Iklan
Oleh: masshar2000 | 24 Desember 2016

Ternyata Inilah Bus Pertama Di Indonesia Yang Memakai TELOLET ( Asal Usul Telolet )

image

M2000 – Akhirnya , terjawab sudah siapa yang pertama kali mempopulerkan TELOLET di Indonesia.

OM TELOLET OM …  mungkin tidak asing lagi bagi kalian yang sebagian besar waktunya berkecimpung di sosial media.
Hampir tiap hari postingan tentang bus telolet membanjiri perkampungan facebook , twiter dan khususnya instagram.
Netizen seperti ketagihan dan penasaran dengan aksi sejumlah orang yang berdiri dipinggir jalan sambil meneriakkan OM TELOLET OM , sampai ada yang membawa spanduk .

Belakangan para polisi dari berbagai daerahpun ikut andil membuat video yang diunggah melalui akun instagram @korlantas.
Instagram @masshar2000.
@masshar200 pun sudah puluhan kali memposting video telolet dan ternyata ratusan netizen ikut menonton setiap kaki ada video tentang telolet..Silahkan simak video telolet di akun instagram @masshar2000

Ya “Om telolet om” mendadak jadi topik populer dunia di Twitter karena dicuitkan oleh DJ-DJ terkenal. Belakangan akun Real Madrid , Marc Marquez dan idola-idola netizen lainpun ikut membuat status OM TELOLET OM yang tentu saja itu seperti angin segar bagi netizen tanah air.

image

Dari mana klakson telolet bermula ?

Jika kalian membuka media sosial saat ini, linimasa kamu mungkin akan dipenuhi dengan guyonan lucu ‘om telolet om’.
Sebagian mulai mengeluh ‘Aduh apa sih!’ tapi sebagian lagi ikut dalam keriangannya.
Tak ada yang bisa lepas dari jeratan ‘om tolelot om’, bahkan Donald Trump, presiden terpilih Amerika Serikat tak lepas dari serbuan orang-orang yang memintanya membunyikan klakson bus.

Jika kamu adalah orang yang baru keluar dari pertapaan di gua terpencil nun jauh di sana, inilah cerita singkatnya.

‘Om telolet om’ adalah sebuah teriakan yang biasa diucapkan oleh anak-anak di pinggir jalan ketika sebuah bus melintas dengan harapan sopir akan membunyikan klakson yang unik. “Telolet telolet,” begitu bunyinya.
Ini mendadak jadi populer Selasa (20/12) malam setelah berbagai DJ terkenal mencuitkannya.
Tapi sebelum itu, video-video lucu memperlihatkan orang-orang dewasa meminta ‘telolet’ ke supir bus sudah lebih dulu viral di Facebook. Tampaknya ada tren ‘telolet challenge’ dan ‘demam telolet’ yang sudah beberapa pekan menggerilya dari satu akun ke akun lain.

Dalam video-video yang memancing tawa itu, terlihat ekspresi kegembiraan tersendiri ketika Anda berhasil meminta supir membunyikan klakson dengan lambaian tangan dan teriakan, “Om telolet ommmmmm!” beramai-ramai.

“Fenomena Om telolet Om membuat saya gembira karena ternyata masih banyak orang asik di dunia ini. Seneng ya seneng aja gituuuu…..,” cuit fotografer @arbainrambey.
“Indonesia giving the world the best meme to close 2016 in the best possible way. OM TELOLET OM,” kata yang lain. (red- Indonesia memberikan meme terbaik untuk menutup tahun 2016 dengan cara yang paling keren. OM TELOLET OM!)

Lainnya memberi peringatan serius.
“Jangan sampai om telolet om diklaim oleh negara tetangga maka dari itu om tolong om @jokowi jadikan tanggal 21/12 sebagai libur hari telolet nasional.”

image

Yang pertama menggunakannya

Bagaimana telolet ini bermula?
Siapa yang bertanggung jawab atas kegaduhan ini?

Zaenal Arifin dari Bismania Community mengatakan bahwa bunyi klakson telolet sudah mulai terdengar satu dekade lalu. Klakson itu tidak spesifik dimiliki oleh jenis bus tertentu, melainkan hasil modifikasi yang dilakukan perusahan otobus (PO).

“Awalnya tiga corong, kemudian ada yang empat corong (lubang suara angin), bahkan ada yang enam lubang yang kemudian bunyinya dimodifikasi sesuai kreativitas,” katanya.
“Konsepnya seperti nada dering monophonic ponsel, lagu-lagunya ondel-ondel, lagunya ‘Jablay’ Titi Kamal.”

Dia mengklaim bahwa kebiasaan meminta klakson itu dimulai dari kebiasaan para penggemar bus yang sering memotret bus. “Sebagai balasan, supir bis biasanya kasih dim atau kasih klakson.” kata Zaenal.

Manajer Komersil PO Efisiensi Syukron Wahyudi menceritakan bahwa sekitar 10 tahun lalu pemiliknya, Teuku Eri Rubiansah, pergi ke Arab Saudi dan mendengar bunyi klakson yang unik.

“Mendengar suara klakson di sana berbeda, dia memutuskan membeli untuk bisnya. Khususnya di bus reguler dari Cilacap Jogja, Purwokerto – Jogja, dan Purbalingga – Jogja.”
Tapi awalnya klakson ini ternyata malah direspons negatif karena suaranya yang dinilai terlalu keras. Sampai-sampai, pihak PO meminta sopir-sopir mereka tidak membunyikan klakson itu di tempat-tempat tertentu karena masyarakat tidak terima dengan bunyi itu, cerita Syukron.

Mulai disukai tiga empat tahun terakhir karena mulai banyak PO-PO yang juga menggunakan. Di beberapa daerah tertentu malah orang-orang minta klaksonnya dibunyikan. Kita merasa bangga juga, karena bisa dibilang kita yang pertama yang pakai klakson tiga corong.”

Kamu sudah merasa bernyali belum ikut ‘tantangan telolet ?

image

Ada yang sirik sama Wahyudi

image

Baca juga : Fenomena om telolet om yang mendunia

Library : republiku.com

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: