Surat Terbuka Dari Penggemar Untuk AA Gym Soal Penistaan Agama

image

Masshar2000.Com – Aktifnya da’i kondang AA Gym dibeberapa kegiatan GNPF MUI , membuat para penggemar AA jadi bertanya-tanya .
AA yang menurut mereka santun dalam berdakwah , kenapa sekarang ikut-ikutan keras dalam menyampaikan pendapat .
Terlebih dalam soal dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok .
Apakah AA sudah menjadi juru bicara GNPF MUI , atau bagaimana ?

Hal ini tentunya harus diklarifikasi oleh AA Gym sendiri , karena memang terkesan berubah sikap AA Gym akhir-akhir ini setelah ada kasus Ahok dan 212 .
Publik menilai AA yang sekarang bukan AA yang dulu lagi .
Atau bahasa gampangnya , AA sudah berubah setelah kenal si itu …AA tidak lembut lagi.

Kemudian muncul surat terbuka dari penggemar AA , (tulisan dari seorang penggemar)

Bismillahirrahmanirrahim,

Aa Gym yang saya hormati, ijinkan saya menulis untuk Aa.. seorang penggemar yang sudah lama mengagumi dakwah Aa yang begitu lembut, syahdu & karismatik.

Akhir-akhir ini saya perhatikan Aa sibuk ngurusin dugaan penistaan agama Ahok.. Bahkan seolah-olah Aa sudah seperti “frontman” (jubir) untuk urusan ini..

Saya baca tulisan Aa membandingkan Ahok dengan firaun, sehebat apapun membangun mesir, Allah hancurkan karena MENISTAKAN agama Allah

Aa membandingkan Ahok dengan raja Namrud, secanggih apapun membangun Messopotamia, Allah hancurkan karena MENISTAKAN – Nya

Aa juga membandingkan dengan bangsa Saba’ yang terkenal bebas korupsi, semakmur apapun bangsa Saba’, Allah hancurkan karena MENISTAKAN agama-Nya 

Semua yang Aa sampaikan adalah kebenaran sejarah, tiada secuil pun yang saya ingin bantah.. hanya saja saya tergelitik untuk bertanya pada Aa..

Disumpah dibawah Al-Quran lalu korupsi.. menurut Aa, MENISTAKAN Al-Quran tidak ?

Menurut saya, itulah sebenar-benarnya PENISTAAN Al-Quran yang paling KEJI. yakni ketika seorang pejabat bersumpah atas nama Nya, lalu menyelewengkan jabatan menipu rakyat

Mohon jangan salah memahami tulisan saya ya Aa.. Saya menulis ini (Wallahi) BUKAN dalam rangka membela Ahok..

Saya hanya menyayangkan kenapa para Ulama sekaliber Aa, ormas Islam, bahkan MUI tidak pernah melihat ini masuk ke ranah PENISTAAN agama..

Karena Firaun-Firaun di Republik ini BUKAN monopoli pejabat non muslim. Namrud-Namrud di negeri ini juga BUKAN monopoli pejabat non muslim.

Tanpa bermaksud menggurui Aa.. ingat kata R.A. Kartini, “Agama memang menjauhkan kita dari dosa. tapi berapa banyak dosa yang dilakukan atas nama agama?”

Jangan sampai “penistaan agama” DISTIGMAKAN hanya untuk pejabat non muslim, sementara di lain pihak pejabat muslim seperti mereka seolah dapat “kartu bebas” menistakan Al-Quran

Karena saya yakin.. saya, Aa, dan kita semua, ingin yang terbaik untuk bangsa, yakni Indonesia yang makmur bebas korupsi. 

Saya yakin sekali bila Ulama pro aktif mengejar dugaan penistaan agama terhadap pejabat Muslim yang korupsi, pasti akan menimbulkan EFEK JERA.

Sekian tulisan saya ke Aa. Mohon maaf bila ada kata yang tak berkenan. Wassalamualaikum Wr.Wb. Sampurasun

Permadi Arya
( Muslim yang terkafirkan )

#IndonesiaBersatuTolakDiadu

Sumber: FB Ustad Abu Janda al-Boliwudi

Iklan

3 thoughts on “Surat Terbuka Dari Penggemar Untuk AA Gym Soal Penistaan Agama

  1. Sumber: FB Ustad Abu Janda Al-Boliwudi
    Saya sich ngakak aja bacanya wkwkwk……..

    MUI sudah memfatwakan haram korupsi dalam Musyawarah Nasional VI Majelis Ulama Indonesia yang berlangsung pada tanggal 23-27 Rabi’ul Akhir 1421 H/ 25-29 Juli 2000 M.

    Suka

  2. pejabat disumpah dg alquran, lalu korupsi. apakah menistakan alquran?
    ya tidak, dong!
    dia korupsi tidak “membawa²” ayat alquran.
    sementara yg satunya lagi sudah jelas membawa² q.s almaidah ayat 51.

    Suka

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s