Iklan
Oleh: masshar2000 | 1 Februari 2017

Keras Pada Ma’aruf Amin Saat Sidang , Ahok Minta Maaf Pada NU , Ini Surat Dan Video Klarifikasi Ahok

image

Masshar2000.Com – Boleh dibilang , saat ini , selain Jokowi hanya ada Ahok dan Rizieq Shihab yang menjadi media daring .
Entah ada kasus apa , atau lagi ngapain aja pasti diberitakan media dan langsung ramai di medsos baik itu berita nyata atau hoax , selalu saja menarik untuk di komentari.

Kemarin , saat sidang Ahok ke 8 , dihadirkan tokoh NU yang juga ketua umum MUI Ma’aruf Amin .
Ma’aruf amin yang hadir sebagai saksi dicecar beberapa pertanyaan selama 7 jam.
Dalam sidang tersebut terjadi debat antara Ahok yang didampingi kuasa hukumnya mengancam akan melaporkan ketua MUI jika memberikan kesaksian bohong , terlebih soal telpon SBY kepadanya untuk segera mengeluarkan fatwa penistaan agama pada Ahok .

Sebenarnya sah-sah saja , Ahok dan kuasa hukumnya melakukan itu , karena merasa diserang dan merasa dijegal dalam pencalonannya sebagai gubenur DKI atas keluarnya fatwa tersebut yang dianggapnya sebagai pesanan , dalam hal ini tentunya Ahok dan kuasa hukumnya memposisikan Ma’aruf Amin sebagai ketua MUI yang mengeluarkan fatwa , bukan sebagai kader NU .


Namun , pasca sidang ternyata , hal itu dinilai berbeda oleh kader-kader NU .
Ahok dan kuasa hukumnya dinilai terlalu berlebihan jika sampai melaporkan ketua NU tersebut , hal itu juga di ungkapkan Yenni Wahid dan bahkan GP Ansor DKI menyebut Ahok sudah menabuh genderang perang terhadap NU.

Atas respon yang tidak terduka tersebut , Ahok buru-buru meralat bahwa dia dan kuasa hukumnya tidak berniat melaporkan ketua MUI tersebut.

Selembar kertas dengan tanda tangan Basuki T Purnama alias Ahok beredar di kalangan media. Isinya adalah permintaan maaf terdakwa perkara penodaan agama itu kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.

image

Selebaran yang diduga permintaan maaf Ahok kepada Maaruf Amin

Saya sebagai terdakwa sedang mencari kebenaran untuk kasus saya. Untuk itu saya ingin menyampaikan klarifikasi,” ujar Ahok dalam sebuah pernyataan yang diketik rapi di selembar kertas.

Ada tiga poin dalam surat itu.
Pertama, Ahok tidak akan melaporkan KH Ma’ruf Amin ke polisi.
Kalaupun ada saksi yang dilaporkan, mereka adalah saksi pelapor. Sedangkan Kiai Ma’ruf bukan saksi pelapor,” tulisnya.

Kedua, Ahok meminta maaf kepada KH Ma’ruf karena terkesan memojokkan rais am syuriah PBNU itu saat persidangan perkara penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (31/1). Ahok mengakui KH Ma’ruf sebagai sesepuh NU yang dihormatinya.
Dan saya menghormati beliau sebagai sesepuh NU seperti halnya tokoh lain di NU, Gus Dur, Gus Mus, tokoh-tokoh yang saya hormati dan panuti, tuturnya.

Sedangkan yang ketiga adalah tentang informasi terkait pembicaraan per telepon antara Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan KH Ma’ruf yang sempat dipersoalkan pada persidangan kemarin.
Ahok merujuk pembicaraan per telepon kedua tokoh itu pada sebuah pemberitaan media online 7 Oktober 2016.
Bahwa ada informasi telepon SBY ke Kiai Ma’ruf,” tuturnya seraya menyerahkan persoalan itu ke penasihat hukumnya.

Ahok mengharapkan klarifikasinya itu mengakhiri polemik yang berkembang.
Dan saya juga berharap agar pihak-pihak lainnya tidak memperkeruh suasana,” pungkasnya mengakhiri sebuah pernyataan bertanggal 1 Februari 2017 itu.

Berikut video klarifikasi Ahok soal pelaporan Ma’aruf Amin ,

Library : jpnn

Iklan

Responses

  1. Senang nih. NU akhirnya bisa terseret juga. Sayang banget PBNU tidak bisa membedakan posisi seseorang. NU organisasi keagamaan yang katanya penjaga NKRI tapi dalam hal ini terhasut juga. Takbir….

    Suka

  2. Markahok buru” minta maaf setelah ada reaksi sprt kejadian d pulau seribu tp g d pikir dulu sebelum ngomong. Emang udah sifat dasarnya sprt itu, gak akan bisa berubah biarpun mau digaya2in santun juga gak akan bisa. Baru d gertak Ansor DKI aja udh jiper, gmn kalo semua warga NU ngelawan, kelar hidup lo !!!

    Suka


gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: