Gus Mus : MUI Organisasi Tidak Jelas

image

M2000 – Keberadaan MUI semakin disoroti semenjak mengeluarkan fatwa penistaan agama terhadap Basuki TP atau Ahok.

Mantan Rois Syuriah Nahdhlatul Ulama (NU) KH. Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus pun melontarkan kritik pedas kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Gus Mus mempertanyakan status MUI yang hingga kini dianggapnya semakin tidak jelas.

Menurut Gus Mus, status MUI selama ini tidak jelas dan membingungkan, apakah termasuk organisasi masyarakat, partai politik, atau Institusi Pemerintah.
Meski menyandang status yang tidak jelas, kata Gus Mus, MUI mendapat anggaran dari pemerintah/ negara.

MUI ini sudah lama tidak jelas. Parpol, Ormas atau Lembaga Pemerintah. Tapi kok ya dapat APBN,” ujar Gus Mus seperti dilansir  CNNIndonesia.com .

Gus Mus mengatakan, tidak semua orang yang ada di MUI itu ulama, tapi banyak dari mereka yang menyebut dirinya ulama. Sehingga, menurut Gus Mus, banyak umat Islam yang menganggap MUI sebagai penentu fatwa yang wajib diikuti.

“Asal jadi pengurus MUI terus kok disebut Ulama. Juru tulis atau juru ketik seakan Ulama, terus mudah mengeluarkan fatwa dan lucunya banyak umat Islam yang mengikuti. Halal dan Haram mudah dikeluarkannya,” sindir Pengasuh Pondok Pesantren Roudhotul Tholibin Rembang itu.

Dalam kondisi bangsa dan negara yang kini rentan diterpa oleh isu suku, agama, ras, dan antargolongan, Gus Mus berharap orang-orang di dalam MUI mau mengkoreksi diri dan merevolusi mental internal kelembagaan.

“Jangan mengatakan seseorang atau manusia bukanlah manusia padahal dirinya sendiri belum atau bahkan bukan manusia. Rakyat jelata disuruh jadi manusia, tapi mereka jadi harimau, serigala, waduh,” ujar Gus Mus.

MUI sebelumnya telah mengeluarkan fatwa yang menyebut bahwa Ahok telah menistakan agama. Saat melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Seribu, Ahok menyinggung surat Al-Maidah ayat 51 dan dikaitkan dengan Pilkada DKI Jakarta. MUI menilai pernyataan Ahok merupakan penghinaan terhadap Alquran dan ulama.

Selain memicu gelombang demonstrasi besar-besaran dalam Aksi Damai 4 November lalu, dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok telah menimbulkan pro kontra opini di kalangan publik.

Gus Mus sendiri menyayangkan sikap MUI yang dinilai telah ‘menyerang’ mantan Ketua PP Muhammadiyah Achmad Syafii Ma’arif lewat media massa maupun di media sosial, terkait tanggapannya atas dugaan kasus penistaan agama oleh Ahok.

Itu gimana Buya Syafii saja didebat dan dihujat. Ilmu agama Islam Buya itu lebih tinggi dari mereka yang di MUI,” sindir Gus Mus.

image

Sebelumnya Buya Syafii memang membuat pernyataan bahwa ucapan Ahok di kepulauan Seribu tidak ada unsur penistaan agama ataupun menodai Al Qur’an .Dan MUI sudah gegabah mengeluarkan fatwa bahwa ucapan Ahok telah menistakan Islam.
Harusnya MUI meneliti dulu dengan seksama tidak langsung mengeluarkan fatwa .
Dan terbukti muncul GNPF MUI dari garis kanan yang merasa mendapat angin segar dari fatwa tersebut , padahal mereka memang suka bertindak kasar sebagai mata pencaharian.
Kalau ada apa-apa MUI harus bertanggung jawab atas fatwanya.

Iklan

3 thoughts on “Gus Mus : MUI Organisasi Tidak Jelas

  1. Ingat fatwa MUI tentang rokok? GNPF MUI tentu juga jd pengawalnya. jadi jika ada anggota dr GNPF MUI yang merokok. Itu berarti pendosa, karena haram. itu gimana?

    Disukai oleh 1 orang

  2. Miris ya….. Ulama yg sebenarnya memiliki kapasitas keilmuan..malah dinistakan oleh yang mengatakan dirinya sebagai lembaga ulama.

    Suka

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s