image

M2000 – Bayar pajakmu , jadilah wajib pajak yang baik , keren kan kalimatnya , hehehe…
Setelah pada bulan November sampai 30 desember di sejumlah daerah diberlakukan pemutihan pajak atau amnesti pajak kendaraan , nanti pada bulan januari 2017 , bakalan ada kenaikan untuk pajak , mutasi kendaraan, bahkan pembuatan SIM di seluruh Indonesia.

Pemohon yang mengajukan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) harus merogoh kocek lebih dalam lagi. Pasalnya dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah No.60/2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Polri terdapat perubahan dalam pengurusan.

Peraturan ini sendiri sudah diundangkan sejak Selasa (6/12/2016) lalu. Namun untuk pemberlakuan tarif baru akan dimulai pada 6 Januari 2017 mendatang. Keberadaan peraturan ini juga menggantikan PP No.50/2010.

Dengan ditetapkannya peraturan ini maka biaya penerbitan BPKB mengalami perubahan. Jika mengacu di aturan lama (PP No.50/2010), pengurusan BPKB baik baru maupun ganti pemilik untuk kendaraan roda dua hanya dikenakan tarif Rp 80.000. Namun dengan peraturan baru maka tarifnya berubah menjadi Rp 225.000 per pengajuan.
Hal sama juga terjadi di roda empat yang awalnya hanya Rp 100.000 akan naik menjadi Rp 375.000. Tarif baru ini berlaku sama, baik untuk yang mengajukan BPKB baru maupun yang ganti nama.


Lebih jauh dijelaskan bahwa penetapan tarif baru dalam PP 60/2016 tidak hanya berlaku untuk penerbitan BPKB. Sebab di dalam aturan tersebut juga menerbitkan SIM baru. SIM C ke depannya hanya untuk kendaraan dengan kapasitas mesin 250 cc.
Sedang untuk pengendaraa motor dengan kapasitas di atas 250-500 cc harus menggunakan SIM C1 dan pengendara motor dengan kapasitas di atas 500-1000 cc diharuskan memakai SIM C2.
Nantinya juga akan ada SIM D1 yang dikhususkan untuk kaum difabel yang ingin mengendarai mobil.

Disebutkan dalam PP Nomor 60 Tahun 2016 juga terdapat penambahan lain seperti pada tarif pengesahan STNK, maupun tarif Nomor Register Kendaraan Bermotor (NRKB) pilihan atau yang biasa dikenal dengan nomor cantik.

NRKB pilihan satu angka, tidak ada huruf Rp 20 juta, ada huruf Rp 15juta, NRKB pilihan dua angka, tidak ada huruf Rp 15 juta, ada huruf Rp 10 juta.
NRKB pilihan tiga angka tidak ada huruf Rp 10 juta, ada huruf Rp 7,5 juta, NRKB pilihan empat angka, tidak ada huruf Rp 7,5 juta, ada huruf Rp 5juta.

Selanjutnya, pengesahan STNK tahunan, dalam regulasi baru itu ada penarikan biaya yakni untuk roda dua atau pun tiga sebesar Rp 25.000 dan roda empat atau lebih Rp 50 ribu.

Artinya Per 6 Januari Bikin BPKB atau Mutasi Naik 3 kali Lipat. Sebagian memang naik 2 kali lipat , namun sebagian naik 3 kali lipat .

image

Jenis PNBP yang berlaku seperti tarif Pengesahan STNK, Penerbitan BPKB dan Mutasi Kendaraan. Misal untuk mutasi, PP terdahulu surat mutasi ke luar daerah Rp 75.000 , sekarang tarifnya naik dua kali lipat jadi Rp 150.000 untuk kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3. Sementara BPKB sebelumnya Rp 80 ribu untuk kendaraan roda dua baru, kini menjadi Rp 225 ribu atau mengalami kenaikan 280 persen. Nah mobil bahkan bisa naik 300% .
Lihat tabel diatas.

Jujur ini agak memberatkan , terlebih M2000 sendiri pada desember ini baru saja cabut berkas kendaraan dan belum jadi .
Kata petugas di Samsat , untuk pencabutan berkas diperkirakan memakan waktu kurang lebih 3 minggu , artinya saat M2000 nanti memasukkan berkas baru ke Samsat yang dituju , maka akan terkena tarif baru.

Oya , just info saja , kemarin M2000 cabut berkas untuk R4 Motuba dari kabupaten Sukoharjo ke Klaten yang terkena biaya hanya 75 ribu saja , untuk motor kata temen yang juga cabut berkas biayanya sama 75 ribu.
Dan ajaibnya , sejak diberlakukan saber pungli oleh pak Jokowi , saat gesek nomor rangka , mesin adalah GRATIS , padahal dulu bisa kena biaya pungli 100 ribu…atau bahasa calonya biaya bantu gesek.
Tapi yah , karena minta didahulukan kita ngasih uang rokok atau uang jasa sama petugasnya ….Hehehe …curang yak ?
Tapi ya itu bro , ramainya minta ampun kaya mau ada pembagian sembako .
Hari pertama saya datang jam 9 pagi , nunggu berkas dan gesek selesai jam 10 .Pas mau masukin berkas di loket kok sudah tutup ya , kata petugasnya disuruh datang lagi besuk pagi-pagi sekali …Oke deh kaka’ dalam hati guwe .

Dan keesokan harinya , M2000 memang datang pagi-pagi sekali , jam 7 kurang sudah sampai sana , bahkan pintu gerbang pun belum dibuka dan mesti nunggu pegawainya apel pagi dulu ..Dan ternyata bro , yg datang dari subuh sudah ada juga ..Wah gagal lagi pikir saya ..
Ternyata enggak bro , begitu pintu dibuka langsung menuju loket , dan ternyata berkas saya ada di tumpukan ke tiga yang menurut perkiraan dapat nomor 100 an .
Ya udah deh nunggu lama banget sampai ngantuk-ngantuk dan dipangil sekitar pukul 10.30 , kemudian pindah loket untuk dapat nomor panggilan , total selesai jam 11 siang dan disuruh nunggu , nanti sekitar 3 minggu di hubungi.

image
Motuba yang masih asik buat ngetrip ..Kata orang tua , dirawat dan dijaga yang ada .

Dan tahukah kamu bro , saat iseng kita tanya biaya kalau lewat calo ( biro jasa ) yang terletak persis di depan Samsat Sukoharjo dikenakan biaya 300 ribu , kalau plus masukin berkas ke Samsat baru sekalian dikenakan biaya 600 ribu….
Hitung aja bro , datang dan ngurus sendiri 75 ribu , kalau terima beres 300 ribu dan 600 ribu…bener-bener panen duit tuh biro jasanya …karena pas kita kesana , puluhan STNK sudah menumpuk padahal waktu itu masih pagi sekitar jam 9 pagi.

Jadi kamu pilih ngurus sendiri apa lewat biro jasa bro …Atau malah pingin jadi calo saja , hehehe….

Pokok’e mau jalan sendiri atau lewat biro jasa , yang penting pajak harus tetap dibayar ya bro ..tidak usah menggerutu , wong beli kendaraannya saja mampu , masa pajaknya gak mampu bayar …Ya to ..Ya to ..

Iklan