Mengenal Ormas GMBI , Ormas Binaan Kapolda Jabar

image

M2000 – Anda sebelumnya mungkin belum mengenal ormas yang menamakan dirinya
Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) , walaupun ormas ini sudah ada beberapa tahun silam.

Namun kini nama ormas tersebut mencuat pasca-penyerangan oleh massa Front Pembela Islam (FPI).
Dilaporkan , tiga markas GMBI di Ciampea, Bogor, Tasikmalaya dan Ciamis menjadi sasaran kemarahan.

BACA DULU : Balas dendam , FPI bakar markas GMBI

Para anak buah Rizieq Shihab ini bereaksi akibat isu adanya penusukan di lakukan anggota GMBI.
Namun dengan tegas polisi mengatakan jika kabar itu tidak benar. Kedua pihak pun diminta menahan diri.

Jika melihat rekam jejaknya, GMBI sudah beberapa kali melaporkan para petinggi di negeri ini.
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad diadukan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri atas dugaan kadaluarsa surat kepemilikan izin senjata api dan dugaan surat kepemilikan yang kadaluwarsa.

Samad diduga memiliki senjata api jenis pistol merk Sig Seur kaliber 32 tanpa izin.
Dalam pelaporannya, GMBI melampirkan bukti berupa fotocopy surat izin pemindah tangan hibah senjata api dan bukti fotocopy berita dari media terkait Senpi yang dimiliki Abraham Samad.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil juga sempat dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat terkait kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Kota Bandung, yang diberikan kepada Bandung Creative City Forum (BCCF) pada 2012 lalu Rp 1,3 miliar. Saat itu Emil menjadi ketua BCCF.

Kang Emil sempat diperiksa di Kantor Kejati Jabar Jalan LL RE Martadinata (Jalan Riau), Bandung, pada September tahun lalu. Ada pun yang ditanyakan penyidik Kejati Jabar adalah pertanggungjawaban kegiatan yang dibuat BCCF.

Ormas asal Kota Kembang itu juga pernah mengadukan majalah Tempo edisi ‘Bukan Sembarang Rekening Gendut’, 19-25 Januari 2015, pada halaman 34-35.
Laporan dilakukan di Bareskrim lantaran majalah Tempo menuliskan aliran dana Komisaris Jenderal Budi Gunawan ke sejumlah pihak.

Dewan Pers menyesalkan pelaporan terhadap majalah Tempo oleh GMBI. GMBI menilai Tempo yang membongkar aliran dana Budi Gunawan melakukan pelanggaran tindak pidana UU Perbankan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan merupakan Ketua Dewan Pembina GMBI. Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini memiliki alasan mau menjadi pembina GMBI, padahal banyak Ormas menawarkan posisi tersebut.

“Saya memang banyak membina, tetapi saya membina mereka agar mereka beradab,” kata Anton di Bandung, Jumat (13/1).

Bolehkan Pejabat Polri Menjadi Pembina Ormas ?

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan tidak ada larangan pejabat Polri menjadi seorang pembina di Ormas.
Bahkan, dikatakan dia tidak hanya pejabat Polri, seorang Babinkamtibmas pun tidak dilarang menjadi pembina jika memang dianggap memiliki kemampuan menjadi seorang pemimpin.

“Boleh, tidak ada larangan. Jangankan pejabat, seorang Babinkamtibmas saja diminta menjadi ketua perkumpulan tertentu, itu suatu kehormatan. Tapi tentunya untuk tujuan kebaikan, bukan untuk tujuan lain,” tandas Rikwanto seperti dilansir merdeka.com.

BACA JUGA : FPI serukan demo 16 januari , tuntut Kapolda Jabar di copot

Library : merdeka

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s