Iklan
Oleh: masshar2000 | 23 Desember 2016

Jangan Hobi Protes , Ini Jawaban Kenapa Cut Meutia Tidak Pakai Hijab Di Uang Baru

image

M2000 – Beberapa hari terakhir pasca diluncurkannya uang pecahan rupiah baru , media diramaikan dengan sejumlah protes dari sejumlah masyarakat dengan berbagai tuntutan.
Ada yang menilai mirip uang Cina , banyak pahlawan kafir dan bahkan soal jilbab pun dipermasalahkan seperti orang Gak ada kerjaan.

Ya logikanya dimana , salahnya dimana , mau bagaimanapun itu hak otoritas pembuat uang atau pemerintah dan tentu sudah dipikirkan masak-masak sebelum di rilis.

Seperti kasus gambar pahlawan Aceh Cut Meutia yang terpampang pada uang pecahan baru 1000 rupiah .
Pada gambar tersebut jelas sekali Cut Meutia tidak mengenakan jilbab padahal berasal dari Aceh yang Aceh sendiri sudah menetapkan hukum syariah bahwa wanita harus berhijab.

Mengenai kasus tersebut , Usman Blangjruen akhirnya buka suara mengenai gambar Tjut Meutia di dalam uang pecahan Rp 1.000 yang tidak memakai jilbab.
Usman adalah seorang warga Aceh Utara. Rumah Usman di Aceh tak jauh dari rumah Tjut Meutia, hanya tiga kilometer. Usia Usman sekarang 37 tahun, ia lahir dan besar di Aceh Utara.

Meski bukan keturunan langsung Tjut Meutia, Usman paham betul dengan sosok Tjut Meutia. Usman sendiri adalah cucu dari kakaknya Tjut Meutia.
Dia bercerita, Tjut Meutia adalah orang yang taat beribadah.

Sejarah Awal Mula Jilbab di Aceh

Diceritakan langsung oleh Usman, saat dia masih kecil, pada 1980-an, dia tidak melihat ibu-ibu dan remaja-remaja perempuan di Aceh yang memakai jilbab dalam kesehariannya seperti sekarang.
Jikalaupun memakai, itupun hanya pada saat acara-acara tertentu, dan yang dikenakan juga bukan jilbab melainkan selendang panjang atau yang disebut tudung.

Saat Usman SD hingga SMA, guru-guru serta pelajar masih memakai rok pendek.
Jilbab baru banyak dipakai di Aceh sekitar tahun 1990-an akhir. Lalu semakin menjadi kewajiban sejak aturan syariat Islam ditegakkan dan perempuan-perempuan tak berjilbab di razia.
Dengan begitu, Usman merasa gambar Tjut Meutia yang tidak memakai jilbab di uang baru, sudah benar.

“Jadi kalau gambar Tjut Meutia di uang yang baru tidak pakai jilbab, ya sudah benar seperti itu,” tuturnya.

Teuku Ramli, salah satu keluarga Tjut Meutia, juga mengungkapkan hal senada.

“Dalam peperangan dulu mana ada pakai jilbab, jilbab itu kan baru-baru ini. Orang Aceh pakai jilbab itu kan baru sekarang-sekarang ini,” katanya.

Sementara itu, Teuku Rusli yang merupakan cucu langsung Tjut Meutia yang kini berusia 77 tahun menyatakan tak keberatan dengan tampilan gambar neneknya di uang seribu yang baru.

Sebelumnya diberitakan dari Serambi Indonesia, bahwa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari fraksi Partai Amanat Nasional, Asrizal H Asnawi memprotes ketiadaan jilbab pada gambar Tjut Meutia.

“Kami di Aceh sedang menggalakkan penggunaan pakaian dengan aturan syariat Islam dan penegakan hukumnya, jangan dilemahkan usaha tersebut dengan gambar sang pejuang tanpa penutup kepala,” katanya.

Nah sudah jelas kan …Bahkan keturunannya  Cut Meutia pun sudah menjelaskan bahwa Cut Meutia semasa hidupnya memang tidak mengenakan jilbab kesehariannya .
Artinya tidak ada yang salah pada gambar uang baru tersebut.

image

Di wilayah konflik aleppo , palestina aja semua merindukan kedamaian , kog yang di Indonesia yang sudah damai sentosa malah mau dibikin konflik #mikir

Masih mau mencari kesalahan-kesalahan lain ?
Kaya’ ‘gak ada kerjaan lain aja , kalau gak mau duitnya , kita-kita siap nampung kog .

Library : Tribunnews.com.

Iklan

Responses

  1. Hahahaha. Orang orang cerdas sekarang pintar ngebohongin orang pintar. Jadi semakin keliatan gwobloknya.

    Suka


gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: