Iklan
Oleh: masshar2000 | 3 Januari 2017

Uniknya Dinasty Kepemimpinan Di Klaten ..20 Tahun Mbulet Muter-Muter

image

Kalau sudah pakai baju orange ini pasti nyesel-senyeselnya , kenapa benci warna orange ?

M2000 – Mungkin ya , selain dinasty Ratu Atut di Banten yang mulai runtuh setelah si Ratu di bui , dinasty kepemimpinan di Klaten lah yang bisa disebut dinasty kepemimpinan yang paling mbulet dan unik …

Mau tahu mbuletnya kepemimpinan di Klaten?
Seorang bupati mempunyai wakil. Ketika bupati tidak menjabat lagi , wakilnya naik jadi bupati dan istri bupati sebelumnya jadi wakilnya.
Setelah bupatinya lengser , akhirnya si istri bupati yang tadi wakil kemudian menjadi bupati dan istri si wakil kemudian jadi wakilnya istri si bupati…Yo opo rek ..20 tahun mbulet tenan , muter-muter doang kayak yang dipasar malem.

Kalau ikut puyeng , Pegangan dong..

Jadi, pemimpin Klaten itu dari si entuh ke si onoh muter-muter  aja disana, saling berbagi antar 2 pasangan selama 20 tahun . Kalau istilah kerennya “Swinger”.
Itu belum persiapan anak-anak mereka yang akan berbagi juga nantinya , karena biasanya gitu-gitu juga .
Dan kalau sudah lebih dari 2 pasangan, istilah kerennya berganti menjadi “Orgy” kata mas Denny Siregar…WAK WAU…

Darimana mereka cari makan untuk membiayai pemilihan mereka yang mahal bingit ?

Dari fee lelang proyek, itu sudah pasti. Dan terbanyak dari jual jabatan dan kenaikan pangkat PNS. Mereka mematok tarif mulai 50 juta sampai 100 juta. Itu standard short time. Kalau pengen long time dan plus plus ada mandi kucingnya, tarifnya tentu jauh lebih tinggi…Halah ngomong opo to iki mas ?

Begitulah cara hidup mereka selama ini. Terus menerus mengisi hidupnya dengan kekuasaan yang berujung pada uang. Harta dan kekuasaan itu memang manis .
Bahkan lebih manis dari gula pasir buatan pabrik gula Ceper di kabupaten Klaten yang sudah tutup .
Artinya itu terlalu manis , sehingga mereka yang terus menerus haus untuk menyeruputnya lupa bahwa terlalu manis membawa penyakit juga. Diabetes-lah akhirnya…

KPK pun datang menangkap acara jual beli jabatan itu dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Dan menangislah sang istri bupati yang akhirnya menjadi bupati itu.
Menangis, karena harta total 35 miliar hasil jualan lendir selama belasan tahun itu terancam disita dan mereka dimiskinkan.

BACA DULU : Inilah daftar kekayaan Sri Hartini Bupati Klaten yang tertangkap KPK

Politik dinasti memang rentan sekali korupsi, karena untuk mempertahankan jabatan yang bisa beranak pinak juga tidak murah.
Politik dinasti ini juga didukung oleh unsur-unsur dibawahnya, mereka membangun kroni bersama dan menerapkan konsep simbiosis mutualisme yang mereka pelajari dari ilmu biologi saat SMP dulu.
Bahasa gaulnya , Elu dukung gua, gua dukung elu. Saling mengangkat pantat lah, istilah kerennya…tentu saja bergantian duduknya di kursi yang empuk-empuk enak.

Yang anehnya, rakyat ya terus memilihnya meski mereka  seharusnya sadar ada sesuatu yang salah.
Kenapa bisa begitu ?

Karena mereka juga dipelihara dengan sumbangan-sumbangan melalui ormas-ormas agama dan majelis-majelis  yang mempunyai pengikut banyak.
Sudah bukan rahasia lagi , penguasa memang biasanya merangkul ormas atau majelis-majelis dengan cara menggelontorkan dana untuk komunitas tersebut , dan akhirnya yang diberi dana akan sungkan , tidak enak karena merasa hutang budi …
Para pengikut ini karena sudah kadung taklid buta pada para pemuka agama mereka, ya manut aja kayak kerbau di cocok hidungnya.

Yang gembira ria ya pemuka agama mereka, karena mereka langsung terima duitnya , bisa buat beli pajero baru. Sedangkan rakyat yang dibodohi dan mau tetap dibodohi, tetap saja lapar dan berguru kepada pemuka agama, sembari minta didoakan supaya Tuhan bisa mengubah nasib mereka.

Lingkaran kebodohan massal ini menjadi dominan karena banyaknya kepentingan. Sedangkan suara-suara yang ingin teriak, cenderung lemah karena terus diintimidasi.

Inilah dunia… Terkadang secangkir kopi di angkringan seharga dua rebuan, jauh lebih nikmat daripada hidup hanya sibuk mengejar harta dan jabatan..

Pakde, kopinya tambah lagi ya ..
“Iya, habis itu tolong nyingkir ya mas … kamu 3 jam duduk disini, cuman minum secangkir doang. Yang pingin ngopi juga banyak malah gak kebagian tempat ..Rugi pakde mass. rugii.. “.
” Yah pakde,  saya kan ini juga sambil ngeblog , nulis berita bupati kita yang ketangkap KPK kemarin …Ngomong-ngomong pakde dulu nyoblos siapa ?
” Karena pakde laki-laki ya jelas saja pakde nyoblos yang cantik “.!
Wah sama dong pakde , karena saya cowok , saya juga pilih yang cantik …
Dan obrolan pun sepakat diakhiri dengan kalimat ” WAK WAU “.

Library : dennysiregar.com

Iklan

Responses

  1. Wak wau

    Suka

  2. Ngooookkk

    Suka


gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: