempatnya nyari duit gede.

Ya , siapa suruh datang Jakarta.

Jakarta memang keras , kalau kamu tidak mempunyai ijasah atau skill yang mumpuni , lebih baik jangan berharap mendapatkan duit gede seperti yang kamu impikan .
Memang , rejeki sudah ada yang mengatur kita hanya menjalani prosesnya saja.
Tapi , bukankah didaerah juga ada , bahkan bisa dibilang banyak , walaupun tentunya UMK nya berbeda dengan di ibukota.

Nah , berikut gambaran tentang Jakarta yang rata-rata bikin tidak betah , dan kamu harus mempertimbangkan hal-hal ini sebelum memutuskan untuk hijrah ke Jakarta ( bukan menjelek-jelekkan Jakarta lho ya ,

1. Sumpek dan penuh sesak

image

Jika kamu yang datang berurbanisasi ke Jakarta, hal ini patut kamu pertimbangkan. Kota Jakarta masuk dalam jajaran kota Megapolitan dengan jumlah penduduk kota terbanyak di Asia. Di tahun 2010  saja, World Bank mencatat, jumlah penduduk Ibu kota Indonesia ini mencapai 10 juta penduduk. Dengan pertumbuhan penduduk 3,7 persen per tahun. Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2000 penduduk kota Jakarta berada di kisaran 8 juta jiwa. Yang artinya dalam rentang waktu 20 tahun.

Dari tahun 2000 sampai dengan 2020 penduduk kota Jakarta diperkirakan meledak hingga 16 juta jiwa. Bisa dibayangkan bagaimana padatnya Jakarta saat ini, apalagi jika ditambah pertambahan pendatang dari berbagai daerah. Kepadatan ini pun berpengaruh pada terbatasnya lahan tempat tinggal di Jakarta, tidak mengherankan jika rumah dan pemukiman liar pun tumbuh dengan pesat.

2. Macet dimana-mana

Kalimat sedikit nyeleneh di atas tentu saja beralasan. Sebagai ibu kota sekaligus etalase Indonesia, tentu saja Jakarta yang menjadi kiblatnya. Tahukah kamu, Jakarta berada di urutan teratas sebagai kota termacet di Dunia versi Castrol. Rata-rata setiap tahunnya pengemudi kendaraan  di Jakarta mengalami 33,240 start-stop alias kemacetan. Hal ini tidak mengherankan mengingat pembangunan infrastruktur tidak sebanding dengan pertumbuhan populasi kendaraan. Ditambah lagi fasilitas transportasi yang tidak memadai membuat para penduduknya lebih senang menggunakan kendaraan pribadi sebagai alat transportasi bekerja. Mengakibatkan jumlah kendaraan pribadi lebih banyak ketimbang transportasi umum.

Selanjutnya …

Jumlah pengangguran semakin bertambah...

Iklan

Laman: 1 2 3 4


gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: