Iklan
Oleh: masshar2000 | 17 November 2016

Apakah Jakarta Masih Butuh Ahok ?

image

M2000 – Kita tentu paham betul , tidak ada satupun orang yang tidak punya musuh begitu pula sebaliknya.

Apalagi dalam dunia politik tentunya banyak sekali orang yang tidak senang apabila saingannya berhasil. termasuk kondisi yang saat ini menimpa Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok.

Ahok yang sering di cemooh dengan kata-katanya yang menyayat hati seperti cina! Kafir! atau sebutan sebuta buruk lainnya juga. Belakangan ini Ahok sempat di bilang tidak santun.

Sebagai orang luar Jakarta tentunya penulis akan netral, karena tidak akan ada sangkut pautnya dalam pilkada DKI , yang jadi siapapun juga tidak akan berpengaruh bagi penulis , karena penulis tidak punya kepentingan , dengan kata lain tidak ada untungnya sama sekali buat penulis .
Kalaupun misalnya setelah menulis ini , penulis dikasih uang dari Ahok ataupun tim suksesnya , penulis akan bilang ” terima kasih banyak pak Ahok , anda baik sekali “.
Lhoh iya dong , kita tidak boleh kufur nikmat katanya .

Jika pemirsa percaya bahwa penulis netral , silahkan dilanjutkan membaca !

Apa yang di lakukan Ahok itu sudah sebagian islami , setidaknya itu yang penulis nilai …Catat ya ..ISLAMI BUKAN ISLAM.
Artinya ada nuansa Islam didalamnya, hanya saja Ahok sendiri tidak menjalankan Sholat , karena memang bukan Islam.

Berikut ini Bukti-bukti yang sudah di lakukan Ahok selama ini :

1. Tiap tahun Ahok mengeluarkan zakat, meskipun sebenarnya tidak dihitung zakat karena dia non muslim, tapi dia telah melakukan ajaran tentang zakat seperti yg diajarkan oleh agama Islam.

2. Masjid yg terlihat tak layak dan kurang indah direnovasi dan diperbesar.

3. Masjid Balaikota Jakarta yg selama puluhan tahun tak ada, tapi baru di era Ahok masjid dibangun sangat megah.

4. Puluhan penjaga masjid dan mushola di Jakarta selama tahunan, diberangkatkan umroh oleh Ahok.

5. Ahok berkeinginan anak-anak di Jakarta bisa hafal Al-Qur’an dan memahami benar-benar makna dari ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Bahkan juara MTQ pun diberikan gaji setara UMK  selama dua tahun kurang lebihnya.

6. Puluhan tahun warga yg hidup di bantaran kali dan lingkungan kumuh dibuatkan Rusun dan dengan berbagai fasilitas seperti naik bus gratis, berobat gratis, dll…walaupun masih banyak yang protes , tapi wajarlah , pasti ada yang pro dan kontra .

7. Sampah-sampah yg ada secara intens dibersihkan oleh petugas PPSU atau sering disebut pasukan ‘orange’.
Silahkan download aplikasi QLUE atau gantinya aplikasi Jakarta Smart City ..dan buktikan sendiri .

8. Tukang sapu jalan, tukang kebun dan pasukan orange mereka digaji 3,1 juta yang ditransfer langsung ke rekening tanpa potongan apapun. Sebelumnya mereka hanya bergaji sekitar 800 ribu di era Foke.

9. Kali-kali tampak semakin bersih dan mulai sehat karena rutin dibersihkan oleh pasukan orange Ahok.

Saya sebenarnya malu ketika ada saudara saya yang terus berteriak “Ahok Dzolim, Ahok Cina Kafir, Ahok Kejam dan lainya pokoknya semua yang buruk disematkan buat Ahok.

Wahai saudaraku, ketahuilah bahwa orang yg kalian hina dan jelek-jelekan itu ternyata telah banyak melakukan perubahan positif di Jakarta.
Kalau anda warga DKI tidak suka dengan Ahok  , tidak usah dipilih saja , tidak usahlah kita menjelek-jelekkan orang apalagi sampai menyampaikan kata-kata kotor di depan umum …Malah tidak ISLAMI.

Dan ternyata saya juga tidak menyangka kalau ternyata Ahok juga sudah menjalankan menjalankan ajaran Rosulullah SAW, yaitu “Kebersihan adalah sebagian dari iman”.

Apakah Jakarta masih butuh Ahok ?
Andalah warga DKI yang bisa menjawabnya , namun penulis yakin , Jakarta tidak butuh mereka yang masuk dalam gerakan ” ORANG KITA DAN ORANG GILA”

Catatan akhir :

1. Yang suka Ahok , ayo menangkan Ahok satu putaran (kata Ahok)
2. Yang tidak suka Ahok , jangan pilih Ahok , jadi jangan karena benci ahok , nanti pas pemilihan malah mencoblos mukanya Ahok , malah jadi lagi tuh Ahok (kata Ahok lagi).
3. Jangan pernah membenci dan menghina seseorang hanya karena dia berbeda agama , suku atau ras tertentu…Kita hidup di Indonesia yang menjunjung tinggi kebhinekaan .
4. GITU AJA KOG REPOT

Iklan

Responses

  1. Bukan warga jekartah… Jadi ga ngerasain .. Tp kalo warga jakarta… Saya orangnya anti rusuh 😅 kadang yang namanya emosi itu ga bisa dipendam … Bahkan nabi pun juga pernah gagal memendam emosi dan ga berpikir kedepan nya.

    Suka


gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: